
Han Yunxi dan mu liyue duduk berhadapan di meja makan yang bundar.
Mata mu liyue tak henti-hentinya menatap ke arah tusuk rambut berwarna biru yang ada di kepala Han Yunxi.
Bibir mu liyue tersenyum sinis."kau masih mengingat barang itu".
Han Yunxi memasukkan potongan daging ke mulutnya."tentu saja, bagaimana mungkin aku melupakan ini?".
Mata mu liyue memanas,hati nya bergemuruh tak bisa tenang,namun segera dia memaksa menenangkan dirinya.
"Ada hal yang ingin aku tanyakan". Han Yunxi menatap mata mu liyue.
"Katakan". Mu liyue hanya menanggapinya dengan cuek untuk menutupi perasaan bergemuruh di hatinya.
"Aku tahu,saat pemilihan putri mahkota kau berniat meracuni ku,mengapa?". Han Yunxi menatap mata mu liyue dengan serius,dirinya berniat ingin membaca pikiran yang ada pada mu liyue.
Mu liyue tersenyum mengejek."tentu saja aku ingin menyingkirkan mu!".
"Aku tidak percaya!". Jawab Han Yunxi meninggikan suaranya,entah kenapa hati nya merasa gemas.
"Tentu saja kau harus percaya!,Han Yunxi aku membencimu!,aku hanya ingin menang!". Balas mu liyue,mata nya telah berkaca-kaca.
"Aku tetap tidak percaya!,mulut mu berkata demikian namun mata dan hatimu tidak bisa membohongiku!". Han Yunxi menggebrak meja kencang.
"Apa yang membuatmu tidak percaya?,sesuai yang kau tahu,aku pernah mencoba untuk menyingkirkan mu dari kursi putri mahkota,lalu hal apa lagi yang membuatmu tidak percaya?!". Kali ini,Han Yunxi berhasil menyentuh dalam hati mu liyue. Bibir Han Yunxi tersenyum tipis.
"Setelah bertahun-tahun kita menjadi sahabat kau tega membunuh ku?,hanya karna tahta putri mahkota?!". Han Yunxi menambahkan nada dramatis di dalam nya.
__ADS_1
"Aku....aku...". Lidah mu liyue menjadi kaku untuk menjawab.
"Apa ini karna Mentri kebudayaan?,seperti yang kau tahu. Ayah ku dan ayah mu bermusuhan". Mata berbentuk kacang almond tajam Han Yunxi menatap lurus mata mu liyue yang berbentuk poenix tajam.
"Apa ayah mu menuntut mu untuk menang?,kau dulu pernah berkata padaku. Sebagai nona besar dari keluarga terhormat tidak boleh ada yang menindas mu,apa lagi memaksa mu!". Lanjut Han Yunxi.
"Ini adalah urusan pribadi ku,kau tidak ada hak untuk campur tangan!". Mu liyue menunduk sambil meremas hanfu mewah miliknya.
"Setelah sekian lama bersahabat,kau hanya menganggap ku sebagai orang asing?". Han Yunxi menatap mu liyue dengan tidak percaya,serta menambahkan nada kecewa di setiap kata yang keluar dari mulutnya. Tentu saja hal itu hanya sandiwara, Han Yunxi hanya berharap mu liyue kembali menjadi orang baik dan berteman dengannya seperti dulu. Jika benar Han shuo membawa selir baru setelah pulang dari kota Hanjie,itu akan sangat merepotkan,jadi sekarang dia harus membereskan mu liyue.
"Han Yunxi!". Mu liyue menjatuhkan air matanya, mata poenix miliknya memerah,hati nya sangat sakit namun tanpa alasan yang jelas.
Mu liyue menahan Isak tangis nya sembari menunduk, Han Yunxi ini benar-benar menyentuh luka yang lama dia tutupi!, Si*lan, sedari dulu Han Yunxi selalu membuat hatinya terenyuh.
"Han Yunxi,kenapa tiba-tiba kau-!".
Han Yunxi segera menyelak.
"Yunxi!!,kau....kau sangat bodoh!!". Mu liyue menutup wajahnya dengan telapak tangannya,tubuh nya bergetar,pikiran nya sangat kacau.
Han Yunxi tersenyum samar,lalu berjalan ke arah mu liyue,dengan lembut Han Yunxi memeluk tubuhnya.
