Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
43.


__ADS_3

Setelah bekerja sepanjang setengah hari, Lisa kemudian meninggalkan kantornya dan pergi ke sebuah restoran terdekat di tempat itu lalu mengambil makanan.


Setelahnya, dia menggunakan taksi pergi ke kantor suaminya dan tiba di sana dengan senyum terukir jelas di wajahnya.


Lisa langsung menghampiri resepsionis kantor "Permisi, ruangan CEO berada di lantai berapa?" Tanya Lisa pada sang resepsionis langsung membuat resepsi finish itu mengerutkan ke dunia melihat perempuan di depannya.


Jelas terlihat bahwa perempuan itu menggunakan pakaian yang sangat mewah, dan bahkan tas yang digunakan perempuan itu adalah tas yang tidak akan bisa dibeli oleh orang kaya biasa.


Hanya orang kaya luar biasa yang bisa membeli tas tersebut, apalagi merek tersebut bukanlah merk yang bisa untuk dijumpai di pasaran.


Namun resepsionis itu juga merasa kesal melihat Lisa, karena sudah banyak perempuan seperti Lisa datang ke tempatnya menanyakan tentang CEO, namun perempuan-perempuan itu hanyalah perempuan-perempuan murahan yang berusaha untuk menggoda CEO mereka.


Jadi resepsionis itu langsung menghela nafas sambil berkata, "Apakah Nona sudah ada janji dengan CEO kami?"


Lisa yang mendengar itu langsung tersenyum dan menjawab, katanya: "apakah aku perlu janji untuk bertemu dengan suamiku sendiri?"


Ucapan Lisa langsung membuat sang resepsionis tersenyum mengejek, "Maaf sekali Nona, tetapi CEO kami belum memiliki seorang istri, jadi meskipun Nona berasal dari keluarga karya raya namun saya tidak akan bisa mengijinkan Nona untuk bertemu dengan CEO kami tanpa ada janji terlebih dahulu." Ucap resepsionis itu.

__ADS_1


"Ahh, begitu," ucapan Lisa sembari mengambil ponselnya lalu dia kemudian menekan-rekan ponselnya untuk menghubungi Indra.


Sang resepsionis yang melihat itu hanya bisa mencibir sambil berkata dalam hati, 'perempuan ini, meskipun kau berasal dari keluarga kaya raya, tetapi kau tidak akan bisa menindasku di sini, karena CEO kami bukan orang yang mudah didekati. Dan sebagai perempuan yang juga jatuh cinta pada CEO maka aku wajib untuk melindungi CEO kami dari perempuan murahan seperti mu!!!'


Lisa masih sementara menekan layar ponselnya untuk mencari nomor ponsel suaminya ketika Kiyora yang memiliki janji kerja dengan Indra tiba-tiba saja datang.


"Ah,, hei,, kita bertemu di sini." Ucap Kiyora saat dia melihat Lisa.


Lisa yang mendengar suara familiar dari lawan cintanya itu langsung mengangkat wajahnya dan melihat Kiyora yang datang bersama dengan seorang perempuan lainnya yang terlihat seperti seorang asisten.


Asisten itu langsung berbicara dengan resepsionis bahwa Kiyora sudah memiliki janji temu dengan CEO jadi sang receptionis langsung mengizinkan mereka untuk segera menaiki lift.


Lisa yang mendengar itu tentu saja merasa kesal, apalagi Karena dia sudah mengetahui bahwa Kiyora hendak pergi menemui suaminya, jadi perempuan itu hanya menatap Kiyora dengan tatapan datar.


"Tidak ada hubungannya denganmu!!" Ucap Lisa dengan ketus lalu perempuan itu segera menjauh dan lanjut menekan kontak suaminya untuk melakukan sebuah panggilan telepon.


Namun, dia belum memilih SIM mana yang akan ia gunakan untuk menelepon pria itu ketika sang resepsionis yang sedari tadi mencibir Lisa kini berkata, "dia itu perempuan yang aneh, dia datang kemari dan mengaku-ngaku sebagai istri dari CEO!!! Dia juga memaksa untuk menemui CEO, Padahal dia belum membuat janji apapun dengan CEO kami!!!"

__ADS_1


Ucapan resepsionis itu sangat membuat Lisa menjadi kesal karena dia disebut sebagai perempuan aneh.


Jadi dia langsung berbalik menatap resepsionis itu dan berkata, "Apakah begini cara seorang karyawan di perusahaan besar memperlakukan orang yang datang bertamu? Menyebut mereka orang yang aneh, Apakah itu pantas?"


Resepsionis yang mendengar itu sangat terkejut, Tetapi dia tidak memperdulikan Lisa dan dia hanya menatap Kiyora karena dia takut kalau Kiyora akan melaporkannya pada CEO mereka hingga dia akan dipecat.


Namun, Kiyora tentu saja merasa tenang dengan apa yang dikatakan oleh resepsionis itu, jadi dia menatap Lisa dan berkata, "aku sangat buru-buru untuk melakukan pekerjaan dengan Indra, jadi aku duluan."


Lisa yang mendengarkan ucapan Kiyora bisa melihat wajah kesombongan pada perempuan yang sudah berjalan menjauhinya untuk memasuki lift.


'Bukankah ini jam istirahat? Mengapa perempuan itu datang di jam istirahat untuk menemui suamiku dengan alasan bekerja?' ucap Lisa dalam hati yang merasa begitu aneh dan curiga terhadap kedatangan Kiyora ke kantor suaminya.


'Sebaiknya aku tidak menelepon Indra, Aku akan menelpon kakek supaya aku bisa mengenal mergoki mereka dan mengetahui Apa hubungan mereka!!!' kata Lisa dalam hati kini mengubah nama kontak yang ia hubungi.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

__ADS_1


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....



__ADS_2