Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
7.


__ADS_3

Akhirnya, setelah dirias maka kedua pengantin dipertemukan di sebuah ruangan yang mana Lisa sangat terkejut ketika melihat ternyata pengantin pria yang memakai bunga di dada kirinya adalah Indra.


"Apa yang terjadi?" Ucap Lisa yang merasa sangat bingung tetapi perempuan itu langsung menghentikan ucapannya ketika seorang pria yang datang memakai tongkat kini menghampirinya.


"Apakah kau puas dengan pengantin priamu?" Tanya sang kakek itu langsung membuat Lisa kebingungan.


Tetapi perempuan itu dengan cepat menghilangkan kebingungannya lalu dia memberi hormat pada pria paruh baya itu, yang ia kenal sebagai tuan besar dari keluarga magenta.


Semua orang sangat menghormati pria paruh baya itu, jadi Lisa pun tidak ingin membuat dirinya langsung di mati di tempat kalau dia berani berbuat tidak sopan pada pria itu.


Namun, telah memberi hormat Lisa langsung berkata, "Itu, Bukankah saya akan menikah dengan Tuan Sion? Mengapa sekarang yang di depan saya adalah tuan Indra?"


Mikael maganta yang mendengar itu langsung tersenyum lalu dia berkata, "jadi dia membohongimu? Tentu saja aku tidak akan membiarkan perempuan cantik sepertimu menikah dengan cucu pertamaku, itu hanya akan membuatmu tersiksa Jadi kau akan menikah dengan cucu keduaku."


Ucapan pria paruh baya itu langsung membuat Lisa tertegun lalu beberapa saat kemudian dia merasakan jantungnya seperti akan meledak-ledak dan hatinya benar-benar berdesir tak karuan karena ternyata orang yang membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya benar-benar merupakan calon suaminya.

__ADS_1


'Kalau begitu, Semua orang telah dibohongi olehnya, seandainya Nia tahu bahwa sebenarnya calon suami untuk pernikahan ini adalah Indra, maka dia pasti tidak akan membiarkanku datang kemari. Entah ini keberuntungan atau apa, tapi aku merasa bahagia.' ucap Lisa dalam hati lalu dia tersenyum dengan tulus dan merasa bahwa dia benar-benar telah mendapatkan keberuntungan yang tidak akan pernah didapatkan oleh perempuan manapun di seluruh dunia.


Indra yang melihat senyum perempuan di depannya langsung menyipitkan matanya dan merasa bahwa senyum itu tampak tulus tetapi dia tidak terlalu lama memikirkannya dan ia hanya menoleh pada kakaknya yang ada di ruangan itu sembari memakai kursi roda.


Maka acara pernikahan pun dilakukan dengan sangat singkat dan saat itu juga mereka menandatangani sertifikat pernikahan lalu semua orang kemudian berfoto bersama.


'Ini hari ini aku mendapat keluarga yang baru, tapi aku harap keluarga ini jauh lebih baik daripada keluargaku yang sebelumnya.' ucap Lisa dalam hati sembari memegang erat dengan suami barunya lalu menatap ke arah kamera dengan senyum yang indah.


Saat itu, semua keluarga Maganta memberi ucapan selamat pada Indra dan juga Lisa lalu satu persatu dari mereka mulai pergi meninggalkan tempat itu karena sebagai keluarga Maganta satu persatu dari mereka memiliki kesibukan yang berbeda-beda.


"Kakek, aku harus pergi sekarang karena ada rapat penting." Ucap pria itu langsung membuat sang kakek menatap cucunya dengan agak marah.


"Ini hari pernikahanmu! Bagaimana bisa kau terburu-buru pergi seperti itu? Tapi kalau kamu pergi, bawa lah Lisa bersamamu, karena sekarang dia sudah menjadi tanggung jawabmu!!! Dan ingat kau harus mengingat perintah kakek untuk memperlakukan Lisa dengan baik!!" Ucap sang kakek langsung diangguki oleh Indra.


Lalu dia melihat Lisa yang tampak menoleh ke arah Sion membuat hati pria itu terasa bergetar aneh, Tetapi dia tidak terlalu memperdulikannya dan hanya berkata, "10 menit lagi temui aku di bandara."

__ADS_1


Mendengar itu, Lisa langsung mengangguk lalu dia kemudian berpamit pada sang kakek dan juga pada pria yang duduk di kursi roda.


"Kakek,, Kak Sion, kalau begitu aku akan pergi sekarang." Ucap Lisa kemudian diangguki oleh sang kakek, sementara Sion dia mengambil sesuatu dari sakunya lalu memberikannya pada Lisa.


"Ini hadiah pernikahanmu," ucap pria itu langsung membuat Lisa mengambil kotak kecil itu karena dia berpikir pasti hanyalah sebuah benda biasa di dalamnya.


"Terima kasih kakak ipar, Aku harap kakak ipar cepat sembuh supaya nanti aku akan mengajak kakak ipar untuk berjalan-jalan di luar." Ucap Lisa yang jelas tahu bagaimana perasaan pria di depannya.


Karena dia sudah mendengar dari penata rias Bagaimana pria itu terus terkurung di tempat itu karena dia yang sedang sakit tidak bisa meninggalkan ruang bawah tanah.


Sion yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya, lalu dia membiarkan perempuan itu pergi dengan hati yang terasa begitu aneh, sebab Dia yang mendengar ucapan Indra bahwa perempuan di depannya adalah perempuan yang sangat baik bahkan jatuh cinta terhadapnya yang adalah pria cacat.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.

__ADS_1


__ADS_2