Mbak Ilona Sih Tukang Pembuat Onar + Stress

Mbak Ilona Sih Tukang Pembuat Onar + Stress
Chapter 21 : bibi Ajeng sang pahlawan Ilona


__ADS_3

[ pukul 6: 21 ]


Bunyi alarm Ilona berbunyi keras sampai menggema di seluruh kamar tidur nya, dengan mata yang berat. dirinya pun merenggangkan tubuhnya lalu berjalan ke arah kamar mandi, membasuh muka nya dan mengosok Gigi nya.


" Oh ya ...Liu " dirinya pun melihat Liu yang tidur pulas di ranjang nya dan tiba-tiba teringat bahwa Liu juga masih bersekolah.


Dengan cepat dirinya membangunkan Liu dan mengangkat lemari besar itu kembali ke tempat semula lalu menyuruh Liu segera mandi dan berangkat sekolah. namun, hampir saja Ilona membuat liu terlambat.


Karena dirinya membangunkan Liu tepat pada waktunya untuk bersekolah , muncul juga rasa percaya diri yang tinggi dari dalam hati Ilona. yang membuat Liu tidak terlambat, tapi hidungnya mulai mencium bau tidak sedap


Ya Sontak saja dirinya membuka lemari dan melihat susu buatan paman nya sudah berceceran dan mulai membusuk, tidak bisa di minum lagi


" TIDKKKKKKKKK!!!!! " Teriak Ilona sampai terdengar dari seluruh pelosok kediaman zadintura


" ADA APA ILONA !! " Khawatir ibu Fasila mendengar teriakkan ilona.


tak lama dari ibu Fasila Datang semua yang ada dikediaman zadintura berbondong-bondong datang ke kamar Ilona tidak terkecuali Marvin dan Noe yang siap membawa pedang


sedang kan Arthur yang ada di samping tetap tidur tidak bergeming dengan teriak kan keras Ilona mungkin karena kecapekan dirinya tidak bangun dan tidur tanpa terganggu oleh orang di luar.


" wahhhhhh!!!!!! Susu ku Hiks... ini susu favorit ku hiks Wahhhhhh!!!!! " Ilona menangis dengan sungguh sungguh sembari memeluk keresek dari susu tersebut.


Orang Orang yang melihat Ilona saat ini hanya pasrah menerima tangisan Ilona yang seperti orang kehilangan saja ,ibu Fasila yang melihat itu juga membujuk dirinya akan di belikan yang baru


Namun, Ilona malah makin menjadi-jadi setelah di bujuk, rasanya saat ini dirinya seperti putus cinta dengan orang yang ia sayangi tapi sebenarnya dirinya tidak pernah pacaran sih..


Namun, setelah itu bibi Ajeng datang dengan membawa 5 susu yang karesek nya sama seperti yang Ilona peluk, Ilona yang melihat itu la langsung melihat bibi Ajeng seperti super Hero yang menyelamatkan dirinya dari ancaman kehabisan susu.


" Waaaaaaaa!!! Bibi Ajeng!! " Ilona pun memeluk bibi Ajeng dan mengabaikan ibu Fasila , tentu saja tiba-tiba terdengar suara detak jantung yang patah karena Ilona memilih bibi Ajeng duluan dari pada ibu Fasila.


Dan di mulai lah perebutan menantu dan nona yang sudah di anggap anak sendiri , ibu Fasila pun menarik tangan Ilona dan tersenyum manis pada bibi Ajeng , sedang kan bibi Ajeng tersenyum manis juga pada ibu Fasila, saat ini terlihat setruman di antara kedua mata bibi dan ibu.


Tapi Ilona hanya mengincar susu yang ada di tangan bibi Ajeng dan pergi dari sana secepat mungkin yang membuat Ibu Fasila dan bibi Ajeng berhenti saling menatap dengan senyuman mematikan.


Setelah ilona kabur dari pertengkaran antara ibu Fasila dan bibi Ajeng tadi dirinya pun meminum susu buatan paman Feng yang di berikan bibi Ajeng sembari menonton tv dengan Lina


" Ilona. kenapa kau tadi menangis dengan memeluk kantong keresek itu " tanya Lina yang sudah melihat Ilona menangis sembari memeluk keresek bermerek setimpal khas bar Refaeli. yang paman Feng buat


" Itu...ya.. tadinya aku sedih karena susu yang di bawah oleh Arthur lupa ku masukkan ke Freezer, tapi setidaknya bibi Ajeng selalu menyelamatkan ku hehehe " ucap Ilona menjelaskan


Lina pun tercengang setelah mendengar bahwa Arthur yang super dingin membawakan Ilona minuman, tapi sebenarnya Lina memikirkan bagaimana Ilona dan Arthur berpacaran apakah akan secanggung ibu dan ayah..


