
Setelah selesai makan malam, kedua orang itu lalu membersihkan semua piring-piring bekas makan malam mereka karena Bibi yang datang dari kediaman utama keluarga Maganta telah pulang.
Sambil mencuci piring, Lisa merasakan bahwa pria di sampingnya diam saja dan entah apa yang dipikirkan oleh pria itu.
Jadi dia pun akhirnya hanya diam saja hingga mereka selesai membereskan semua piring kotor lalu Lisa berkata, "aku akan melihat Apakah masih ada sesuatu yang penting untuk ku ambil dari kamarku."
"Baiklah," ucap Indra kemudian pria itu pergi ke kamar untuk melihat bagaimana Bibi menyusun semua barang-barang di dalam kamar.
Tak lupa pula pria itu mengambil tasnya dan tas Lisa yang diletakkan di sofa, lalu dia memasuki kamar dan melihat meja rias Lisa telah diletakkan di salah satu sudut dan penataan kamar itu sudah terlihat seperti kamar sepasang suami istri.
Hal itu membuat Indra mengukir senyum di wajahnya karena dia tak menyangka bahwa suatu saat ternyata dia benar-benar akan memiliki seorang istri yang akan tidur bersama-sama dengannya.
Sementara itu, di kamar sebelah, Lisa yang memasuki kamarnya melihat bahwa kamar itu tak bisa lagi ia tempati untuk tidur karena kamar itu benar-benar kosong.
"Kenapa Bibi juga memindahkan semua lemari dan ranjang yang ada di sini?" Ucap Lisa yang tak menyangka bahwa bibi dari kediaman keluarga maganta benar-benar memindahkan ranjang miliknya yang ada di kamar itu.
Maka setelah dia menyadari bahwa dia tidak akan bisa menunda satu malam pun untuk bersama suaminya, maka Lisa kemudian meninggalkan kamar lamanya lalu dia membuka kamar barunya yang akan ia tempati bersama Indra.
__ADS_1
Srasshhhh......
Terdengar suara shower dari kamar mandi membuat perempuan itu mengetahui bahwa suaminya sedang mandi, jadi dia kemudian berjalan ke meja rias dan melihat semua barang-barang yang ada di atas meja rias masih disusun dengan sangat rapi.
'Bibi memang yang terbaik jika melakukan sesuatu,' ucap Lisa dalam hati sembari mengambil pembersih wajah untuk membersihkan riasan yang ada pada wajahnya.
Belum saja perempuan itu selesai membersihkan riasan di wajahnya, suaminya sudah keluar dari kamar mandi lalu wajah Lisa menjadi memerah menatap pria itu dan dia langsung mengalihkan pandangannya ke tempat lain.
'Kenapa dia hanya menggunakan handuk kecil??' gerutu Lisa dalam hati.
Teh tapi, ketika dia sedang memakai pakaiannya tiba-tiba Dia merasakan sebuah gejolak aneh yang membuatnya merasa panas di sekujur tubuhnya Padahal dia baru saja mandi.
"Ada apa denganku?" Ucap Indra sembari cepat-cepat memakai pakaiannya dalam kebingungannya.
Tak berbeda dengan Indra, Lisa yang selesai melepas riasan wajahnya dan kini berada di kamar di bawah pancuran shower, perempuan itu merasa begitu aneh pada tubuhnya.
"Ahh, apa yang kurasakan?" Ucap perempuan itu sambil berpegangan pada dinding berusaha menstabilkan nafasnya yang memburu.
__ADS_1
Karena berasa begitu sesak dan baru merasakan perasaan aneh itu, maka Lisa berpikir dengan air dingin dia bisa meredakan rasa panasnya hingga Dia kemudian mengatur suhu air menjadi lebih dingin.
Memang benar bahwa suhu air yang lebih dingin sedikit memberinya rasa lega, tetapi ketika dia selesai mandi dan kini memakai handuk, perempuan itu merasakan perasaan yang tadi dirasakannya sudah kembali lagi menggerogoti tubuhnya.
"Aku harus cepat-cepat berpakaian," ucap Lisa segera membuka pintu kamar mandi untuk masuk ke ruang ganti Ketika saat itu dia menabrak seorang pria.
Buk!!
"Ahh,," dengan wajah yang sudah memerah karena perasaan aneh yang menguasainya, Lisa menatap suaminya yang ternyata hendak keluar dari tempat itu dan malah ditabrak olehnya.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1