Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
73.


__ADS_3

Begitu tiba di rumah sakit, Lisa langsung ditangani oleh para dokter sementara Indra yang basah kuyup diberikan pakaian oleh salah seorang perawat di Rumah sakit itu lalu dia segera masuk ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaian.


Sementara yang lainnya, semuanya duduk di ruang tunggu dengan wajah yang begitu cemas tetapi berbeda dengan qira yang meski wajahnya sangat cemas dalam hatinya dia berharap supaya perempuan itu segera mati saja.


'Pokoknya dia harus mati, kalau tidak, maka aku akan melakukan hal lain lagi untuk membunuhnya. Bagaimanapun, meskipun dia juga tidak mati maka dia tidak akan bisa mengatakan apapun pada semua orang karena tidak ada bukti yang mengatakan bahwa aku yang mendorongnya ke kolam.' ucap Ki ora dalam hati sambil memperhatikan semua orang yang tampak begitu sedih.


Setelah beberapa saat berada dalam kecemasan, lalu akhirnya Indra yang sudah selesai berganti pakaian kini menghampiri semua orang dan melihat mereka semua tampak sedih, bahkan Kiyora juga tampak begitu murung.


"Kalian semua sudah bisa pulang, biar aku yang menunggunya di sini," ucap Indra yang jelas tahu bahwa semua orang yang ada di sana juga kelelahan setelah bekerja sepanjang hari, dan terlebih kakeknya yang sudah tua.


Dia tidak ingin Kalau pria tua itu nanti jatuh sakit kalau harus bermalam di rumah sakit menunggu cucu menantunya.


Tetapi, Mikael langsung berdiri menatap cucunya sambil berkata, "Kakek tidak akan pulang sampai kakek mengetahui keadaannya."

__ADS_1


"Ibu juga."


"Kami juga tidak akan pulang," ucap Kiyora.


Melihat semua orang yang tidak ingin pulang, maka Indra hanya menghela nafas lalu pria itu kemudian ikut duduk sambil menghela nafas dengan panjang dan meminjamkan matanya.


Setelah beberapa saat terus berada di sana, maka sang dokter datang menghampiri mereka, "pasien atas nama Nyonya baganta sudah bisa tetapi hanya diizinkan dua orang saja untuk masuk karena ini adalah ruangan UGD." Ucap dokter itu langsung membuat Indra mengangguk lalu dia menatap semua orang untuk melihat siapa yang akan masuk.


"Biar ibumu saja yang masuk," ucap Mikael yang bisa melihat bahwa menantu perempuannya yang ada di depannya dari tadi terus meneteskan air matanya.


"Sayang," ucap Indra langsung memegang tangan Lisa lalu saat itu juga Lisa membuka matanya dan berusaha untuk tersenyum.


"Kau sudah sadar, syukurlah," ucap Indra merasa begitu lega hingga dia tak tahan dan mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya, ia memberikan sebuah ciuman singkat di kening perempuan itu langsung membuat Ibu Indra yang ada di sana merasa begitu lega dengan hubungan kedua orang itu.

__ADS_1


Indra adalah orang yang sangat tertutup, jadi Jika dia benar-benar tidak menyukai orang itu maka dia tidak mungkin akan melakukan hal seperti itu bahkan dengan keluarganya sendiri, pria itu sangat jarang menunjukkan emosinya.


"Sepertinya kau baik-baik saja, kalau begitu ibu akan pergi sekarang," ucap Nyonya Maganta sambil melihat lisa langsung diangguki oleh Lisa.


Lalu perempuan itu menatap Indra sambil berkata, "jaga istrimu dengan baik. Kami akan pergi sekarang."


Ucapan ibunya langsung diangguki oleh Indra, lalu mereka membiarkan Nyonya Maganta keluar dari sana, sementara Indra menarik kursi dan duduk di samping istrinya untuk menemani perempuan itu.


Dia sangat ingin bertanya tentang apa yang terjadi hingga membuat Lisa bisa seperti itu, tapi melihat bahwa istrinya masih tampak syok, maka dia hanya duduk di sana sambil memegang tangan Lisa dan menatap Lisa yang juga menatapnya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

__ADS_1


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....



__ADS_2