Mendadak Jadi Dady

Mendadak Jadi Dady
Perjalanan jauh


__ADS_3

"Kita ke rumah ku sekarang," ajak Yosha kemudian.


"Ke rumah mu? untuk apa?"


"Untuk memberitahukan berita ini pada orang tua ku." Yosha menarik tangan Nania dan memasukkannya ke dalam mobil sebelum mendapat jawaban dari gadis itu yang hanya diam mematung.


Mereka pun tiba di rumah Yosha. Jantung Nania berdetak lebih kencang dari sebelumnya, ia merasa gugup. Sampai Yosha menuntunnysma ke dalam, Nania tetap terdiam.


"Pah, mah aku bawa Nania," Yosha menghampiri ke dua orang tuanya yang duduk di keluarga keluarga dengan baby Ryu di gendongannya.


"Oh Nania, silahkan duduk." papa Yosha mempersilahkan gadis cantik itu duduk di hadapannya.


Nania tersenyum canggung dan duduk.


"Pah, Yosha dan Nania sepakat akan segera menikah." Yosha memulai percakapan dengan wajah yang terlihat serius.


Tuan Yashuhiro tersenyum simpul mendengar ucapan putranya dan meminum teh di hadapannya."Baguslah, kalian memang harus bertanggung jawab, kalau begitu 2 minggu lagi kalian akan menikah."


"Boleh saya meminta ijin pada keluarga saya dulu, mereka tinggal di luar kota," ucap Nania kemudian.


"Tentu boleh, kami akan mengantar mu, kami juga ingin mengenal keluarga mu," balas tuan Yashuhiro dengan senyum ramahnya.


"Tidak usah, biar keluarga saya yang akan kesini," tolak Nania cepat yang merasa malu jika harus membawa keluarga kaya tersebut ke desa kecilnya.


"Nania, aku akan mengantar mu," sahut Yosha kemudian.


"Tidak usah,"


"Nania, sekarang Yosha calon suami mu, dia berhak menjaga keselamatan mu, pergilah dengannya," ucap lembut mama Yosha.


Nania akhirnya pasrah dan mengangguk pelan. Tak lama Yosha mengantar Yosha kembali ke tempat kostnya.


"Besok pagi kita pergi," Yosha mematikan mesin mobilnya di depan rumah kost tersebut.


"Iya,"


"Aku akan membawa baby Ryu,"


"Membawanya? tidak usah, perjalanan ke desa ku cukup jauh kasihan,"


"Kita harus memberitahukan bayi itu pada keluarga mu, dari pada mereka akan terkejut jika mengetahuinya setelah pernikahan kita," jelas Yosha.

__ADS_1


Nania pun berfikir benar adanya yang di katakan Yosha, toh keluarganya pasti akan tetap menanyakan tentang bayi itu cepat atau lambat.


"Tapi, mereka akan berfikiran buruk tentang ku," lirih Nania.


"Aku tidak akan mengatakan itu bayi mu, tenang saja."


"Maksud mu?"


"Sudahlah nanti saja menjelaskannya, sekarang masuk dan istirahat lah."


Nania pun keluar dari mobil Yosha dan masuk ke dalam kosnya. Pagi hari Yosha sudah tiba di depan kost Nania. Tak lama Nania keuar, terlihat Yosha yang sudah menunggunya dengan baby Ryu di dalam mobil.


"Dia sudah bangun?" masuk ke dalam mobil dan melihat baby Ryu dengan wajah cerianya di pangkuan Yosha.


"Sudah, sudah ku bilang dia suka jalan jalan,"


"Perjalanan kita lumayan jauh," mengambil baby Ryu dari pangkuan Yosha yang memperlihatkan senyum mengemaskanya.


"Aku sudah menyiapkan susu dan cemilan untuk kalian," Yosha menunjuk tas di kursi belakang.


"Oya? hot dady sekali," puji Nania dengan senyum manisnya, membuat Yosha sedikit berdebar melihatnya.


