
Melihat tatapan Ilona tadi ,Marvin
mengerti apa yang dimaksud Ilona,Ilona tidak ingin bibi Tau ia bisa mengunakan seni bela diri.
" kalian .jangan pernah lagi berurusan dengan Nona Ilona,jika kau tidak ingin di pecat oleh tuan dan jangan pernah memberi tahu siapa pun bahwa nona bisa bertarung yang mengerikan seperti itu. ingat perkataan ku " Ungkap Marvin memperingati pengawal lainnya untuk keselamatan bersama ,
" Baik!! "
Saat Ilona ingin masuk ke dalam villa. dirinya berbalik lagi dan berkata -lain kali kita main lagi- membuat para pengawal takut setengah mati di tambah panik dengan perkejaan mereka akan segara selesai.setelah melihat senyuman Ilona yang terlihat di paksakan
" Kurasa peringatan mu tidak berguna sialan " ucap Noe yang sudah pasrah pada kelanjutan hidupnya saat ini " Ya. kau benar. Bangsat" balas Marvin dengan tatapan datar.
[ Pukul 5:00 subuh ]
" CEPAT NANTI DIA DATANG!!!"
" AWAS NANTI PECAH "
"WOIII JANGAN DI LETAKKAN DI SANA "
"AKKKKK!! ITU JANGAN DI SENTUH NANTI PECAH !! "
" TANG!!!!!!! "
" ASTAGA!! KUMOHON BANTU AKU DULU!!!! WOIII "
Saat ini. Ilona merasa hidupnya sangat-sangat berisik karena suara bibi Ajeng ataupun pecahan kaca yang terdengar setiap detiknya. karena mereka sedang berkemas untuk pernikahan hari ini, dirinya tidak bisa tidur lebih lama karena kebisingan di bawah.
" Sungguh di bawah kenapa sangat berisik!!! Telinga ku seperti akan PECAH!! jika seperti ini terus-menerus mereka sudah berisik dari jam 4 tadi AKKKKK!... Tunggu! hari ini kan.." kesal Ilona sembari menutup telinganya dengan sebuah bantal
[ Sialan.. dasar otak pelupa. ]
Ilona lupa lagi.bahwa hari ini ia akan menikah pukul 7 Nanti, Bibi Ajeng sudah memperingati dirinya harus mandi di atas jam 6 sedang kan saat ini. sudah jam 5: 41 hampir akan jam 6 pagi
" BRAK!!! "
Langsung aja pintu di terobos oleh bibi Ajeng. dengan karas dan menarik tangan Ilona yang masih setengah sadar dari tidurnya dengan mendorong Ilona agar segera mandi dan
bersiap-siap
" Nona!!!! cepatlah bersiap-siap. perias mu akan segera datang !!! " Jerit bibi Ajeng panik membantu Ilona berdiri sembari mendorong Ilona ke kamar mandi agar lebih cepat.
" Iya-iya bibi.. kenapa hari ini kau cerewet sekali. " ucap Ilona dengan meregangkan tubuhnya dan menguap sesudah sadar sepenuhnya
...----------------...
[ Beberapa menit kemudian ]
Dirinya saat ini sudah duduk setelah mandi menunggu perias wajah nya datang ke atas dirinya yang bosan pun mengambil sebuah sisir lalu memutarnya seperti bola ,
sedang kan, bibi Ajeng menyambut perias wajah tersebut di bawah , siapa perias wajah itu sampai-sampai bibi Ajeng sangat panik ketika ia datang
[ Jadi gimana ya. Cara kabur dari pernikahan lagi, selama beberapa hari ini. Marvin dan yang lainnya sangat ketat menjaga villa sampai-sampai aku tidak bisa kabur sedikit pun dari sini. ] Batin Ilona yang berpikir panjang agar bisa kabur dari pernikahan Nanti
Namun, jika dirinya kabur itu sama saja melanggar janji dengan bibi Ajeng, terlebih lagi dirinya sebenarnya sudah 10 kali mencoba melarikan diri Namun, Gagal karena bibi Ajeng dan yang lainnya melihat dirinya ingin kabur
" CEKLEK "
terdengar suara pintu terbuka yang memperlihatkan bibi Ajeng dan perias wajah Ilona." Nona ini perias wajah mu yang tuan panggil secara khusus untuk anda " ucap bibi Ajeng sembari memperkenalkan orang di samping dirinya
Namun , yang membuat Ilona terkejut adalah perias wajah tersebut sangat lah cantik tapi juga memiliki tubuh yang lebar seperti cowok. yang membuat Ilona kepo setengah mati, ingin tahu dia perempuan atau laki-laki
__ADS_1
" Kau cowok atau cewek ? " Tanya Ilona menampilkan ekspresi polos. dengan memutari perias wajah tersebut sembari menunggu jawaban darinya
" Saya cowok Nona." balas perias wajah tersebut dengan cepat .
