MATAHARI SENJAKU

MATAHARI SENJAKU
UJIAN INDAH


__ADS_3

3 bulan sudah Indah dan Intan berada di perusahaan Bayu, artinya sekarang adalah hari terakhir Indah dan Intan berada di situ.


Siang ini akan diadakan ujian untuk semua mahasisiwa magang disetiap perusahaan, dari semalam Indah dibuat sangat sibuk dengan berbagai persiapan ujian.


Pagi-pagi Indah mulai sarapan bersama orang tuanya dan tidak lupa meminta doa kepada kedua orang tuanya untuk kelancaran dalam ujiannya hari ini.


Setelah darapan Indah langsung menancapkan gasnya menuju kantor.


Sesampainya di kantor Indah langsung menuju ruang meeting perusahaan, namun kali ini bukan untuk meeting, melainkan untuk ujian.


Nampak sudah ada beberapa dosen penguji yang sudah standbye didalam ruangan.


Indah menatap kesekeliling, takut dan tegang menjadi satu, Indah sangat gelisah ketika perlahan namanya dipanggil untuk masuk ke ruang ujian.


Ketika kaki Indah baru melangkah tiba-tiba ada tangan yang menepuk pundaknya dengan lembut.


Dengan replek Indah menoleh kearah belakang, nampak lah seseorang yang sedang tersenyum dibelakangnya.


“Semangat ya Ndah, aku yakin kamu pasti bisa dapat nilai yang terbaik” Ucap Bayu.


“Aku sangat nervous Bay, doakan aku ya.” Jawab Indah dengan sedikit gugup.


“Aku pasti mendoakan mu, dan aku akan menunggu mu disini, pergilah dan selesaikan dengan hasil yang memuaskan.” Ucap Bayu.

__ADS_1


Indah kemudian melangkahkan kakinya menuju ruang ujian dan mulai menyalakan laptopnya dan berpresentasi.


Suasana didalam sangat tegang, ruang ber AC terasa tidak ada fungsinya sebab masih saja badan Indah merasa sangat panas.


Indah sudah menyelesaikan presentasinya, kemudian masuk lah pada sesi yang sangat menegangkan, yakni taya-jawab.


Pertanyaan demi pertanyaan mulai dilontarkan oleh dosen penguji, Indah menjawab semua pertanyaan dengan lantang dan penuh percaya diri


meskipun diawal ada sedikit keraguan dan rasa tidak percaya diri, namun perasaan itu seketika hilang ketika melihat ekspresi dari dosen penguji yang terlihat sangat puas dengan presentasi yang dia lakukan.


Hampir dua jam Indah berada di ruangan tersebut, Ntah apa yang terjadi didalam sehingga membuat Bayu begitu khawatir.


Kreeekkk……


Seketika Bayu menengok kearah pintu ternyata Indah sudah keluar dari ruang tersebut.


Dengan cepat Bayu langsung menghampirinya lalu bertanya.


"Indah... Bagaimana hasilnya ?"


Wajah Indah terlihat tidak bahagia dan sedikit menunduk.


Melihat hal itu seketika Bayu langsung memegang tangan Indah kemudian berkata.

__ADS_1


“It’s oke, ini bukan akhir dari segalanya, kamu masih bisa memperbaikinya di skripsi nanti.” Ucap Bayu untuk menenangkan perasaan Indah.


Namun beberapa detik kemudian ekspresi sedihnya berubah menjadi gembira, seraya memperlihatkan sebuah kertas yang berisi catatan-catatan kecil team dosen penguji lengkap dengan nilai hasil ujiannya.


“A”


Ternyata Indah mendapatkan nilai A. melihat hal tersebut kedua nya replek saling berpelukan bahagia, tanpa sadar beberapa karyawan di sana sedang memperhatikan tingkah mereka berdua.


Indah yang sadar sudah ada banyak mata yang memandangnya dengan heran langsung melepaskan pelukannya dan mengatur jarak dengan Bayu.


Bayu yang merasakan Indah sudah mulai tidak nyaman dengan situasi yang ada kemudian Bayu memberikan selamat kepada Indah dan berpamitan untuk kembali meneruskan pekerjaannya.


Hari itu karena memang jadwal ujian sehingga seluruh mahasiswa magang tidak diberikan beban pekerjaan kantor maka selesai ujian mereka bergegas untuk pulang ke rumahnya masing-masing.


Indah yang sedari tadi sudah selesai langsung melajukan langkahnya menuju Hans Studio tempat Angga bekerja.


“tok… tok… tok…”


Suara ketukkan di balik ruang kerja Angga.


“Ya masuk.” Perintah Angga kepada seseorang dibalik pintu tersebut.


Namun orang tersebut tak kunjung membuka handle pintunya, membuat Angga menjadi penasaran dan kemudian turun dari kursinya untuk membuka pintu.

__ADS_1


“Surpriseeeeeee……” Suara Indah dengan penuh kebahagiaan.


__ADS_2