Menanti Pelangi

Menanti Pelangi
Enny Menghapus semua jejaknya


__ADS_3

Yang akan dia gunakan nanti untuk bisa menyeret mereka semua kepengadilan


Setelah memastikan mereka semua pergi Enny pun kembali dan mendekati jasad Sopia


" Ka Sop ma'afkan aku kerna tak menolongmu, bukanya aku tak berani untuk melawan mereka tapi aku merasa takan sanggup untuk melakukanya hanya seorang diri ka, terima kasih atas semua bimbingan dan pengorbanan kaka selama ini buat ku dan teman-teman


aku bersumpah akan memperjuangkan keadilan untuk mu ka


aku akan mengumpulkan semua bukti bukti kejahatan mereka setelah itu aku akan menyeret mereka semua kepengadilan biar mereka merasakan bagaimana dingin dan kejamnya sebuah penjara


kaka yang tenang ya disana,


semoga ini ahir dari penderita'anmu


dan awal dari kebahagia'an dikehidupanmu yang abadi


Aamiin! Selamat jalan ka Sop,"


Ucapnya lirih sambil berlinang air mata


" Aku tak boleh berlama-lama disini, jangan sampai diantara mereka ada yang kembali kesi dan melihat kehadiranku"


Batin Enny

__ADS_1


Ia pun ahirnya melangkah pergi meninggalkan tempat itu


Ke esokan harinya mami dan anak buahnya membawa jasad Sopia ketempat mereka dikuburkan dibelakang kediamanya itu


ia lakukan itu agar semua anak asuhnya tak ada yag berani melawanya seprti Sopia dan teman-temanya


Detik demi detik kejadian itu selalu membayang dipelupuk matanya


Setelah memastikan disekitarnya aman iapun mengunci pintu dan duduk dikasur sembari mengeluarkan benda pipih yang dia sembunyikan disekitar area terlarangnya


" Aku harus bertindak cepat kalau tidak si nenek sihir itu bisa saja menemukan benda ini dan menghancurkanku seperti yang di alami ka Sopia beberapa hari yang lalu"


Batin Enny


bila kamu ingin menghubungi inbox aja kaka di akun FB ini


dari kakamu Enny"


Tak berapa lama menunggu inbox pun terkirim ke akun yang pernah ia buatkan untuk adiknya itu


Setelah itu Enny pun menghapus akun WA nya dan juga menghapus nomor Merry adik angkat satu-satunya itu


" Iya kak"

__ADS_1


Bunyi balasan dari sang adik


Setelah membacanya Enny menyimpan semua video dan foto-foto bukti kejahatan yang sempat ia ambil ke sebuah grup kosong di akun FB tersebut


yang sengaja dia buat untuk penyimpanan semua rahasia-rahasia nya itu


setelah itu Enny pun juga menghapus aplikasi FB di HPnya


Kerna dia sudah hapal diluarkepala sandi akun FBnya itu


jadi kapan saja dia ingin mengunduh aplikasi tersebut baginya sangat mudah


untuk sekarang dia tak membutuhkan aplikasi tersebut


kerna dia takut suatu sa'at si mucikari bakal menemukan HPnya dan pasti akan memeriksa setiap isi dari aplikasi yang ada


Kini diHP tersebut hanya ada foto-foto seksinya yang beberapa hari lalu sengaja dia buat untuk menarik perhatian para lelaki berhidung belang


" Kalau si nenek sihir menemuka mu seperti ini aku yakin dia tak bakal curiga dan menyiksaku bahkan mungkin akan mengijinkanku untuk tetap memilikimu"


Batin Enny sambil tersenyum dan menimang-nimang HPnya tersebut setelah puas iapun menyimpan kembali ketempat semula dan berbaring dikasur tersebut


Tak terasa senjapun mulai tiba Enny bangu dan bergegas mandi seusai mandi iapun berdandan semaksimal mungkin agar mendaptkan pelanggan istimewa agar si mami senang dan lengah terhadapnya.

__ADS_1


__ADS_2