" Apa Kau bisa menghabiskan semuanya ilo- " ucap Lina yang terhenti melihat susu Ilona Yang ternyata tinggal satu lagi dari 5 susu dengan cepat menjadi 1 ,hilang seperti di makan bumi.

__ADS_1


lina untuk yang kedua kalinya tercengang melihat betapa cepatnya Ilona memakan semua susu tersebut, dirinya pun melanjutkan menonton tv lagi.


Namun, tiba-tiba Ilona berhenti


meminum susu tersebut " itu..kak Lina.. bagaimana Reina dan Regina yang ikut Drama di sekolah ? " Tanya ilona yang mengingat bahwa Liu juga ikut Dalam kontes Drama


Ya Sontak saja Lina berteriak histeris karena dirinya lupa dengan acara Drama hari ini , dirinya pun sampai-sampai tersandung karpet karena panik mencari topi miliknya.


Ilona yang melihat itu hampir tertawa karena Lina tersandung karpet, tapi setelah di pikir-pikir bagaimana Liu yang tidak ada wali untuk melihat Drama nya.pasti dia akan sedih bukan?.


[ .... bukan Masalah ku sih.. lagi pula kakak Lina sudah datang jadi mungkin dia yang akan menjadi wali. Untuk Liu ]


Ilona pun meminum susu terakhir miliknya lalu mulai menonton tv lagi dan melupakan Liu karena walinya adalah Lina jadi dirinya saat ini sudah merasa tenang


[ Di sisi lain ]


Lina sudah datang ke sekolah untuk melihat Reina dan Regina yang ikut kontes Drama, dirinya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat buah hatinya akan berperan sebagai kupu-kupu dan bunga.


"Astaga. di mana Reina dan Regina" ucap Lina dengan napas yang terengah-engah akibat berlari dari mobil ke sekolah , dirinya pun langsung berjalan mencari Reina dan Regina yang entah mereka di mana saat ini .


Semakin sulit mencari Reina dan Regina karena banyaknya orang yang datang untuk melihat buah hati mereka Melakukan drama, tapi tiba-tiba Reina dan Regina datang dari gerombolan orang dengan melompat dan memeluk Lina setelah melihat dirinya.


Saat ini Lina sangat lah bahagia melihat kedua anaknya yang sangat imut memakai kostum bunga dan


" Ibu! Ibu! apa Reina keren ! " Ucap Reina yang ingin di puji oleh Lina , Regina yang tidak terima pun langsung mendekat Lina dan meminta ibunya untuk memuji dirinya juga" hahahha ya. Anak-anak ibu yang paling imut " puji Lina


Reina yang tidak ingin di bilang imut pun langsung ngambek karena dirinya lebih suka di panggil keren oleh orang-orang , memang Reina dan Regina sangat lah tidak mirip kecuali mukanya dan tinggi mereka namun sifat keduanya sangat lah berbeda sekali.


Reina adalah anak yang tomboi dan tidak suka di bilang cantik atau pun imut ,dirinya juga lebih suka membuat keributan di mana pun, sedang kan Regina adalah anak yang pendiam dan lebih suka di puji


dirinya juga sangat berbeda dengan Reina, seperti Reina lebih suka bermain dengan bola. sedang kan, Regina


dengan boneka-boneka lucu, Banyak orang juga mengira bahwa Reina dan Regina sangat lah akrab dan tidak suka bertengkar padahal bertengkar adalah hobi mereka setiap hari.


Dan yang terus-menerus melerainya adalah Liu, dirinya kerap sering kena pukulan Reina dan Jambakan Regina yang sedang berkelahi, karena memperebutkan sesuatu. maupun tidak memperebutkan sesuatu, dirinya lah yang terus melerai Reina dan Regina.


Acara pun dimulai dengan seorang guru yang mengumumkan bahwa acara nya akan di mulai pada Jam delapan Nanti, semua murid pun berlarian ke belakang tidak terkecuali Liu dan dua bocah kembar untuk mempersiapkan diri .


Lina yang melihat kedua anaknya itu sudah ke belakang tersenyum manis dan melangkah kan kakinya ke arah ruang Acara " BAIKLAH. PADA HADIRIN SEKALIAN SAYA SEBAGAI PEMBAWA ACARA AKAN MENGUMUMKAN ACARA TAHUNAN ANAK KELAS SATU DARI KELAS 1A DI PERSILAHKAN"


Acara pun di mulai dengan kelas 1A sedang kan Liu dan dua bocah kembar tersebut berada di kelas 1C bisa di bilang mereka akan tampil pada urutan ke 4 di acara nanti.