" Sial! ku kira kau cewek, jadi kau. banci ya. Dasar! Kalau aku jadi kamu aku akan terlihat tam-.." ucap Ilona Dan langsung di tutup mulut oleh bibi Ajeng setelah mendengar perkataan Ilona yang semakin menjadi-jadi.
Bibi Ajeng pun, meminta maaf pada perias wajah tersebut. dengan menundukkan kepalanya dan juga Ilona lalu menjelaskan siapa dia pada ilona .
Perias wajah tersebut bernama Michael ia adalah perias Nomor satu yang sulit di undang karena teknik merias
wajahnya yang sangat bagus dan sempurna bahkan artis-artis sering datang padanya hanya sekedar merias diri
Sontak saja. Ilona kaget dan mulai menyebut Michael dengan sebutan kakak. memikirkan berapa mahal bibi Ajeng membayarnya
" Hahahaha baru kali ini aku melihat pengantin seperti ini.. lucu sekali.." ucap Michael tertawa lepas melihat tingkah Ilona yang berubah drastis setelah tau siapa dirinya di tambah
Dirinya baru kali ini melihat orang yang tidak mengenali dirinya, karena itu biasanya mereka akan bersikap sopan dan gugup ketika bersama lalu tidak akan terlalu banyak bicara jika bersama dengan dirinya,
terlihat lagi baru kali ini dirinya di sebut banci oleh seseorang .
Bibi Ajeng pun keluar untuk tidak menggangu Michael berkonsentrasi merias wajah Ilona.
Tanpa basa-basi lagi Dirinya pun mulai merias Ilona. sembari membalas satu demi satu pertanyaan Ilona yang aneh seperti -beberapa kali dirinya buang air besar dalam satu hari-
...----------------...
" Selesai ! " Syukur Michael sesudah merias Ilona, tidak ingin lagi dirinya membalas satu demi satu pertanyaan Ilona yang aneh.
[ Apa-apaan dia! Kenapa bisa manusia tidak mempunyai pori- pori sedikit pun? ]
Michael yang kebingungan dan kaget melihat wajah Ilona yang tidak mempunyai sedikit pun pori-pori dan bekas jerawat , sangat ingin tahu apa yang di pakai Ilona sampai bisa memiliki wajah seperti itu.
" Nona apa yang anda pakai? sampai bisa memiliki wajah secantik ini ?"tanya Michael kepo " Aku tidak mengerti maksud mu?" Bingung Ilona Dengan perkataan Michael
" Oh!! .. maksudnya sabun " akhirnya Ilona mengerti
" Apa? sabun...."
" Ya. Aku pakai sabun mandi " ucap Ilona dengan bangga
Michael pun terdiam dan tidak akan pernah lagi menanyakan pertanyaan pada Ilona dirinya kapok dengan tingkah super aneh Ilona,
tak lama kemudian. bibi Ajeng masuk dengan beberapa pengawal, yang membawa baju pengantin super besar dan mewah untuk Ilona, yang mereka beli kemarin.
" saatnya memakai gaun pengantin" ucap bibi Ajeng terlihat sangat bersemangat sekali sesudah melihat Ilona yang sangat lah cantik setelah di dandani.
...----------------...
[ Beberapa detik kemudian ]
" Wah. lumayan lah..tapi ini benar aku kan?..kau setan ya?" puji Ilona melihat dirinya sembari tidak percaya dengan cermin tersebut setelah melihat dirinya sudah memakai gaun pengantin
Ilona pun melangkah kan kakinya Keluar dari ruang ganti baju. melihat Ilona saat ini Bibi Ajeng sangat kagum dengan kecantikan Ilona meski dirinya juga cantik tanpa memakai make-up sekali pun saat sehari-hari.
" Astaga! Ilona kau seperti bidadari yang jatuh ke dunia " puji bibi Ajeng "Hahah tidak bibi aku biasa saja " balas Ilona setelah di puji oleh bibi Ajeng karena Marasa dirinya biasa saja saat bercermin.
" Tentu saja siapa dulu yang merias wajahnya.. " bangga Michael melihat kariya miliknya yang sempurna.
Ilona langsung saja mengangkat dan memutar-mutar pakaian pengantin tersebut karena terlalu besar dan berat lalu berlari ke arah tangga
__ADS_1
[ Saatnya....]
