Menanti Pelangi

Menanti Pelangi
Belajar Genit


__ADS_3

Akupun membukanya.


benar saja di memo ku sudah tersimpan dua buah nomor


Ahirnya aku coba membuka aplikasi ovo dengan menggunakan pin yang sudah disimpan oleh ka Enny


Ternyata benar aku bisa membukanya


Saldonya masih kosong.


" Gimana dek, bisa kan? "


Tanya ka Enny.


" Iya kak, tapi bagaimana


cara mengisinya? "


Tanyaku balik.


" Nanti kamu bakalan tau sendiri


dek, tunggu waktunya aja "


Jawab ka Enny.


Ka Enny mengajariku cara berjalan menggunakan High heels


Aku berjalan terseuk-seuk hingga berkali-kali terjatuh


Namun ka Enny tetap sabar mengajariku


Ahirnya akupun mulai sedikit terbiasa,


Waktu terus berjalan


ahirnya malampun tiba dan aku sudah berubah menjadi seorang Merry nan siap untuk melayani para pemburu daun-daun muda.


Malam ini adalah malam pertamaku menjadi seorang...... di sebuah hotel ternama di kota ini.


Mungkin aku malam ini beruntung


kerna ka Enny tak ada yang booking


jadi ia akan selalu ada didekatku


Walau si bos yang booking aku datang ia sudah berjanji akan selalu mengawasi walau dari kejauhan.


Ahirnya orang yang aku takutkan datang juga dia berbincang-bincang sebentar dengan si Mami


ku lihat dari kejauhan laki-laki itu menyerahkan uang ketangan mami,


Setelah itu mami memanggilku

__ADS_1


Akupun berjalan dengan santai mendekati mereka


Walau sebenarnya jantung ini berdetak dua kali lebih cepat


namun aku coba bertahan agar tubuh ini tidak nampak gemetar menghadapi mereka


Seperti pesan ka Enny aku harus santai dan berusaha sedikit genit terhadap laki-laki yang ngebookingku.


" Wow cantik banget Mi


rasanya aku sudah tak


sabar pingin.........!"


Kata laki-laki itu sambil menjawel daguku.


Ingin rasanya kutepis tanganya tapi kutahan.


" Silahkan dibawa bos!"


Kata mami.


Dijawab nya dengan anggukan kepala


Dan tiba-tiba saja tanganya melingkar dibahuku astagfirullah hampir saja aku teriak kerna saking keget dibuatnya.


"Ayok sayang "


Katanya mengajaku pergi ke kamar yang sudah di persiapkan untuk kami,


Jawabku sekenanya.


" Lah kok, om sih sayang!


panggilnya yang romantis


dong sayang,


seperti Hanny atau Beb atau


mas tak masalah"


Katanya lagi.


" Iya mas"


Jawabku singkat.


Rasanya pingin muntah dekat denganya.


Dari kejauhan nampak ka Enny mengikuti kami dengan mengendap endap seperti kucing yang sedang mengintai mangsanya.


Setelah masuk kedalam ruang seperti pesan ka Enny tadi sore,

__ADS_1


Sebelum jauh laki-laki ini bertindak aku harus mencari alasan biar dia menjauh sebentar.


" Maaas, mandi dulu geh


biar segar dan.......maaas! "


Kataku sedikit manja.


" Oke sayang


abis mas mandi kita


langsung ...Aauuum !"


Katanya sambil menirukan se ekor harimau hendak menerkam.


Ku jawab dengan anggukan dan senyum semanis mungkin


Walau dalam hati bergidik ngeri.


Setelah laki-laki tadi masuk kedalam kamar mandi


aku langsung menchat ka Enny


Tak berselang lama balasan dari ka Enny masuk.


" Dek cepetan bukain kaka


pintu, sebelum si bos gendut


selesai "


Bunyi chat ka Enny.


Akupun bergegas membuka pintu


ternyata ka Ennya sudah berada didepan pintu


Ia pun segera masuk dan menyiapkan dua gelas sirup buat kami.


" Dek ingat kamu harus minum


gelas yang bertanda merah ya,


dan setelah itu minta dia


untuk mematikan lampu!


Katakan padanya


biar romantis gitu"


Bisik ka Enny.

__ADS_1


Setelah itu ka Enny pun langsung bersembunyi di balik sebuah lemari yang cukup besar


Ku lihat ia duduk disana.


__ADS_2