
Yosh, loe harus tau yang sebenarnya.” ucap seorang pria yang membuat Yosha dan Nania mengarah pada suara tersebut.
“Lukas?” Yosha terlihat bingung melihat Lukas yang sudah berada di rumahnya.
“Yosh, loe sama Nania enggak boleh pisah. Loe harus tau yang sebenarnya.” ujar Lukas menghampiri mereka berdua.
“Maksud loe apa?” Yosha terlihat bingung dan tak mengerti dengan ucapan sahabatnya itu.
“Baby Ryu bukan bayi loe,” ujar Lukas kemudian.
“Apa maskud loe?” Yosha dan Nania tampak terkejut mendengarnya.
Langkah kaki Lukas mendekati dua temanya itu.“Bbay Ryu itu, adalah baby gue.” Lukas mengulangi ucapanya yang membuat Yosha dan Nania semakin tercengang di buatnya.
“Loe pasti bercanda.” Yosha mengelengkan kepalanya tak percaya.
“Gue enggak bercanda, gue yang sudah menelepon polisi saat loe di hotel bersama Nania, gue juga yang sudah menyebarkan berita pernikahan loe. gue yang udah lakuin itu semua.” jelas Lukas.
“Jangan percaya, jangan percaya dengan apa yang dia katakan!” seru seorang wanita, yang sontak saja membuat mereka semua mengarah padanya. Terlihat Rachel yang berjalan menghampiri mereka.“Jangan percaya ucapanya.” ulang Rachel.
__ADS_1
“Rachel berhentilah memainkan drama ini! aku tidak ingin menyerahkan bayiku pada Yosha!” seru Lukas.“Yosh, Ryu adalah bayi gue dengan Rachel. Gue berhubungan sama Rachel saat dia masih jadi kekasih loe. Maafkan gue.” sesal Lukas dengan wajah tertunduk.
BUUKKHH.
Reflek Yosha memukul wajah temanya itu. Lukas jatuh terhuyung. Yosha menarik kerah baju pria itu.“Jadi selama ini loe khianatin gue? teman macam apa loe!!” sentak Yosha dengan emosi yang memuncak. Ia benar benar tak menyangka mereka tega melakukan itu padanya.
Yosha hendak kembali memukul wajah Lukas.“Berhenti Yosh, berhenti.” cegah Nania menahan lengan Yosha.
Yosha melepaskan cengkramanya, berusha meredam emosinya.“Tidak, itu semua tidak benar.” ucap Rachel masih dengan sangkalanya.
“Rachel berhentilah menangkal. Yosh, loe bisa lakukan tes DNA untuk membuktikan semuanya.” balas Lukas memberikan solusi.
“Yosh, kamu harus percaya sama aku.” Rachel mencoba memegang tangan Yosha, namun dengan cepat Yosha menepisnya.
“Pergi! pergi kalian dari sini!” sentak Yosha pada Rachel dan Lukas. Sangat memuakan rasanya melihat wajah dua pengkhianat itu saat ini.
Rachen dan Lukas pun keluar dari rumah tersebut. Begitu pula dengan Nania yang hendak pergi.“Nania, sekarang kamu tau kan, kalau Rachel bukanlah siapa siapa lagi untuk ku.” Yosha menhan lengan Nania.“Jadi aku harap kita tidak berpisah.” sambung Yosha menatap Nania penuh harap.
Nania bergeming.“Kita lihat nanti saja.” balas Nania melepaskan tanganya dan berlalu pergi.
__ADS_1
Yosha kembali ke kamarnya. Menatap baby Ryu yang tertidur lelap di box bayinya. Yosha membyangkan bagaimana jika hasil tes DNA membuktikan baby Ryu adalah bayi Lukas tentu Lukas akan mengambil baby Ryu darinya. Hatinya terasa sakit membayangkanya. Dirinya sudah terlanjur menyangi bayi mungil itu.“Aku tidak ingin berpisah denganmu.” lirih Yosha mencium lembut kening baby Ryu.
***
Keesokan harinya Yosha hendak pergi ke rumah sakit untuk melakukan tes DNA.“Yosh,” terlihat Rachel yang kembali mendatangi rumah Yosha siang itu.
“Untuk apa kamu datang ke sini?” tanya Yosha dengan nada dingin.
“Aku ingin menemui bayiku, kita pergi bersama ke rumah sakit.”
Yosha mengehela nafas, tak ada alasan untuk melarang baby Ryu bertemu dengan Rachel. Ibu kandungnya.“Baiklah, kita pergi bersama.” ucap Yosha menyerahkan baby Ryu pada Rachel dan pergi bersmamnya ke rumah sakit.
Tak lama mereka sampai di rumah sakit. Terlihat Nania dan Lukas yang sudah menunggu di sana. Petugas medis pun segera melakukan pada baby Ryu. Mereka semua menunggu dengan wajah gelisah. Sampai seorang dokter wanita keluar dari ruang pemeriksaan dengan baby Ryu di gendonganya.“Bagaimana hasil pemeriksaanya dok?” tanya Yosha yang langsung meghampiri dokter wanita itu.
“Hasilnya akan keluar besok.” ucap ramah sang dokter.
Mereka semua menghela nafas kecewa.“Biar saya yang gendong.” Rachel segera mengendong baby Ryu.
Nania terus memperhatikan Rachel yang mencium gemas bayi mungil itu. Hatinya teras pilu membayangkan bagaimana jika benar baby Ryu adalah bayi Rachel. Tentu itu akan membuatnya jauh dari baby Ryu yang sudah terlanjur di sayanginya. Mereka hanya tinggal menunggu besok untuk membuktikan semuanya.
__ADS_1
Aku up sampai tamat ya.. tapi maaf episodenya hanya sedikit.. enggak sampai 30 episode..🙏🙏