Menanti Pelangi

Menanti Pelangi
Malam pertama Nan membara


__ADS_3

Sampai di hotel hari sudah mulai gelap


Setelah masuk kedalam kamar tiba-tiba


" Sayang kita mandi bareng yok"


Ajak mas Nathan kepadaku.


Entah kenapa aku mengangguk


Yang diartikan mas Nathan sebagai persetujuan dariku


Padahal aku begitu takut membayangkanya


" Mandi berdua?"


Tanya hatiku,


Mandi berdua pastilah hal itu bisa saja dilakukanya ke aku


Sedangkan aku belum siap dan belum minum obat juga.


Belum sempat menjawab ia langsung menggendongku kekamar mandi


Setelah menutup pintu ia segera melepas pakaianya


Melihat itu semua membuatku sedikit bergidik


Dan semakin membisu


" Apakah harus secepat ini?


Akankah sesakit malam itu


atau nikmat seperti yang dikatakan


ka Enny tadi pagi sehingga aku


akan ketagihan dibuatnya?


Ah, Entah lah!"


Katahatiku.


" Sayang kok masih diam sih"


Katanya.


Namun aku hanya diam membisu

__ADS_1


Melihat aku seperti itu dia mendekatiku dan melepaskan pakaianku satu persatu dan menggendongku masuk ke bak mandi


Dan benar duga'anku barusan


Didalam bak bukanya mandi dia malah mencumbuku habis-habisan


Hampir dua jam ia mencumbuku dalam air


Namun tubuhku tak sedikitpun merasa lelah malah sebaliknya semangatku semakin membara hampir saja aku lepas kendali kalau saja mas Nathan tidak segera menyudahinya.


" Sayang kita lanjutkan


entar didalam aja ya,


sekarang kita mandi dulu"


Usai mandi dia kembali menggendongku dan meletakanku di tepi ranjang yang sudah dihias sedemikian rupa entah oleh siapa.


Ting tong


Tiba-tiba bel berbunyi


Aku beranjak ingin membukakan pintu


Namun dicegah oleh mas Nathan.


" Sayang biar mas aja


bidadarinya mas duduk manis


aja disitu sayang"


Katanya sambil melangkah menuju pintu


Tak berapa lama mas Nathan kembali


Dia mengajaku makan malam bersama


Setibanya di ruang makan aku dibuat tercengang melihat meja yang juga sudah dihias dan makanan yang tertata begitu rapi dan romantis


seakan-akan aku berada di alam mimpi


" Sayang ayok makan"


Katanya sambil menyodorkan sendok ke arah mulutku


Akupun menerima suapan darinya akupun membalasnya


Ahirnya kamipun saling suap-suapan

__ADS_1


Setelah usai acara makan-makan rom antis


Ia segera menggendongku kembali kekamar dan mendudukanku ditepi ranjang


Sementara mas Nathan mengambil remot tv lalu kembali naik keranjang dan duduk tepat dibelakangku.


" Kita nonton flim dulu sayang"


Bisik mas Nathan sambil meniup-niup telingaku.


" Flim a pa ma s?"


Tanyaku tergagap kerna ulahnya.


" Flim bagus buat kita


dong sayang"


Jawab mas Nathan sambil memencet tombol remot


Ahirnya tv pun menyala


Aku penasaran dibuatnya


Awalnya hanya tayang biasa namun lama-lama flimnya menjurus adegan ranjang yang semakin lama semakin panas


Jujur hasratku pun terpancing


Apalagi dengan ulah tangan mas Nathan yang sedari awal flim tak pernah diam


Dan ahirnya kami pun......


Hingga akupun kelelahan dan tertidur pulas dalam hangatnya pelukan seorang suami.


Entah berapa lama aku tertidur


Ketika terbangun dan kulirik jam dinding sudah menunjukan jam tujuh lewat tiga puluh menit


Akupun berusaha melepaskan diri dari pelukan erat mas Nathan namun pelukanya begitu erat


Mungkin kerna berkali-kali aku mencoba lepas ahirnya laki-laki tampanku inipun terbangun


Namun bukanya melepaskanku mas Nathan malah mempererat pelukanya


Dan kembali memulai mencumbuku


Ahirnya mas Nathan pun kembali melakukan penyatuan denganku


Hampir jam sembilan pagi baru mas Nathan berhenti dan melepaskanya

__ADS_1


Ia pun bangkit dan pergi kekamar mandi.


__ADS_2