[ Di sisi lain ]

__ADS_1


Liu yang sedang duduk sembari membaca buku sedang kan


teman-teman nya sedang panik karena akan tampil di panggung dan banyak sekali orang yang menonton membuat mereka Grogi untuk tampil dengan tenang.


[ ... APA yang sedang kakak Ilona lakukan ya..aku ingin pulang ? ] batin Liu yang ingin segera pulang untuk bertemu dengan Ilona dan langsung di sadarkan oleh Reina dan Regina yang menyuruh Liu untuk berbaris dengan rapi.


Liu pun meletakkan bukunya ke atas tempat duduk dan berlari menuju rombongan kelas 1C untuk menerima aksesoris tambahan bagi kostum masing-masing peserta Drama " Liu ini untuk mu. " ucap ibu Guru Liu yang bernama Citra memberikan aksesori hujan.


" BAIKLAH INI LAH PENAMPILAN DARI KELAS 1B SELANJUTNYA MARI KITA SAKSIKAN PERTUNJUKAN DARI KELAS 1C " ucap pembawa acara memanggil kelompok kelas 1D


Dan saat ini mereka pun menampilkan pertunjukan masing-masing dari peran mereka, 3 bocah kita saat ini sangat lah mengemaskan, meski Liu terlihat sangat murung karena mendalam peran sebagai awan hitam.


Lina yang duduk sembari memvideokan Reina dan Regina yang sangat lah imut dengan akting nya sebagai kupu-kupu dan bunga,


Namun tiba-tiba Reina menyenggol Regina. Dan membuat Regina terjatuh sampai-sampai acara terhenti sebentar karena Regina menangis dan tidak mau melanjutkan Drama lagi.


Lina yang khawatir pada anaknya la ingin menenangkan Regina tapi dirinya langsung terhenti karena Liu berjalan dan membantu Regina berdiri, melanjutkan perannya sebagai kupu-kupu , Regina yang sudah berdiri.mengusap semua air matanya dan berdiri tegap lagi.


Acara pun di lanjutkan, setelah


Regina tidak menangis lagi sedang kan Lina bengong melihat Liu yang membantu Regina berdiri tadi. dirinya tidak menyangka bahwa Liu akan membantu Regina padahal biasanya Liu dan Anak nya tidak pernah dekat saat di rumah.


[ Beberapa jam kemudian ]


Acara berakhir dengan satu penutupan yang mengatakan akan berfoto bersama dengan orang tua anak masing-masing Namun, saat ini Liu merasa sangat takut nanti terkena masalah karena tidak ada yang akan menjadi walinya


[ Ba-bagimana ini ... ayah tidak akan datang karena sibuk bekerja?..]


Namun, sebenarnya saat ini Arthur masih tertidur pulas akibat pekerjaan yang membuat dirinya kelelahan kemarin, semua orang sudah siap berbaris dengan wali yang ada di belakang mereka.


Tapi hanya Liu lah yang tidak memiliki wali di belakang dirinya , semua orang yang melihat Liu sendirian tanpa ada wali mulai berbisik-bisik pada orang di sampingnya." Liu kemarilah.. " suruh Lina, yang berniat menjadi walinya.


Tapi dewan perwakilan acara tidak mengizinkan Lina untuk memanggil Liu sebagai anaknya, karena Lina sudah memiliki dua anak di depannya dan lagi pula Liu juga bukan anaknya.


" Heii Liu apa ibu dan ayahmu tidak menjenguk mu ? Bukan kah ini acara penting. Apa mereka tidak punya waktu untuk anak seperti mu ya..hahah kasihan sekali"tanya seorang anak bernama fiza yang selalu membully Liu saat dirinya tidak bersama Reina dan Regina.


" Heii Apa kau tidak tau fiza, dia tidak mempunyai orang tua. jadi bagaimana dia mempunyai wali, apa ku bodoh " ujar salah satu anak perempuan di samping fiza " Sudah ayo langsung saja jangan terlalu mengurusi orang lain "sela ibu dari anak perempuan itu.


Mereka pun berfoto bersama dengan orang tua mereka kecuali Liu yang sendiri tidak ada orang di belakang dirinya." Bagus sekali lagi" ucap Potograper , acara tahunan pun berakhir dengan meriah setelah mereka berfoto bersama.


...----------------...


...hiks.. makasih banget yang udah like dan vote nya. author kira gak ada yang suka jadi author berniat buat Drop dari novel ini...

__ADS_1


...makasih banyak teman-teman yang udah dukung aku 🤗☺️...


__ADS_2