MATAHARI SENJAKU

MATAHARI SENJAKU
PERSAINGAN ANGGA DAN AGUNG


__ADS_3

Masih di atas roftop studio


Agung mengajak Angga berkompetisi untuk mendapatkan hatinya Indah secara sportif, dan siapapun yang menang itu adalah yang terbaik untuk Indah dan yang kalah harus berbesar hati menerimanya tanpa merusak persahabatan mereka.


"Bro... Gue punya ide." Ucap Agung.


"Ide apa ?" Tanya Angga.


"Gimana kalo kita saingan buat dapetin Indah."


"Maksud lo ?" Tanya Angga dengan heran.


"Ya maksud gue, kita berlomba-lomba buat dapetin hati nya Indah, lo dan gue kita berjuang denga sportif."


Angga hanya menatap Agung.


"Jadi siapapun nanti yang dipilih Indah ya berarti itu yang terbaik buat Indah, dan siapapun yang tidak dipilihnya berarti harus berbesar hati buat mengikhlaskan Indah, Gimana ?" Agung kembali menjelaskan maksud nya.


Angga nampak berpikir dengan ajakan sahabat nya itu.


"Ayo lah bro, kenapa ? lo takut kalah sama gue ?" Celoteh Agung.


Seketika wajah Angga berubah kesal.

__ADS_1


"Sialan lo, siapa juga yang takut, gue bakal tunjukkan kalo gue yang bakal jadi pemenangnya." Ucap Angga dengan semangat menggebu.


Akhirnya setelah keduanya bersalaman menyatakan deal untuk berduel menaklukkan hati Indah mereka langsung beranjak kembali masuk ke studio dengan perasaan yang sama-sama tidak ingin kalah.


Namun di lain pihak mereka tidak tahu jika di sebetulnya sudah ada Bayu yang sewaktu-waktu bisa kapan saja mendapatkan Indah karena memang dia yang lebih duly dekat Indah.


Didalam Kantor


"Ntan tadi aku ketemu sama Agung di jalan, dia ngundang kita buat dateng ke acara pameran foto di gedung kesenian hari minggu besok." Ucap Indah.


"Kamu akan datang ?" Tanya Intan.


Indah hanya mengangguk.


"Hah ngasih tumpangan ? Bukannya kamu pergi bareng Bayu ?" Tanya Intan bingung.


"Suuuutttt jangan kenceng2 ngomong Bayu nya kalo orang kantor pada tau bisa heboh ntar." Ucap Indah dengan sedikit berbisik.


Akhirnya kedua sahabat tersebut sepakat untuk pergi ke pameran tersebut.


Setelah membicarakan perihal pameran, pikiran Intan langsung tertuju pada Bayu, dia penasaran apa yang mereka bicarakan tadi.


"Eh Ndah tadi Bayu ngomong apa aja ?" Tanya Intan dengan berbisik pada Indah.

__ADS_1


Indah kembali menceritakan semua hal yang terjadi selama didalam resto tersebut.


Dari mulai pernyataan cintanya Bayu sampai dengan lagu yang Bayu nyanyikan untuk Indah.


Mendengar cerita Indah, Intan terlihat sangat antusias dan ingin mendengar kelanjutan cerita merek.


"Uuuuccchhhh so sweet, terus....terus kamu jawab apa...?


Indah menarik nafas panjang.


"Belum sempet aku jawab, dia keburu dapet panggilan dari kantor, katanya dia udah di tunggu buat meeting." Ucap Indah sedikit lesu.


"Terus gimana perasaan mu sama dia ?" Tanya Intan penasaran.


Indah kembali menatap Intan dengan tatapan yang kosong.


"*Ntah lah, aku juga bingung dengan apa yang aku rasakan, aku senang dengan perlakuan Bayu sama aku, dia perhatian dan juga terlihat sangat menyayangi ku, namun aku tidak tahu apa aku mencintai nya atau tidak."


"Emang apa yang kamu rasakan ketika berada disampingnya* ?"


Indah hanya menggelengkan kepalanya.


"Tidak ada, aku tidak merasakan apa-apa Ntan, aku hanya terkesima dengan perbuatan baiknya selama ini, dan aku menyayanginya hanya sebagai sahabat, perasaan yang sama seperti beberapa tahun lalu."

__ADS_1


Keduanya kembali teridiam dan tenggelam dalam bayangan dan lamunannya masing-masing.


__ADS_2