Mbak Ilona Sih Tukang Pembuat Onar + Stress

Mbak Ilona Sih Tukang Pembuat Onar + Stress
Chapter 20 : khusus Liu ²


__ADS_3

Makan - makannya berlalu dengan cepat padahal aku ingin sekali lebih lama bersama dengan nona Ilona. tidak-tidak Aku harus sadar dari, mari kita lanjutkan saja membaca.


Dan pada akhirnya aku tidak tidur semalaman sampai jam Lima pagi karena membaca buku pemberian Ayah , paginya aku mencari nona ilona tapi mungkin dia tidur lebih baik aku pergi dan bersiap sekolah dulu.


Saat di sekolah sebenarnya aku tidak memiliki teman karena aku terus membaca buku aku sadar bahwa aku di jauhi karena terlihat aneh, tapi Kakak Reina dan Regina selalu mengajakku bermain


Aku sangat menyukai mereka karena mereka sangat baik jika di sekolah, pada saat itu kami sudah sepakat jika di rumah nanti kami tidak akan berkomunikasi sedikit pun dan jika di sekolah kami bermain bersama.


Itu..aku juga mendapatkan juara 1 di sekolah karena kemampuan ku dalam belajar sangat baik aku tidak ingin menyusahkan ayah dan aku pasti aku mendapatkan biaya Sekolah gratis.


Saat Pulang .. rasanya aku ingin pergi dari dunia aku juga ingin seperti kakak Reina dan Regina mereka sangat bahagia..aku juga ingin Keluarga.


Tapi tidak apa. setelah Kami masuk nona Ilona sedang bermain kartu, dia sangat hebat bisa mengalahkan Kakek yang tidak ada Tandingannya bagiku, tapi nenek kalah oleh nona Ilona keren sekali.


Beberapa jam dari nona Ilona bermain kartu dan sudah malam aku tidak mempunyai buku untuk di baca lagi dan aku memutuskan untuk berkeliling .


Saat itu kakak Reina dan Regina sedang bermain bola setelah melihat aku mereka memberikan bola yang keren padaku tapi aku ingin bersikap.. dewasa tidak apa-apa jika cuma sebentar kan ?


Tapi saat aku bermain nona Ilona datang menabrak ku dengan wajah yang cantik dengan air yang menetes di rambutnya membuat dia sangat cantik.. tidak aku harus mengembalikan bola ini ke kakak Reina dan Regina dulu

__ADS_1


[ Bagaimana ini kakak Reina dan Regina pasti akan membenciku aku tidak ingin mereka membenciku ]


saat itu aku mencoba pergi namun, nona Ilona menyuruh ku untuk tidak pergi dan malah menarik tangan ku ke kamar ku sendiri Setelah itu. dia tiba-tiba bertanya ruangan apa ini


Tentu saja aku pasti akan menjawab jujur pada Nona Ilona, tapi dia ingin marah pada nenek setelah aku berkata ini kamarku.aku takut jika Riya tau bahwa aku nakal pasti aku akan di hukum lagi


Namun, aku lebih takut pada keadaan yang ku lakukan dengan nona Ilona. dia mengendong ku dan terjun bebas melewati pagar tangga itu hampir membuat jantung ku copot setengah mati.


Setelah itu kami pergi ke atas lagi dan nona bersedia membantu ku beres-beres kamar, sekali lagi nona Ilona membantu ku, nona Ilona pun terjatuh saat ingin menaiki tangga saat ingin membersihkan jaring laba-laba yang menumpuk


Saat itu tiba-tiba ayah datang membuka pintu dengan keras membuat aku jantungan .Dan dia membawaku pada ketakutan ku yang keduanya tempat pembantu, aku teringat dengan salah satu hari yang paling aku tidak bisa lupakan sedikit pun.


Saat aku di siram air panas karena meminta satu roti lagi pada Riya aku sangat nakal padahal saat itu sudah makan setengah roti tapi aku malah meminta lagi pada Riya


Mereka juga menarik ku dan mengambil sendok lalu memanaskan nya ke api dan di letakkan pada punggung belakang ku aku tidak bisa melawan karena aku memang salah sudah meminta satu potong roti lagi


Saat ini sangat lah sakit lebih sakit dari hukuman Riya dan juga itu membuat bekas sampai saat ini, tapi memang aku harus mendapatkan apa yang aku dapatkan.


Tubuhnya tidak bisa berhenti bergerak kecil apa yang ku lakukan di depan ayah dan nona Ilona apa aku akan di benci karena gemetaran aku tidak boleh gemetaran aku tidak boleh tidak boleh aku tidak ingin di benci aku tidak ingin

__ADS_1


Saat itulah untuk yang ke sekian kalinya nona Ilona mengendong ku dan memelukku lalu menjauh dari pintu yang aku anggap pintu neraka


Dan saat ini aku juga bisa mendapatkan tidur dengan seseorang di samping ku, tidak tidur dengan mayat tikus atau pun dengan barang-barang rusak Dan berdebu.


tapi dengan nona Ilona yang seperti peri,aku harap semua itu bukan Mimpi belaka yang aku inginkan


Di setiap hal yang kulakukan untuk diriku sendiri aku tidak ingin hanya berharap, muncul juga rasa lelah di hidup ku aku sebenarnya lelah tapi nona Ilona lagi-lagi menyelamatkan ku ketika aku hampir putus asa.


Aku sangat bahagia, terima kasih sudah memberikan apa yang aku inginkan, aku hanya ingin ada orang tidur bersama ku di kegelapan malam satu kali saja.dan itu sudah terkabul oleh nona ilona.


Aku bersumpah nanti akan membalas semua kebaikan nona ilona yang ia berikan juga padaku, selama aku hidup ini pasti akan ku balas kebaikan nona Ilona berlipat ganda dari sekarang ini


Dan pada saat itu nona Ilona mengucapkan selamat malam untuk ku, rasa nya aku sangat senang mendengar ucapan selamat malam yang aku lihat jika bibi Lina dan paman Arza menidurkan kakak Reina dan Regina.


Akhirnya aku bisa mendengar ucapan itu sekali dalam hidupku, aku sungguh-sungguh sangat sangat bahagia karena kakak Ilona


...----------------...


...udah kok Khusus Liu nanti Author buat khusus buat karakter-karakter yang lain juga...

__ADS_1


...Jangan lupa yaaaa awassss like dan komen bebas apa aja yang penting bisa buat author semangat buat chapter lanjut hehehe sampai jumpa lagi dada🖐️🗿...


...oh ya makasih buat teman-teman kelas author udah like dan baca karya Author sebenarnya malu sih tapi gak apa dah...


__ADS_2