
Ting tong
Tiba-tiba bel berbunyi mengagetkanku
yang terlena dialam mimpi
Akupun bangkit melangkah menuju pintu dan membukanya
Ternyata mas Nathan sudah pulang ia menenteng sebuah bungkusan
" Sayang, dedek sudah makan?"
Tanya mas Nathan kepadaku.
" Belum mas, ma'af ya mas
tadi dedek ketiduran
kalau saja bel tak berbunyi
mungkin dedek sekarang
masih tidur"
Jawabku sambil menunduk malu.
" Loh, kenapa bidadarinya mas
yang minta ma'af sayang,
seharusnya mas yang meminta
ma'af sama dedek kerna
sudah mengganggu tidurnya,
ma'afin mas ya sayang,
mas pulang kerna kangen
sama dedek,
mas ingin shalat zuhur dan
makan siang bareng dedek"
Kata mas Nathan lagi sambil melangkah menuju meja dan meletakan bungkusan itu.
" Dedek malah senang banget
mas pulang"
Jawabku jujur sambil membuntutinya,
Istri mana yang tak senang jika suaminya selalu mengingat dia dan ingn selalu bersamanya disetiap ada waktu senggang dari pekerja'anya,
begitu juga denganku.
Setelah itu akupun segera mandi dan berwudhu
Usai berpakaian kamipun shalat berjama'ah
Setelah mas Nathan selesai memimpin do'a akupun mendekat dan mencium punggung tanganya dan dibalas dengan kecupan hangat dikeningku.
__ADS_1
Setelah meletakan sajadah kamipun kembali kemeja dan makan siang bersama
usai makan setelah mencuci piring aku mendekati mas Nathan yang sedang menonton tv dikamar
" Sayang, ma'afin mas ya
kerna sering ninggalin
dedek sendirian disini,
bidadarinya mas pasti
kesepian sedirian tanpa
nemaninya,
mas janji kalau kita sudah
tinggal dirumah baru
mas akan ijinin dedek buat
bersosialisasi dengan masyarakat
disana, biar bidadarinya mas ini
takan kesepian lagi dan
kelau dedek mau mas akan
carikan ART buat dedek"
Kata mas Nathan.
dedek sudah terbiasa
kaya gini kok"
Jawabku sambil bergelayut menja.
" Sayang mas minta servis dong
kalau bisa sampai tiga ronde"
Kata mas Nathan sambil mengerlingkan mata.
" Iih mas, emang mas
gat kelapangan lagi apa?"
Tanyaku manja.
" Gak lah sayang,
kan tadi pagi sudah,
sekarang mas mending
ngerjain.........
Biar cepat dapat dedek kecilnya
biar bidadarinya mas ini
__ADS_1
gak sendirian kalau
lagi pergi"
Kata mas Nathan
Tiba-tiba menggendongku keatas ranjang
Dan mulai memberiku nafkah batin kembali
Hingga hampir tiga jam kami......
Kerna kelelahan ahirnya kamipun tertidur
Kira-kira jam lima sore kami baru terjaga dari mimpi indah
" Sayang yok kita mandi bareng!"
Ajak mas Nathan sambil bangun dari ranjang.
" Gak ah mas,
entar gak sempat
shalat ashar lagi"
Jawabku.
" Iya juga sih, he he"
Kata mas Nathan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu.
" Ya sudah mas
. mandi duluan ya sayang"
Kata maa Nathan sambil melangkah menuju kamar mandi.
" Iya mas duluan aja,
entar kalau dah selesai
gantian dedek yang mandi"
Jawabku sambil membetulkan rambutku yang acak-acakan.
Setelah mas Nathan keluar dari kamar mandi akupun bergegas masuk dan mamulai ritual mandiku
Usai mandi akupun berwudhu setelah selesai akupun beranjak keluar dari kamar mandi untuk berpakaian
Kulihat mas Nathan sudah menungguku
disajadahnya
Usai berpakaian aku segera melangkah mendekat dan berdiri disajadahku yang sudah dihamparkan oleh mas Nathan
Usai mengenakan mukena kamipun shalat ashar berjama'ah
Seperti biasa setelah usai shalat dan berdo'a aku mencium punggung tanganya dan dibalas dengan sebuah kecupan hangat dikeningku.
Setelah memasukan sajadah dan beberapa pakaian yang tersisa kedalam koper kamipun keluar dan berjalan memasuki lift menuju keruang bawah
Usai melakukan pembayaran dengan dibantu seorang petugas yang membawakan koper kami ke dalam kemobil
__ADS_1
Kamipun berpamitan denganya dan mulai keluar dari kawasan perhotelan tersebut.