Mbak Ilona Sih Tukang Pembuat Onar + Stress

Mbak Ilona Sih Tukang Pembuat Onar + Stress
Chapter 7 : satu-satunya kelemahan mbak ilona


__ADS_3

Tinggal hari inilah lagi sebelum hari pernikahan Ilona dan pria tua yang bibi Ajeng katakan , Ilona saat ini lebih merasa sedih ketimbang gugup karena dirinya akan meninggalkan villa yang nyaman ini.


Tak lama dari itu Bibi Ajeng pun masuk setelah mengetuk pintu kamar Dan di persilahkan oleh Ilona untuk masuk saja tanpa mengetuk pintu.


" CEKLEK "


Bunyi pintu yang di dorong oleh bibi Ajeng sembari membawa suatu barang yang Ilona tidak tahu apa-apa


" Bibi. Apa aku harus banget menikah besok" ucap Ilona dengan mimik wajah cemberut.dirinya sebenarnya sudah berkeliling untuk mencari jalan kabur.


namun, tetap saja. villa tersebut sudah di jaga ketat oleh parah pengawal bibi Ajeng dan dirinya.Sampai-sampai WC pun di jaga oleh mereka, dirinya tidak bisa pergi kemana-mana lagi kecuali di sekitar villa tersebut.


" Ya. Sekarang kita harus memilih pakaian pengantin untuk mu Nona." balas bibi Ajeng sembari memberi tahu Ilona bahwa hari ini mereka akan memilih gaun pengantin untuk besok ,


[ Sumpah. aku tidak mau menikah dengan pria itu !!!! Andai saja aku tidak berjanji kemarin. ] Batin Ilona yang menyesal membuat janji pada bibi Ajeng


melihat Ilona seperti kehilangan tujuan hidupnya, padahal mengumpat terus menerus di dalam hati, dirinya pun mulai menyemangati Ilona agar tidak terlalu sedih


" Nona. jika kau cemberut begitu, cantik mu akan hilang Dan akan tumbuh jerawat di pipi tembem milikmu loh" Usil bibir Ajeng yang ingin menyemangati Ilona


" bibi..... "


[ Hanya bibi dan paman yang selalu ada jika aku sedang kesal.. ] batin Ilona


" Hahaha bibi ini. Dari dulu aku tidak pernah terkena jerawat " balas Ilona pada bibi Ajeng,Mereka pun tertawa lepas setelah bibi Ajeng menyemangati Ilona ,


[ Pukul 10 : 45 siang]


" Silahkan Nona " ucap pengawal membukakan pintu untuk ilona


" Ya.Terima kasih " jawab Ilona.dan beranjak keluar dari mobil


saat ini Ilona sedang ada di tokoh pakaian yang lebih besar dari rumahnya yang ia tinggali. bahkan lebih besar dari tokoh yang kemarin sampai-sampai dirinya saat ini tercengang melihat gedung pakaian Sebesar ini.


" Wow.... Besar banget . " kagum ilona melihat tokoh pakaian yang begitu megah dan bersinar dengan pakaian. yang terpajang di antara dinding-dinding di tokoh tersebut


" Nona, ayo ke sini."

__ADS_1


Genggam bibi Ajeng pada tangan Ilona agar tidak tersesat atau kabur kalau dia sedang lengah,Mereka pun berjalan menuju sebuah ruangan besar yang ada di Tengah-tengah tokoh tersebut


" Wow ... Tambah keren " puji Ilona lagi pada tokoh tersebut dengan melihat gaun pengantin yang sangat cantik dan mewah


Dirinya juga melupakan bahwa dia akan menikah besok nanti, sedang kan saat ini Ilona mengecek dan memuji satu demi satu gaun pengantin yang terpajang mewah,


dirinya pun tertarik setelah melihat gaun berwarna putih dengan pita besar di pinggang, lalu mendekati gaun tersebut.


"hehehe berapa ya. harganya " Ilona pun mengecek merek harga dari gaun pengantin tersebut


Tertulis di merek. bahwa harga dari gaun pengantin tersebut seharga 200.000.00 juta , membuat Ilona membeku dan melepaskan sentuhannya pada gaun tersebut, sembari melangkah kan kakinya ke belakang ,mundur Alon-alon.


[ Ya.. ampun mahal banget. Ini sih sudah bisa membuat ku hidup selama 9 tahun ]


Bibi Ajeng yang melihat Ilona di dekat gaun pengantin tersebut, mengira bahwa Ilona ingin memakai gaun Tersebut, la langsung menghampiri Ilona


" Nona ambil saja " ucap bibi Ajeng yang membuat Ilona terkejut karena sudah ada di belakang dirinya .


