
Pagi pun tiba aku terbangun dan mencoba melepaskan diri dari pelukan hangatnya
Mungkin kerna pergerakanku yang membuat mas Nathan terbangun dan melepaskan pelukan eratnya setelah itu ia pun pergi membersihkan diri kekamar mandi
Setelah mas Nathan keluar akupun segera masuk kekamar mandi
Setelah ritual mandiku selesai tak lupa ku ambil wudhu setelah itu baru aku keluar untuk berpakaian
Kulihat imamku itu sudah rapi sambil menungguku ia duduk diatas sajadahnya
Setelah selesai berpakaian akupun segera melangkah mendekatinya dan berdiri disajadah yang sudah disiapkan mas Nathan
Usai mengenakan mukena kamipun kembali melaksanakan shalat subuh berjama'ah
Usai shalat seperti kemaren setelah mas Nathan selesai berdo'a aku mencium punggung tanganya yang dibalas dengan sebuah kecupan hangat dikeningku
Ting tong
Mas Nathan bangkit dan melangkah membukakan pintu dan mengambil pesanan makanya setelah mengucapkan terima kasih iapun kembali menutup pintu dan membawanya bungkusan itu kemeja makan
Setelah melepas mukena dan meletakan sajadah kami di lemari akupun menyusulnya kemeja makan untuk membantu menata makanan dimeja
usai sarapan mas Nathan bersiap-siap untuk berangkat kerja
" Sayang mas pergi dulu ya,
dedek siap-siap sore ini kita
bakalan check-out dari sini"
Kata mas Nathan.
" Iya, mas hati-hati dijalan"
Jawabku sambil mencium punggung tanganya dan dibalas dengan kecupan hangat dikeningku.
" Assalamualaikum"
Pamitnya.
" Wa alaikumssalam"
Jawabku sambil melambaikan tangan kepadanya
Setelah mas Nathan menghilang akupun kembali kekamar dan menutup pintu
Seperti pesan mas Nathan tadi
Akupun segera mengambil semua barang-barang dan pakain kami berdua
lalu memasukanya kedalam koper
Setelah selesai aku duduk santai
Ku aktifkan kembali Hp pemberian ka Enny
Setelah Hp berhasil menyala nampak beberapa pesan dari ka Enny.
" Dek lagi ngapain?
Tu si bos dah bangun pa belum"
Jam 06.00
" Dek kok masih gak aktif sih?
lagi asik banget kayaknya
sampai-sampai lupa sama kaka"
15.30
" Dek ini kaka mau jalan-jalan
__ADS_1
sama si bos banteng,
kamu mau pesan apa
entar kaka beli in "
20.39
" Selamat pagi adik manis"
06.12
Dan banyak lagi yang lainya.
Mungkin kerna dua hari aku selalu bersama dengan mas Nathan dan tak mengaktifkan Hp ini sehingga banyak banget pesan masuk dari ka Enny.
" Assalamualaikum ka,
ma'af baru balas
ulun dua hari ini selalu
bersama dengan
mas Nathan kak"
Ku kirim chat ke ka Enny
dan langsung terkirim.
" Iya gak papa dek
kaka ngerti kok,
sekarang suami-suamianya
kemana dek"
Balas ka Enny.
mas Nathan sebagai
suami-suamianku,
suami beneran kali"
Sungutku.
Ingin rasanya kukatakan kalau aku dan mas Nathan sudah nikah beneran tapi aku sudah berjanji pada mas Nathan kalau aku akan merahasiakanya dari semua orang termasuk ka Enny.
" Dia lagi kerja kelapangan kak"
Balasku.
" Oh pantes kamu bisa chat kaka,"
Balas ka Ennyi lagi.
" Iya kak, kan waktu itu
kakak bilang kalau ulun
harus merahasiakan tentang
Hp ini, makanya ulun gak
berani mengaktifkanya
pabila didekat mas Nathan kak"
Jawabku.
" Iya dek, moga kita
__ADS_1
cepat terbebas dari jeratan
si mami agar hidup kita bisa
tenang seperti orang-orang
diluaran sana"
Balas ka Enny lagi.
" Iya kak, Aamiin!"
Jawabku.
" Dek kamu sehat-sehat ajakan?"
Tanya ka Enny.
" Alhamdulillah sehat kak,
gimana dengan kakak
sehat juga kan?"
Jawabku.
" Iya dek sehat,"
Balas ka Enny.
" Oh ya kak, sore ini rencananya
aku dan mas Nathan bakalan
check-out"
kataku.
" Check-out? Emang si bos mau
ngajak kamu tinggal dimana dek?"
Tanya ka Enny.
" Ulun belum tau kak,
tadi mas Nathan cuma
minta ulun beresin semua
pakaian kami dan
memasukanya ke koper kak"
Jawabku.
" Ya sudah, entar kalau sudah
kamu tinggal disana
kasih tau kaka alamatmu ya dek"
Balas ka Enny lagi.
" Pasti kak"
Jawabku.
Setelah itu Hp kumatikan kembali dan menyimpanya ditas tanganku
Setelah itu akupun rebahan sambil menunggu kabar dari mas Nathan aku main game di Hp pemberianya
Hingga tak terasa akupun tertidur.
__ADS_1