"Mama yang menyuruh ku membawanya," memalingkan wajahnya dan fokus pada mesin mobil yang di nyalahkan nya.


Sepanjang perjalanan Nania dan baby Ryu sibuk dengan cemilan mereka.


"Mau?" Nania menyodorkan keripik kentang pada Yosha..


"Tidak, makanlah sepuas mu," menggeleng dan tetap fokus menyetir.


"Aku sudah puas maka hanya kamu yang tidak makan di mobil ini, Nanti kamu bisa pingsan saat menyetir."


"Aku tidak akan pingsan,"


"Kalau begitu makanlah, ayo makan.." menyodorkan keripik kentang itu lebih dekat dengan bibir Yosha.


Yosha pun memakan suapan dari Nania."Sedikit lagi," kembali menyodorkan keripik kentang pada Yosha.


Kembali memakan suapan dari tangan Nania, entah kenapa perasaan pria itu menjadi tidak menentu."Kita berhenti di rest area saja." ucap Yosha yang langsung membehentikan mobilnya di rest area.


"Kenapa tiba-tiba berhenti di rest area?" tanya Nania bingung.

__ADS_1


"Aku mau cari makan,"


"Cari makan? tadi enggak mau makan?"


"Sudahlah, cerewet sekali, kamu mau makan juga?"


Nania menggeleng."Aku sudah kenyang,"


Mereka pun keluar dari mobil dan Yosha hendak melangkahkan kakinya ke tempat makan di sana, tapi baby Ryu yang sedang di gendongan Nania meronta ronta ke arah Yosha.


"Sayang, kita tunggu di luar saja ya," Nania berusaha menenangkan baby Ryu namun bayi mungil itu malah menangis.


"Ya sudah dia ikut dengan ku makan di dalam, kamu juga makanlah juga."


Nania kembali menggeleng."Aku tunggu di luar saja, rasanya mual sekali, sepertinya aku mabuk perjalanan." keluh Nania dengan wajah pucatnya.


"Astaga, kamu ini seperti baru naik mobil saja," ejek Yosha.


Nania mengucrutkan bibirnya dan duduk di luar tempat makan, sedangkan Yosha masuk ke dalam tempat makan bersama baby Ryu. Selesai makan Yosha keluar, matanya membulat melihat Nania yang sedang berbincang dengan seorang pria yang duduk di sampingnya.


Dengan cepat langkah kakinya mendekati Nania." Sudah selesai istirahatnya, bayi kita ingin segera kembali ke mobil." ucap Yosha yang membuat Nania dan pria asing tersebut tampak menoleh ke arah Yosha dengan ekspresi bingung.


"Kamu sudah punya bayi?" pria asing itu memasang wajah tak percaya.


"Aku.. "


Belum sempat Nania melanjutkan ucapannya, Yosha dengan cepat menarik tangannya agar gadis itu beranjak dari duduknya."Ayo cepat, kita ke mobil." menarik tangan Nania menuju ke arah mobil.


"Kenapa bicara pada orang asing, itu tidak baik," Yosha menutup pintu mobil dan memberikan baby Ryu pada Nania.


"Tadi dia menanyakan arah jalan pada ku," jelas Nania.


"Itu modus para pria hidung belang jaman sekarang."


"Hidung belang?" gadis itu semakin tidak mengerti dengan ucapan Yosha.


"Sudahlah, ini aku belikan obat untuk mu," memberikan obat penghilang mual dan sebotol air mineral pada Nania.


"Terima kasih," segera meminum obat tersebut.


Yosha pun kembali melanjutkan perjalanannya. Sesaat kemudian dia melirik Nania dan baby Ryu yang tertidur di pangkuannya. Yosha tersenyum simpul, mengambil selimut di kursi belakang dan menyelimuti keduanya.

__ADS_1


Guys.. jangan lupa selalu like, komen dan vote untuk baby Ryu yak.. kiss kiss dari baby Ryu.. 💋💋💋💋💋💋



__ADS_2