" t-tidak bibi Hahaha.."


Ilona pun menjauh dari pakaian pengantin tersebut karena harganya yang sangat tidak cantik secantik gaun tersebut, dirinya takut bibi Ajeng akan membeli gaun neraka itu,


Namun, sebaliknya bibi Ajeng melihat Ilona la tersenyum manis dan menyuruh pelayan agar langsung di bawa Pulang. gaun yang di Sentuh Ilona dan apapun yang di sentuh Ilona


" Bibi!!i tidak aku bisa membeli yang lain saja kan aduhh... Bibi tidak jangan di beli!! " Tolak Ilona


La langsung memberhentikan pengawal mengangkat gaun indah tersebut untuk di bawa pulang .


"Tidak-tidak Nona. kau harus


membelinya , ini juga cocok dengan warna kulit mu yang putih bersih " puji bibi Ajeng Agar Ilona mau menerima gaun tersebut .


Bibi Ajeng pun menarik Ilona sedang kan , pengawal yang mengurus pakaian pengantin yang di sentuh Ilona tadi.


saat ini lah .Ilona teringat pada pakaian pengantin yang ia robek saat itu, dan sangat kepo dengan harga dari gaun kemarin


" Bibi. berapa pakaian yang ku. pakai saat itu ? " Tanya Ilona pada bibi sembari di tarik oleh bibi

__ADS_1


" 100.000.00 juta di tambah sepatu hak 59 juta jadi total nya.mmmm..... lebih sedikit dari yang dikira " jelas Bibi Ajeng memikirkan total kemarin


Rasanya saat ini. Ilona merasa sangat mual mendengar bahwa uang sebesar itu ia robek dan lempar begitu saja , dirinya berfikir coba saja di jual kan! Bisa saja membuat dirinya kabur sembari membawa uang yang banyak .


" Saat nya memilih sepatu " saran Bibi Ajeng membuat Ilona takut setengah mati dan berteriak, ia takut melihat harga dari tokoh tersebut sampai-sampai dirinya merasa akan segera mati.


[ Aku lebih takut pada harga dari pada apapun!!!.. ]


Jerit batinnya ketika memasuki tokoh sepatu hak bersama bibi Ajeng yang menyeret ilona masuk ke tokoh khusus sepatu , dirinya terus menerus berpikir berapa kaya pria tua itu sampai bibi Ajeng merasa jutaan itu hanya uang yang sedikit baginya


[ Beberapa jam kemudian ]


Sudah terlihat banyak tas di lengan Ilona dan bibi Ajeng maupun pengawal yang mengawasi mereka dari belakang


"Mmmm.... Lebih sedikit dari yang bibi kira... " Gumam bibi Ajeng sembari membawa baju dan make up yang di perlukan untuk besok


Ilona sudah tidak bisa berjalan lagi karena memilih pakaian dan lainnya , dirinya tidak lelah tapi lelah karena melihat harga yang sangat mengerikan .


[ Sial.lebih baik aku kabur dengan pakaian ini dan hidup di kota lain]


Sesal Ilona karena tidak segera lari dari villa dengan menerobos keluar , dirinya takut dengan harga pakaian di sini. Dan bersumpah tidak akan pernah datang lagi ke tokoh yang ia anggap tokoh Neraka.


Mereka pun memutuskan untuk pulang karena perlengkapan untuk besok sudah lengkap dan tidak ada yang terlupakan , sesampainya di mobil Ilona di kejutkan oleh mobil yang tadinya berwarna putih menjadi berwarna biru


terlebih lagi jika di lihat-lihat dengan teliti Mobil tersebut baru di beli karena sangat mencolok dengan pintu yang naik ke atas saat dirinya ingin masuk.


Dirinya Mulai berpikir ingin sekali mengendari mobil mewah seperti ini sekali saja dalam hidupnya , ia pun memutuskan untuk membeli mobil balap jika dirinya memiliki uang yang banyak nanti.


Mobil pun mulai berjalan menjauh dari tokoh tersebut dengan cepat pula Ilona mengacungkan jari tengahnya pada tokoh tersebut...


[ Selamat tinggal tokoh BANGSAT!! ]


...----------------...


...ok sekalian up sampai 5 Chapter karena hari ini Author bahagia karena Nilai Author meningkatkan 😆...


...bantu Author dengan Kelik like atau komen seperti biasanya....

__ADS_1


__ADS_2