
Sore itu cuaca sangat cerah, matahari sangat bersahabat, sinarnya terasa sangat hangat meresap dibalik pori-pori kulit.
Semilir angin membuat suasana menjadi semakin sejuk dan gemercik air membuat suasana menjadi sangat tenang dan nyaman. Ditempat ini biasanya Indah dan juga Angga selalu menghabiskan waktu sorenya, menunggu Matahari Senja meninggalkan tempatnya.
Namun kali ini indah berada di tempat itu sendirian, menatap tajam jauh kedepan, membayangkan moment ketika pertama kali dia berjumpa dengan Angga, di tempat ini di waktu yang sama.
Tiba-tiba seorang laki-laki duduk di sampingnya tersenyum sesaat menatap Indah kemudian memalingkan kembali pandangannya jauh kedepan.
Tiba-tiba laki-laki tersebut merangkul Indah, dan Indah menyambut hangat rangkulannya kemudian menyandarkan kepalanya kepundak laki-laki tersebut dengan senyum yang sangat bahagia.
“Kita memang tidak berjodoh didunia, tapi disini tidak ada lagi kematian yang memisahkan kita.” Ucap laki-laki tersebut.
“Aku sangat merindukanmu sayang.” Ucap Indah dengan penuh kebahagiaan.
Falshback On
Karena Indah merasa sangat lelah setelah melayani teman-temannya yang berdatangan silih berganti, maka sore itu ia memutuskan untuk menyepi sendiri mencari ketenangan ke sebuah tempat favorit mereka, yakni "Danau Hijau"
Indah pun mengambil kunci mobil dan mulai melajukan kendaraannya, namun ketika berada disebuah perempatan jalan terlihat dari arah samping mob Indah ada sebuah truk yang melaju sangat kencang menghampiri mobil Indah.
Sementara Indah yang memang pikirannya sedang kacau dan mengendarai mobilnya dengan melamun, sehingga Indah tidak bisa menghindari truk tersebut.
Druuuuuaaaaaaaarrrrrrrr
Truk tersebut menabrak mobil Indah dari arah samping membentuk huruf T sehingga Tabrakan pun tidak dapat terhindarkan.
Mobil Indah nampak rusak parah karena di tabrak dari arah samping dengan sangat kencang, dan Indah yang berada dibalik kendali mobil sudah otomatis terluka sangat parah akibat tergencet oleh truk yang berada disampingnya.
__ADS_1
Semua orang berkerumun dilokasi kecelakaan, para warga berusaha untuk menyelamatkan nyawa Indah.
Tapi karena guncangan yang sangat dahsyat dan himpitan truk di tubuh Indah serta pertolongan yang tidak tepat waktu membuat nyawa Indah tidak dapat tertolong dan Indah dinyatakan meninggal ditempat.
Kabar itu membuat seisi rumah Indah kembali terisi oleh isak tangis, belum juga lukanya kering akibat kematian Angga, kini luka tersebut kembali basah karena harus kehilangan anak, kaka, dan sahabat yang mereka sangat sayangi.
Flashback Off
Bayu yang sore itu bersikukuh ingin mengantarkan Indah pergi ke Danau Hijau terlihat sangat terpukul dengan kematian Indah.
Dia mengutuki dirinya sendiri.
"Andai saja waktu itu aku antar kamu dan kamu nurut sama aku, pasti semua ini tidak akan terjadi" Ucap Bayu di balik pusara Indah.
"Sayang kenapa kamu tinggalkan mamah secepat ini nak ? mamah belum siap kehilangan kamu untuk selama-lamanya." Tangis bu Lisna yang berada di dalam dekapan pak Andy.
"Semoga kamu bahagia bersama Angga disana Ndah." Ucap Agung sambil terus memeluk pundah Bunga yang sedari tadi terus menangis.
“Selamat jalan Ndah, namamu akan tetap berada di hati ku, sebagai sahabat dan cinta sejati ku.” Ucap Bayu seraya mengusap nisan yang bertuliskan nama Indah di atasya dan menutup tangisan diatas puasara Indah.
Mereka semua muali kembali ke rumahnya masing-masing dengan masih membawa luka didalam hatinya masing-masing.
🎶🎶
*Oh begini rasanya
Kehilangan dirimu kekasih
__ADS_1
Tak pernah ku bayangkan
Sakitnya akan seperti ini
Kau t'lah pergi Dari hidupku...
Oh mengapa kah
Kau tinggalkan aku seperti ini
Saat aku masih berharap
Cinta ini masih bertahan untuk kita
Oh mengapa kah
Kau membawa semua kenangan Indah
Bersama kita dulu
Kini berakhir untuk s'lamanya
Kita tak mungkin lagi Untuk bersama
Kenyataan ini t'lah memisahkan kita
Biar kan cinta ini
__ADS_1
Jadi kenangan Indah Untu ku....
***end**