Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
21.


__ADS_3

Setelah 2 hari menyelesaikan pekerjaannya di luar kota, Indra akhirnya kembali ke apartemen dengan pria itu yang begitu bersemangat karena selama 2 hari itu dia terus dibayang-bayangi oleh isakan dan teriakan Lisa.


Dia sangat ingin kembali ke rumah dan membicarakan masalah tersebut dengan Lisa, karena sebenarnya dia juga mencintai perempuan itu, namun 3 tahun yang lalu dia harus pergi meninggalkan Lisa karena tiba-tiba saja terjadi masalah di perusahaan luar negeri yang membuatnya harus turun tangan.


Sayang sekali, dia tidak bisa kembali lagi setelah masalah itu terselesaikan sebab terjadi gejolak internasional yang membuat beberapa perusahaan mengalami gangguan, dan termasuk perusahaannya juga harus terbawa arus hingga membuatnya tidak bisa pulang lebih awal.


Pria itu pun tak pernah menghubungi Lisa karena dia berpikiran Lisa tidak mencintainya dan perempuan itu lebih suka hidup sendiri daripada harus bersama seseorang.


Bip bip bip....


Indra memasukkan sandi apartemen mereka lalu dia membuka pintu dan mendengarkan suara musik yang diputar di dalam rumah.


Pria itu kemudian berjalan ke dalam rumah dan melihat Lisa sedang duduk di meja makan sembari memegang berlian pemberian Sion.


Pria itu tersenyum kecil dan Dia mendekati Lisa untuk memberi kejutan pada perempuan itu karena di tangannya sudah ada buket bunga yang hendak diberikan pada Lisa.

__ADS_1


Tetapi, pria itu menghentikan langkahnya ketika dia mendengar suara Lisa yang berkata, "aku merindukanmu."


'Apa? Apakah dia bilang bahwa dia sedang merindukan kakakku yang telah meninggal?' ucap Indra dalam hati yang merasa bahwa Lisa sedang memikirkan kakaknya, sebab perempuan itu sedang melihat berlian pemberian kakaknya.


Dan dia juga pernah melakukan hal-hal seperti itu ketika dia merindukan kakaknya dia akan memegang barang pemberian kakaknya lalu menatap barang itu sembari berbicara dengan barang itu karena menganggap bahwa barang itu mewakili kakaknya.


Sekejap, hati pria itu menjadi sangat kacau jadi dia kemudian berbalik pergi dan meninggalkan apartemen karena butuh untuk menenangkan dirinya sendiri.


Pria itu menyetir ke sebuah hotel yang tak jauh dari apartemen mereka sembari berpikir dalam hati.


Pada keesokan harinya, pada pagi hari, pria itu bangun dan mendapat telepon dari asistennya bahwa semua barang-barang Indra yang dikirim dari luar negeri telah tiba di apartemennya.


Jadi pria itu dengan percepat pergi ke apartemennya dan dia melihat Lisa yang sedang berdiri menatap semua barang-barangnya.


Begitu seseorang masuk ke dalam apartemen Lisa juga langsung mengangkat wajahnya dan menatap pria yang ada di depannya.

__ADS_1


Deg!


Deg!


Jantung Lisa berdegup amat kencang mendapati bahwa suaminya telah kembali, padahal sebelumnya dia sudah berpikir bahwa suaminya tidak akan kembali.


"Kau sudah pulang," ucap Lisa dengan hati yang berdesir dan nafas yang mulai menjadi sesak Karena rasa bahagia yang meluap di dalam hatinya.


Ketika dia berharap pria itu akan mengatakan sesuatu padanya, hatinya menjadi kecewa ketika Indra langsung mendekatinya mengambil semua barang-barangnya lalu pria itu langsung masuk ke kamarnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


Hal itu membuat mata Lisa menjadi memerah dan dia sangat ingin menangis menyadari kepulangan pria itu, namun masih sama dinginnya dengan 3 tahun yang lalu.


Maka Lisa langsung berlari ke kamarnya dengan menahan air matanya agar tidak merembes di pipinya.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


__ADS_2