Mengejar Cinta Si Dingin

Mengejar Cinta Si Dingin
episode 1


__ADS_3

~Kadang seorang wanita juga harus mengejar agar ia tau rasa memperjuangkan~


*******


Di negara xx tepatnya disebuah kampus yang terkenal dinegara itu


seorang gadis cantik sedang melamun


tiba tiba lamunannya buyar karena dikejutkan oleh seseorang yaitu sahabatnya


"Vi Lo kenapa sih ngelamun Mulu?!! " ucap Nithan sahabat Virrel


"Gue gpp kok!" ucapnya memaksakan senyumnya


"Beneran nih gpp!" ucap Kanaya menimpali


"Iya bawel!"


"ok deh!" ucap mereka pasrah


"Udah yok makan gue dah lapar nih!" ucap Nithan


"Oke gue juga udah lapar!" ucap Virrel


"Yaudah kalian mau makan apa biar gue pesenin!" tawar Kanaya


"Samain aja sama Lo!" ucap Virrel


"Iya samain aja!"ujar Nithan membenarkan perkataan Virrel


"Ok"


Beberapa menit kemudian Kanaya datang membawa makanan mereka


"Yok makan!!"Ajak Nithan sambil melihat makanan nya

__ADS_1


"Ya"


"Hmm"


Disisi Lain 3 orang pria sedang berjalan beriringan menuju ke kantin


Sesampainya di kantin seluruh orang yang berada di sana melihat mereka terutama para mahasiswi karena ketampanan mereka yang tak di ragukan lagi tak terkecuali Virrel yang sejak tadi terus melihat ke Arah Varrel


"Kita duduk dimana nih?" Ucap Bryan


"Serah!"ucap Varrel acuh


"Ok kita duduk di situ aja!" ujar Nathan menunjuk meja di sebelah meja Virrel,Kanaya,dan Nithan


"Hmm"


"Oke"


Mereka pun duduk


Disisi Virrel


"Sebaiknya Lo lupain dia deh gue gk mau Lo tersakiti lebih dalam lagi!" ujar Kanaya lagi


"Gak gue gk suka!" ucap Virrel mengelak perkataan sahabatnya itu


"Yaudah gue pergi dulu!!" ucapnya sambil memasang earphone ke telinga nya


" mau kemana??" tanya Nithan


"Perpustakaan" ucapnya lalu berlalu meninggalkan mejanya


Saat berjalan iya terus berlalu tanpa mempedulikan Varrel yang mejanya tepat disebelah meja mereka duduk tadi


"Lihat deh si Virrel sekarang gk pernah ngejar Lo lagi rel!" ucap Bryan yang memang tidak dingin kepada orang yg sudah dekat dengannya

__ADS_1


"Gk peduli!" ucapnya tapi tak dapat di pungkiri dia juga memikirkannya


*Apa karena ucapan gue yg dulu ya*


*Flashback on


"Varrel tungguin aku!" ucap Virrel sambil berlari mengejar Varrel


"Lo bisa gk sih gk gangguin gue!!" ucapnya menatap tajam ke arah Virrel


"Aku gk gangguin kamu kok aku kan cuma ngejar cinta aku!!"


"Lo tau kan perempuan itu di kejar bukan mengejar jadi Lo berhenti ngejar gue karena itu gk akan berlaku apa lagi gue gk suka sama cewek kayak Lo murahan!!" ucapnya emosi


Bukannya sakit hati Virrel malah menjawab


" Kadang seorang wanita harus mengejar agar ia tau rasa memperjuangkan!"


"Tapi Lo seharusnya tau posisi Lo, dan Lo gk akan bisa ngejar gue!!"


"Itu sebabnya Kamu aja yang ngejar aku agar kamu gk bilang aku cewek murahan"


"Serah Lo mau ngapain"


" aku yakin nanti kamu bakal suka sama aku aku pasti bakal dapatin kamu"


"Lo tau gk kalau sifat Lo kayak gini, gue gk akan cinta sama Lo, tapi bakal benci banget tau gk sih!!!" ucap Varrel dengan suara tinggi


Sedangkan Virrel diam mencerna omongan Varrel,ada tersirat sakit setelah mendengar omongan Varrel. tidak dia tak akan menerima jika orang yang selama ini dia cintai bahkan dia selalu mengejarnya malah membencinya, dia seperti tersambar petir hatinya sangat sakit, pertahanan nya selama ini runtuh seketika.


"Jadi gue ingetin sekali lagi, Lo jangan dekati gue lagi, ngerti!!!" bentak Varrel langsung pergi dari situ meninggalkan Virrel yang masih diam mematung


*Sebenci itu kah kau pada ku? Aku berusaha mengejar mu, tapi semuanya sia sia kau bukan mencintai ku melainkan membenci ku!!


kenapa?? kenapa?? kenapa kau gk pernah balas perasaan ku kepada mu? " hatinya menjerit,hatinya sangat sakit, Rasanya ia ingin menjerit sekuat kuat nya tetapi tidak mungkin karena ini di kampus, sekuat tenaga dia menahan air mata nya agar tidak keluar.

__ADS_1


"Gue harus kuat!" ucap Virrel menguatkan dirinya sendiri.


Flashback off*


__ADS_2