MATAHARI SENJAKU

MATAHARI SENJAKU
UNGKAPAN PERASAAN PART 2


__ADS_3

Selesai Bayu bernyanyi, terlihat dia berjalan menuruni panggung menuju sebuah kursi yang telah diduduki oleh seorang wanita yang sedang terkesima dengan lagu yang dia bawakan.


Dengan mata yang berkaca-kaca Indah menatap Bayu dengan sangat lekat. Bayu memandangi nya dengan haru dan tersenyum.


Belum selesai adegan romantis mereka, tiba-tiba Bayu di kagetkan oleh dering ponsel nya.


Kriiiiiinnnnnngggg…… kriiiiinnnnngggg


“Hallo, Ra” Sapa Bayu dengan sedikit kesal karena telpon nya mengganggu adegan romantis mereka.


“Hallo pak Bayu, Bapak sedang dimana? Pak Anwar (Ayah Bayu) Mencari bapak” Jawab Rara yang merupakan asistent dari Bayu.


sambil menepok jidatnya Bayu kemudian berkata. “Saya sedang makan siang, 10 menit lagi saya sampai.”


“Baik kalau begitu, saya sampaikan, Terimakasih pak.”


“Ya, sama-sama” Jawab Bayu.


Dengan terburu-buru Bayu mengajak Indah untuk kembali ke kantor, namun Indah menolak dengan alasan ada sesuatu yang harus ia beli, mumpung masih di mall jadi dia akan membelinya sekalian.


Indah menyuruh Bayu untuk pulang duluan, sedang Indah akan pulang dengan menggunakan taksi.

__ADS_1


Mereka berpisah didalam mall tersebut, 5 menit setelah Bayu keluar, Indah ikut keluar dan mencari taksi untuk mengantarkannya kembali ke kantor.


Ketika Indah sedang celingukan di depan pintu keluar mall, tiba-tiba ada seseorang dengan motor sportnya sudah berada dihadapannya.


“Ndah kamu sedang apa disini?” sapa laki-laki itu sambil membuka penutup kepalanya.


“Eh Agung, ini aku sedang nyari taksi mau balik ke kantor.”


“Ya sudah kalau begitu kamu ikut aku saja, aku juga sekalian mau ke studio, kantor dan studio kita kan deketan” Ajak Agung dengan sumringah.


Indah melihat jam ditangnnya sudah menunjukan pukul 12.50 menit, artinya sebentar lagi jam istirahat sudah akan habis, jika dia masih menunggu taksi disini, maka Indah akan terlambat datang ke kantor, akhirnya Indah menerima ajakan Angga kemudian langsung naik ke atas motornya Angga.


Ditengah perjalanan Angga memberanikan diri untuk bertanya hal pribadi kepada Indah.


“Katakanlah”


“Apa kamu sudah mempunyai pacar ?” tanya Angga dengan pelan.


Pertanyaan Agung membut Indah terdiam dan sedikit membayangkan kejadian yang sudah dialami nya didalam mall tadi.


Bayu kan sudah menyampaikan isi hatinya, apa itu artinya aku sudah jadi pacar nya ? ah tapi kan aku belum menjawab apapun

__ADS_1


Agung yang heran karena tidak ada jawaban dari Indah langsung mengacaukan lamunannya.


"Ndahhh...kamu pingsan ?" Ucap Agung.


“Eh ia Belum, aku bekum punya pacar." Jawab Indah dengan kaget.


Agung tidak kalah kaget mendengar jawaban Indah, kemudian dia teringat dengan perkataan Angga yang menyatakan bahwa Indah sudah mempunyai pacar.


Terus kalau Indah belum punya pacar, siapa laki-laki yang dianggap pacar oleh Angga.


Agung hanya mencoba menerka-nerka siapa laki-laki tersebut, mungkin gebetannya, saudaranya atau mungkin hanya sekedar temannya, yang pasti Agung merasa sangat senang dan akan segera menyampaikan kabar bahagia ini kepada sahabatnya Angga.


Tidak sampai 10 menit mereka sudah sampai di kantor nya masing-maing, Indah kemudian turun dan mengucapkan terimakasih kepada Agung.


"Eh Ndah, hari minggu ini akan ada pameran foto di gedung kesenian, apa kamu mau datang kesana sebagai tamu kehormatan ?"


Tanya Agung.


Indah terlihat sedikir berpikir.


"Ajak Intan sekalian.." Sambung Agung.

__ADS_1


Mendengar itu Indah langsung merespon baik undangannya dan berjanji akan datang ke pameran itu bersama Intan.


Merekapun kembali pada Pekerjaan nya masing-masing.


__ADS_2