"NONA JANGAN BERLARI DI TANGGA!!!! Akkkkkkkkk anda nanti akan jatuh NONA!!!! " Bentak bibi Ajeng sembari mengejar Ilona yang turun dari tangga tanpa mengunakan alas kaki
" Itu.... Aku di lupakan ? "
Bibi Ajeng terlalu sibuk mengejar Ilona. khawatir Nanti dirinya jatuh dari tangga dan melupakan Michael seketika.
" Baru kali ini aku tidak di perdulikan . Jadi ini rasanya sakit hati ya ." Ucap Michael mengelus dadanya yang terasa sakti tertancap panah.
Rupanya Ilona turun karena ingin menunjukkan pada para pengawal berserta Marvin, Ilona sudah menganggap Marvin seperti temannya sendiri.
...----------------...
[ Setengah jam kemudian ]
Hari ini dan detik inilah darinya terpaksa menikah dengan pria tua , Ilona yang sudah di jemput mengunakan mobil yang super mewah di kawal dua mobil mewah lagi di kedua sisinya
[ Ini pernikahan apa kerajaan.. ]
Gumam batin Ilona yang sudah berada di tengah-tengah mobil di dampingi oleh bibi Ajeng , karena takut terjadi hal yang seperti kejadian Ilona kabur dan membentur dinding lip.
Tak sampai Waktu lama. Ilona sampai pada jenjang pernikahan , Terlihat di kedua matanya gedung yang lebih besar dari yang kemarin saat dirinya membuat kekacauan.
[ ini sih... lebih susah dari yang ku kira ] Gumam Ilona dengan muka datar. dirinya merasa bahwa akan Sulit untuk kabur jika tempat itu terlalu besar kemarin saja dirinya hampir satu jam berlari mencari lip.
" Silahkan Nona " ucap Marvin sembari membukakan pintu untuk ilona" Oh! Terima kasih kawan" balas Ilona membuat bibi Ajeng dan Marvin kaget.
Ilona pun keluar dari mobil Namun, tiba-tiba bibi Ajeng dan Marvin berserta pengawal yang lain dengan serentak Mengelilingi Ilona sembari membawa tali di tangan dan dengan cepat mengikat Ilona agar tidak kabur dari sana .
" BIBI KENAPA!!?.. " Bingung Ilona setelah di ikat dari tangan hingga kaki sampai terlihat seperti mumi berjalan .
" Maaf Nona. saya di suruh nyonya " maaf Marvin yang tidak ingin cari masalah dengan Ilona lagi
" Itu .. maaf juga Nona.aku di suruh oleh tuan " Maaf bibi Ajeng juga , la langsung mengangkat dan membawa Ilona masuk ke gedung pernikahan.
"SIALAN KALIAN SEMUA !!!!!"akhirnya Ilona pun meluapkan emosi nya dengan cara mengumpat hampir terdengar seluruh kawasan gedung.
Dengan melihat Ilona yang di ikat seperti itu. pasti banyak orang akan mengira bahwa Ilona saat ini sedang di culik besar-besaran , dirinya tidak bisa lagi berjalan maupun bergerak .
...----------------...
" Buka pintunya. Dan lepaskan Nona sekarang." Suruh bibi Ajeng pada pengawal yang tidak ikut memegangi Ilona.
" Baik! "
Ilona pun di lepaskan ikatannya Namun, tidak bisa lagi kabur dari pernikahan ini la langsung Pasrah pada dirinya sendiri.
" Pakai ini juga Nona kami akan menunggu di tempat duduk.saya sangat menantikan pernikahan Nona " ucap bibi Ajeng tersenyum lembut pada ilona sebelum dirinya masuk ke dalam. dengan memakaikan penutup kepala yang indah pada dirinya .
Ilona pun berjalan dengan tegap menuju akat pernikahan, di saat ini dirinya melihat paman Feng yang sudah ada di kursi duduk paling depan membawa kamera di tangannya .
[ Tidak ku sangka paman mengkhianati ku... Awas saja kau paman hiks.. " kesal ilona, sedang kan paman Feng terlihat sangat bahagia dengan melambaikan tangannya pada ilona .
[ Hiks.. akhirnya ada yang mau menikahi gadis gila seperti Ilona.] batin paman Feng yang terlihat sangat bersyukur saat melihat Ilona berpakaian pengantin
...----------------...
...Author : Author juga bersyukur Ilona dapat menikah om Feng jadi sekarang kapan om Feng nikah...
...om Feng : .... kapan-kapan .....
__ADS_1
...whehehe Author pengen banget ngejek om Feng terus , ok jangan lupa ya like dan ketik komen semangat biar Author up banyak ² sampai akhir cerita...
...ngomong-ngomong gimana nih Nasib mbak Ilona yang udah di depan siap nikah paksa. tapi kok pengantin prianya gak datang duluan ya ? 🤔...