"Meimei". Han Yunxi mengucapkan itu dengan lembut,yang membuat mu liyue semakin terisak.
Mu liyue dan Han Yunxi,mempunyai panggilan akrab seperti saudara, yaitu Gege dan Meimei. Karna Han Yunxi lebih tua 1 tahun,mu liyue harus memanggil Han Yunxi Gege, sedangkan Han yunxi memanggil mu liyue Meimei.
Semenjak pemilihan putri mahkota,panggilan itu sudah tidak lagi di gunakan.
__ADS_1
"Katakan pada ku,apa yang membuatmu seperti ini Meimei!".
Mu liyue mengangkat wajahnya,lalu menyeka air matanya.
"Ayah ku,ayah ku yang menyuruhku. Jika aku tidak berhasil menyingkirkan mu dari kursi putri mahkota,dia akan menjualku ke rumah bordil".
Han Yunxi memasang wajah terkejut."dia tidak bisa menjual mu. Kau pikir yang mulia hanya akan diam di kursinya,saat mendengar ada yang menculik selir nya?".
Mu liyue tersenyum lelah."kau pikir yang mulia mencintaiku?,yang ada di mata dan hati nya adalah dirimu".
Han Yunxi mengerutkan dahi."mungkin di hati yang mulia tidak ada dirimu,namun di hatiku ada!,tentu aku akan meminta yang mulia untuk mencarimu. Meimei,mungkin tanpa aku meminta yang mulia tetap akan mencarimu, bagaimanapun kau adalah wanitanya!. Jika kabar di culiknya selir kekaisaran putra mahkota menyebar di seluruh kota tianning,dan mereka juga mengetahui bahwa putra mahkota hanya berdiam diri dan tidak mengambil tindakan apapun,tentu reputasi yang mulia akan menjadi buruk".
Lagi pula,jika ayah mu liyue adalah ayah kandungnya,tentu dia tidak akan Setega itu!,bahkan harimau pun tidak akan tega memakan anak nya sendiri.
Ayah mana yang tega menjual anak nya kerumah bordil untuk menjadi seorang *******?,jika ada pria itu tidak pantas di sebut ayah!.
"Meimei,aku akan membantumu lepas dari Mentri kebudayaan". Han Yunxi berkata dengan tatapan dingin.
"Mustahil,kamu tidak akan bisa menghentikannya. Ayah ku memiliki tingkat jabatan sama kuatnya dengan ayahmu,itu sangat sulit untuk disingkirkan. Jika suwaktu-waktu aku gagal,terpaksa aku harus mengambil nyawaku sendiri". Mu liyue berkata dengan tatapan kosong.
Jantung Han Yunxi berdegup kencang. Bagaimana mungkin pemeran utama wanita berakhir seperti ini?,ayolah....semua jalan ceritanya telah berubah drastis, Li Yunxi sudah tidak bisa mengandalkannya. Bahkan mungkin ini sudah lewat dari halaman yang terakhir kali dia baca!.
Mau tidak mau,dia harus menghadapinya sendiri.
"Jika aku sendiri yang menjatuhkan ayahmu, mungkin itu sangat sulit,namun jika di temani dengan orang yang memiliki kekuasaan mungkin akan menjadi mudah". Han Yunxi tersenyum samar,lalu dia melanjutkan. "Tapi...apa kau yakin ingin menyingkirkan ayah mu?".
Mu liyue menggigit bibir bawahnya."sangat yakin, jika dia tega untuk menjualku ke rumah bordil,mengapa aku tidak tega untuk menjatuhkannya?, Dan jika dia ayahku,dia tidak akan tega menjualku ke rumah bordil".
__ADS_1
Han Yunxi tidak tahu ada cerita apa di balik hubungan 'ayah dan anak' antara mu liyue dan mentri kebudayaan. Namun siapa yang perduli?,yang terpenting mu liyue dapat dia kendalikan,semoga setelah ini hidupnya menjadi tenang. Walaupun dia tetap harus memenuhi kewajibannya untuk membagi rata kasih sayang Han shuo Antara dia dan mu liyue.
"Kalau begitu,kau harus bekerjasama dengan ku,yang harus kau lakukan adalah,duduk manis dan menonton pertunjukan". Kata Han Yunxi dengan senyum liciknya.