
"Kau sudah pulang," ucap Lisa dengan hati yang berdesir dan nafas yang mulai menjadi sesak karena rasa bahagia yang terlampau di dalam hatinya.
Ketika dia berharap pria itu akan mengatakan sesuatu padanya, hatinya menjadi kecewa ketika Indra langsung mendekatinya mengambil semua barang-barangnya, lalu pria itu langsung masuk ke kamarnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Hal itu membuat mata Lisa menjadi memerah dan dia sangat ingin menangis menyadari kepulangan pria itu namun masih sama dinginnya dengan 3 tahun yang lalu.
Maka Lisa langsung berlari ke kamarnya dengan menahan air matanya agar tidak merembes di pipinya.
🦠🦠ðŸ¦
Namun, begitu dia menutup pintu kamarnya, air matanya langsung berderai, lalu perempuan itu jatuh ke lantai sembari memeluk lututnya.
"Hiks,, hiks,,," Lisa berusaha menahan isakannya, Tapi tentu saja itu begitu sulit karena rindu yang menumpuk selama 3 tahun Aahirnya bisa terluapkan dengan dia menatap suaminya kembali ke rumah.
Tapi bukan bahagia karena pria itu kembali ke rumah, namun dia malah merasa begitu sakit hati melihat pria itu kembali dan sama sekali tidak mau berbicara dengannya.
__ADS_1
'Kenapa dia begitu? Tidakkah dia tahu bahwa selama 3 tahun ini dia sudah menyiksaku hingga Aku merasa bahwa aku menjanda setelah 2 hari menikah? Tidakkah dia tahu bahwa selama ini aku begitu merindukannya sampai aku sering terbangun di subuh hari hanya untuk menenangkan hatiku yang terus mencarinya?'
Lisa terus terisak sampai akhirnya dia terkejut ketika pintu kamarnya diketuk hingga perempuan itu langsung berdiri dan menghapus air matanya
Saat itu hatinya terasa begitu aneh karena entah kenapa dia merasa senang sebab dia mengira bahwa yang mengetuk pintu adalah suaminya, jadi dia dengan cepat berlari ke kamar mandi membasuh wajahnya dan tidak berusaha mengeringkannya.
Tetes-tetes air yang ada di wajahnya langsung menyamarkan bahwa ia baru saja menangis, lalu perempuan itu kemudian membuka pintu kamar.
Didapatinya pria di depannya benar-benar suaminya, lalu pria itu menyodorkan beberapa paper bag di tangan pria itu.
"Untukmu," ucap pria itu diikuti juga dengan satu buket bunga yang diberikan pada Lisa langsung membuat Lisa terpaku di tempatnya setelah dia menerima itu.
Setelah beberapa saat sendirian,Akhirnya Lisa tersadar, lalu perempuan itu dengan cepat berlari ke arah pintu kamar suaminya dan mengetuk pintu kamar itu.
Tok tok tok....
__ADS_1
Setelah beberapa saat, pintu kamar dibuka memperlihatkan seorang pria yang menatapnya dengan tatapan yang sangat dingin.
"Itu, Terima kasih sudah kembali," ucap Lisa sembari tersenyum langsung membuat Indra agak menyipitkan matanya.
Dia pikir perempuan itu akan berterima kasih atas barang-barang yang ia bawakan, tapi ternyata perempuan itu malah berterima kasih karena dia telah kembali.
Setelah beberapa detik, pria itu menganggukkan kepalanya, lalu menutup pintu kamar dan berdiri bersandar pada pintu kamar.
'Kenapa dia berterima kasih karena aku telah kembali, padahal dia seharusnya senang kalau aku tidak ada bersamanya. Dengan begitu, dia akan menjadi bebas dan tidak perlu repot-repot memikirkanku yang dinikahkan dengannya tanpa ada rasa cinta.' ucap Indra dalam hati yang merasa tidak mengerti dengan sikap Lisa yang terus mempermainkan hatinya.
Perempuan itu masih mencintai Sion yang telah meninggal, namun secara bersamaan juga perempuan itu memperlihatkan tanda-tanda bahwa dia menyukainya.
Hal itu membuat Indra merasa sangat bingung.
@info
__ADS_1
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!