
Ter dengar suara ayam jantan ber kokok dari ke jauhan
Menanda kan sang mentari pagi akan segera hadir menyapa para penghuni bumi ini.
Setelah selesai me masak aku pun segera mandi membersih kan diri dan ber wudhu
Usai ber pakaian dengan rapi aku pun segera melaksana kan shalat sunah dua raka'at untuk meminta ke lancaran segala urusan yang bakal aku hadapi nanti.
Tak berapa lama nenek dan ke dua adik-adik ku pun bangun
Secara ber gantian mereka mandi dan ber wudhu
Dari ke jauhan ter dengar sayup-sayup suara adzan ber kumandang
Tanda waktu nya shalat telah tiba
Setelah ber pakaian dengan rapi mereka pun menggelar sajadah masing-masing lalu kami melaksana kan shalat subuh ber jama'ah,
Usai shalat seperti hari-hari biasa nya kami pun sarapan pagi ber sama.
Nenek:
" Yan, kanapa tadi ikam kada
manggarak nenek ?".
" Ulun lihatakan malam tadi
pian landung banar guring nek ai,
jadiam ulun kada purun
mun handak manggarak pian!"
Jawab ku.
Usai makan ke dua adik-adik ku pun ber siap-siap hendak berangkat ke sekolah
Sambil mencium punggung tangan kami secara ber gantian ke dua adik-adik ku pun ber pamitan
" Nek ka, kami tulak lah
Assalamualaikum!".
" Wa alaikumssalam warah matullahi
wabarakatuh, bahati-hati
di jalan lah!"
Jawab kami.
Setelah mereka ber dua berangkat
Kami pun juga ber siap-siap berangkat jualan
Usai menata kue-kue ke dalam keranjang dan tampah
__ADS_1
Kami pun berangkat seperti hari-hari biasa nya sebelum menyusuri jalan jalan kampung menjaja kan kue-kue
Kami mampir dulu ke rumah tante Jainab untuk mengambil kue-kue bikinan beliau.
Setelah mengambil kue-kue
Kami pun mulai menjaja kan nya.
Alhamdulillah!
Belum sempat ber keliling kampung ter lalu jauh kue-kue kami di borong habis oleh salah satu warga
Katanya buat gotong royong untuk acara nikahan putri nya hari minggu ini.
Kami pun segera menuju ke rumah tante Jainab untuk setoran kue-kue nya.
Dari ke jauhan ter lihat tante Jainab sedang menyapu pekarangan rumah nya
Nenek pun menyapa nya
" Assalamu alaikum Nab!"
" Wa alaikumssalam!
Lah mak kanapa babulik ?".
Tanya tante Jainab ter kejut.
" Alhamdulillah!
lih Wahidah tadi Nab ai,
sagan orang manyambal
jer nya, wan inya batampah
jua sagan esok ampat ratus biji
wadai lawan kita.
aku sanggup maulahakan
dua ratus ja Nab ai"
Jawab nenek.
" Alhamdulillah!
Inggih kaina ulun
dua ratus nya mak ai
kaina kita baumbayan lah
ma antar nya salajur manggani i"
Kata tante Jainab.
__ADS_1
Setelah bayar setoran kami pun pamit untuk pergi ke pasar ber belanja bahan-bahan untuk membuat kue besok.
Setelah selesai ber belanja kami pun pulang ke gubuk
Tak berapa lama di gubuk tiba-tiba
Tok. Tok. Tok.
" Assalamualaikum!"
Suara pak Rt memberi salam.
" Wa alaikumssalam!"
Jawab kami sambil mem buka kan pintu
" Ni ulun mantarakan surat
panggilan dari kacamatan
sagan Yana ba foto wan
tanda tangan mak ai"
Kata pak Rt sambil menyerah kan selembar kertas kepada nenek.
" Terima kasih pak!"
Kata ku.
" Sama sama!
wan mun ikam kawa hari ini jua
Yan ai, tumpali kantor
masih buka,
wan bawa bapak bulik dulu lah
Assalamualaikum!"
Kata pak Rt.
" Inggih pak"
Jawab ku.
" Wa alaikumssalam!"
Jawab kami.
Setelah pak Rt pulang aku pun berangkat ke kecamatan
Sampai disana aku disambut petugas nya dengan ramah aku di persilah kan ber foto dan tanda tangan,
Kata petugas nya besok pagi aku di minta datang ke sini lagi buat mengambil KTP.
__ADS_1