MATAHARI SENJAKU

MATAHARI SENJAKU
KESEDIHAN INDAH


__ADS_3

Keesokan harinya tepat pukul 08.00 prosesi pemakaman di lakukan di tempat pemakaman khusus keluarga Angga, tepat berada di samping makan ibu dan ayahnya.


Para pelayad berdatangan silih berganti, banyak sekali orang yang datang menghadiri pemakaman, dari mulai sahabat kerabat juga sampai teman-teman bisnis dan client Angga berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepadanya.


Angga memang dikenal sangat baik, ramah, dan suka membantu siapapun yang sedang membutuhkan, sehingga tidak heran berita kematian nya sangat menggemparkan dan membuat orang-orang yang mengenalnya ikut merasakan kehilangan juga.


Suara isak tangis yang sangat riuh diarea pemakaman membuat suasana pemakanan menjadi sangat haru dan sendu, isak tangis terdengar bagai paduan suara, terlebih ketika jenazah mulai di masukan kedalam liang lahat.


Indah kembali menangis histeris melihat kekasih hatinya sedikit demi sedikit mulai berselimutkan tanah dan mulai hilang dari pandangannya.


Selama prosesi pemakaman Indah tidak pernah beranjak pergi dari tempat duduk yang berada di samping pusara kekasihnya tersebut.


Setelah semua prosesi pemakaman selesai maka semua pelayat menutup acara dengan berdoa dan tabur bunga, setelah itu para pelayat satu persatu mulai pergi meninggalkan tempat pemakaman.


Tinggal lah Indah, Bunga, Intan, Agung, Pak Andy dan juga bu Lisna yang masih nampak terus memandangi nisan yang bertuliskan nama Angga.


Karena suasana semakin panas maka mereka mengajak Indah untuk kembali ke rumahnya dan beristirahat.


Mata Indah terlihat sangat bengkak akibat semalaman tidak tidur dan terus menangisi kepergian Angga yang sangat mendadak itu.

__ADS_1


Indah pun mulai berdiri dan meninggalkan Angga sendiri, sambil terus berjalan menuju mobil, mata Indah tidak pernah lepas memandang pusara sang kekasihnya tersebut, dengan bantuan Agung dan Intan, perlahan Indah mulai berjalan di bopong menuju mobil untuk segera pulang.


Karena perjalanan menuju rumah kediaman pak Andy memakan waktu sekitar satu jam, sehingga membuat Indah tanpa sadar mulai terlelap tidur akibat kelelahan.


Sepanjang jalan semua mendadak membisu, hanya suara lagu yang terdengar dibalik tape mobil, Indah yang sudah mulai tertidur kini mulai kembali membuka matanya sayup-sayup ia mendengar alunan lagu yang membuat kini air matanya berderai kembali


🎶🎶


*Mana kala hati menggeliat mengusik renungan


Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta


Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku


Saat aku tak lagi disisimu ku tunggu kau diabadian


Aku tak pernah pergi selalu ada di hatimu


Kau tak pernah jauh selalu ada didalah hatiku

__ADS_1


Sukmaku berteriak menegaskan ku cinta padam


Terimakasih pada mahacinta menyatukan kita


saat aku tak lagi disisimu ku tunggu kau dikeabadian


cinta kita melukiskan sejarah


menggelarkan cerita penuh suka cinta


sehingga siapapun insan tuhan pasti tau


cinta kita sejati*.


Bunga dan bu Lisna yang menyaksikan Indah menangis begitu dahsyat seketika langsung memeluk Indah secara bersamaan, dan mengelus rambut Indah yang masih terus mengeluarkan air matanya.


Agung dan pak Andy yang berada ditempat duduk paling depan memandangi Indah yang sedang terus menangis di balik kaca spion membuat kedua laki-laki itu ikut merasakan kesedihan yang dirasakan perempuan malang tersebut.


Yah, perempuan malang yang lagi-lagi kisah cinta nya harus berakhir dengan sangat tragis, melebihi kehilangan akibat perselingkuhan ataupun pengkhianata.

__ADS_1


Ya tuhan jikapun memang ini adalah takdirku maka aku sangat ikhlas dalam melewatinya, hanya saja aku meminta pada mu, aku memohon padamu untuk tetap kuatkan hati ku dalam melewati hari-hari kedepan ku tanpa Mas Angga disampingku, dan aku minta mohon jagalah Mas Angga ku di sisi mu, buatlah dia tersenyum selalu dalam penantiannya menunggu ku berada di sampingnya kembali.


__ADS_2