
Setelah malam itu, Indah dan Angga semakin menunjukkan kemesraannya, mereka sering menghabiskan waktu bersama, tidak jarang Indah sering sekali ikut bekerja bersama Angga.
Disela-sela kesibukannya mereka selalu menyempatkan waktu untuk quality time bersama, ntah itu hanya sekedar makan siang bersama atau pulang-pergi bersama.
Sedikit waktu yang bisa mereka manfaatkan maka mereka akan memanfaatkan nya dengan sangat baik.
Agung dan Intan, mereka sangat bahagia melihat kedua sahabatnya itu bahagia, terlebih Angga, dia merasa sangat senang sebab rencananya untuk menyatukan mereka berdua akhirnya berhasil.
Agung memang menyukai Indah, namun hanya sekedar mengagumi karena kecantikan nya.
Sedang tentang ajakannya untuk berkompetisi mendapatkan hati Indah itu hanyalah akal-akalan Agung saja untuk mendekatkan Angga dengan Indah.
Sebab Agung tau persis bagaimana sifat sahabatnya itu.
Dia tidak suka menerima tantangan terlebih Agung sadar jika Angga tidak dikasih tantangan seperti itu maka sampai kapanpun dia tidak akan menyatakan perasaannya kepada Indah.
Kebahagiaan Indah, Angga, Agung dan Intan berbanding terbalik dengan kesedihan yang di rasakan oleh Bayu.
Dia merasa sangat kecewa karena untuk kesekian kalinya, Indah kembali menolak cintanya.
__ADS_1
Meski demikian hal itu tidak menjadikan Bayu membenci Indah, Bayu sangat menghargai setiap keputusan Indah.
Baginya kebahagiaan Indah adalah hal yang paling penting. Dengan siapapun Indah memilih pendamping hidupnya, maka Bayu akan sangat mendukungnya.
Bayu akan tetap menjadi sahabat terbaik buat Indah dia akan tetap selalu menjaganya dan akan memastikan jika laki-laki yang berada di sampingnya itu benar-benar mencintainya dan akan selalu membuatnya tersenyum.
Hingga sampai suatu hari Bayu mengajak Angga untuk bertemu.
Singkat cerita mereka bertemu di suatu tempat yang sudah disepakati sebelumnya.
Tentuanya diluar sepengetahuan Indah.
“Apa kamu tulus mencintai Indah ?” Tanya Bayu pada Angga.
“Kamu tidak usah meragukan perasaan ku padanya” Jawab Angga yang tidak mau kalah dari Bayu.
“Kamu tau siapa saya ?” Ucap Bayu.
“Ya, tentu siapa yang tidak tahu dengan anda, dan saya sangat tahu siapa anda." Ucap Angga.
__ADS_1
“Baguslah kalau kamu tahu." Tegas Bayu.
"Lalu apa tujuan anda mengajak ku bertemu disini ?" Tanya Angga.
"Tidak ada, aku hanya ingin memastikan jika Indah berada disamping orang yang tepat."
Ucap Bayu.
"Sebegitu berharganya Indah buat mu, sampai-sampai kamu rela mengorbankan harga diri dan perasaan mu untuk nya ?" Tanya Angga.
"Itu tidak penting untuk mu, yang jelas jika terjadi apa-apa dengan Indah maka kamu adalah orang pertama yang akan aku cari dan kamu akan langsung berhadapan dengan ku." Ancam Bayu.
"Kamu harus memastikan jangan pernah ada setetes air mata pun yang jatuh dari matanya, dan jika itu terjadi maka aku tidak segan-segan akan menghabisi mu.'" Lanjut Bayu.
“Tidak usah khawatir, aku sangat mencintai Indah melebihi cinta ku pada diri ku sendiri, jadi aku akan selalu mementingkan kebahagiaan Indah diatas segalanya.” Ucap Angga tidak ingin kalah dari Bayu.
“Bagus, lah aku oegang ucapan mu” Jawab Bayu sambil berlalu pergi meninggalkan Angga yang memandangnya pergi.
Semenjak Malam itu Bayu mulai menjaga jarak dari Indah, dia mulai berusaha untuk mengubur perasaannya dalam-dalam. Meskipun sulit tapi dia rela demi kebahagiaan Indah, Bayu hanya ingin melihatnya selalu tersenyum setiap hari meski kini hatinya yang menangis.
__ADS_1