Menanti Pelangi

Menanti Pelangi
Dirumah baru


__ADS_3

Ting tong


Tiba-tiba bel berbunyi mengagetkanku


yang terlena dialam mimpi


Akupun bangkit melangkah menuju pintu dan membukanya


Ternyata mas Nathan sudah pulang ia menenteng sebuah bungkusan


" Sayang, dedek sudah makan?"


Tanya mas Nathan kepadaku.


" Belum mas, ma'af ya mas


tadi dedek ketiduran


kalau saja bel tak berbunyi


mungkin dedek sekarang


masih tidur"


Jawabku sambil menunduk malu.


" Loh, kenapa bidadarinya mas


yang minta ma'af sayang,


seharusnya mas yang meminta


ma'af sama dedek kerna


sudah mengganggu tidurnya,


ma'afin mas ya sayang,


mas pulang kerna kangen


sama dedek,


mas ingin shalat zuhur dan


makan siang bareng dedek"


Kata mas Nathan lagi sambil melangkah menuju meja dan meletakan bungkusan itu.


" Dedek malah senang banget


mas pulang"


Jawabku jujur sambil membuntutinya,


Istri mana yang tak senang jika suaminya selalu mengingat dia dan ingn selalu bersamanya disetiap ada waktu senggang dari pekerja'anya,


begitu juga denganku.


Setelah itu akupun segera mandi dan berwudhu


Usai berpakaian kamipun shalat berjama'ah


Setelah mas Nathan selesai memimpin do'a akupun mendekat dan mencium punggung tanganya dan dibalas dengan kecupan hangat dikeningku.

__ADS_1


Setelah meletakan sajadah kamipun kembali kemeja dan makan siang bersama


usai makan setelah mencuci piring aku mendekati mas Nathan yang sedang menonton tv dikamar


" Sayang, ma'afin mas ya


kerna sering ninggalin


dedek sendirian disini,


bidadarinya mas pasti


kesepian sedirian tanpa


nemaninya,


mas janji kalau kita sudah


tinggal dirumah baru


mas akan ijinin dedek buat


bersosialisasi dengan masyarakat


disana, biar bidadarinya mas ini


takan kesepian lagi dan


kelau dedek mau mas akan


carikan ART buat dedek"


Kata mas Nathan.


dedek sudah terbiasa


kaya gini kok"


Jawabku sambil bergelayut menja.


" Sayang mas minta servis dong


kalau bisa sampai tiga ronde"


Kata mas Nathan sambil mengerlingkan mata.


" Iih mas, emang mas


gat kelapangan lagi apa?"


Tanyaku manja.


" Gak lah sayang,


kan tadi pagi sudah,


sekarang mas mending


ngerjain.........


Biar cepat dapat dedek kecilnya


biar bidadarinya mas ini

__ADS_1


gak sendirian kalau


lagi pergi"


Kata mas Nathan


Tiba-tiba menggendongku keatas ranjang


Dan mulai memberiku nafkah batin kembali


Hingga hampir tiga jam kami......


Kerna kelelahan ahirnya kamipun tertidur


Kira-kira jam lima sore kami baru terjaga dari mimpi indah


" Sayang yok kita mandi bareng!"


Ajak mas Nathan sambil bangun dari ranjang.


" Gak ah mas,


entar gak sempat


shalat ashar lagi"


Jawabku.


" Iya juga sih, he he"


Kata mas Nathan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu.


" Ya sudah mas


. mandi duluan ya sayang"


Kata maa Nathan sambil melangkah menuju kamar mandi.


" Iya mas duluan aja,


entar kalau dah selesai


gantian dedek yang mandi"


Jawabku sambil membetulkan rambutku yang acak-acakan.


Setelah mas Nathan keluar dari kamar mandi akupun bergegas masuk dan mamulai ritual mandiku


Usai mandi akupun berwudhu setelah selesai akupun beranjak keluar dari kamar mandi untuk berpakaian


Kulihat mas Nathan sudah menungguku


disajadahnya


Usai berpakaian aku segera melangkah mendekat dan berdiri disajadahku yang sudah dihamparkan oleh mas Nathan


Usai mengenakan mukena kamipun shalat ashar berjama'ah


Seperti biasa setelah usai shalat dan berdo'a aku mencium punggung tanganya dan dibalas dengan sebuah kecupan hangat dikeningku.


Setelah memasukan sajadah dan beberapa pakaian yang tersisa kedalam koper kamipun keluar dan berjalan memasuki lift menuju keruang bawah


Usai melakukan pembayaran dengan dibantu seorang petugas yang membawakan koper kami ke dalam kemobil

__ADS_1


Kamipun berpamitan denganya dan mulai keluar dari kawasan perhotelan tersebut.


__ADS_2