Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
64.


__ADS_3

Sang sekretaris mendesah, "Ini bukan musibah biasa, Karena ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik dari bagian gudang hingga membuat kekacauan pada proyek yang sudah selesai 90% itu. Kalau kita harus mengejarnya dalam satu bulan, maka itu sangat mustahil untuk dikerjakan karena bahan yang hanya bisa didapatkan dari luar negeri akan sangat sulit untuk kita penuhi.


"Apalagi, selain gedung yang terbakar, berbagai barang-barang pajangan yang senilai 1 miliar telah hangus terbakar jadi kita harus mengganti semuanya." Ucapkan sekretaris menjelaskan situasi yang sedang terjadi mengenai sebuah proyek yang mereka kerjakan.


🏜️🏜️🏜️


Penjelasan sekretaris itu langsung membuat Aron memijat keningnya dan dia benar-benar pusing memikirkan masalah tersebut.


Karena bagaimanapun, jika proyek mereka tidak selesai dalam satu bulan maka mereka akan didenda senilai 90 miliar yang bahkan dengan seluruh harta yang ia miliki tidak akan cukup untuk membayar semua denda itu.


"Keluarlah!" Perintah Aron yang jelas tahu bahwa tidak ada jalan keluar untuk masalah yang mereka hadapi selain Dia menghubungi perusahaan kerjasamanya dan meminta tenggat waktu di undur meski harus menderita kerugian beberapa miliar lagi, Tetapi itu masih mending daripada harus mengalami bangkrut.


Tetapi, pria itu belum mengambil ponsel untuk menghubungi partner kerjanya ketika ponselnya lebih dulu berdering lalu memperlihatkan pihak dari perusahaan HG lah yang menelpon.


Aron mahela nafas dengan panjang lalu dia mengangkat panggilan telepon itu, "halo Tuan Bramaya." Ucap Aaron.

__ADS_1


"Aku sudah mendengar musibah yang menimpa gedung HI, dan kami sudah menjadwalkan banyak kegiatan di gedung itu dalam satu bulan lagi ke depan, jadi saya harap kalian bisa memperbaiki semua masalahnya dalam waktu 1 bulan ini. Karena kalau tidak, maka kami akan menderita kerugian senilai puluhan miliar yang tak akan bisa kami tanggulangi jika kontak yang telah kami setujui dibatalkan!!!" Tegas tuan Bramaya dari seberang telepon.


Aaron langsung menelan air liurnya mendengar ucapan Tuan Bramaya lalu dia kemudian berkata, "itu,, saat ini kami juga sedang berada dalam situasi yang sulit karena semua barang-barang pajangan tidak akan bisa kami dapatkan lagi sebab pemesanan dari luar negeri membutuhkan setidaknya 3 bulan baru bisa mendapatkan barangnya.


"Sementara untuk renovasi, mungkin kami masih bisa mengusahakan nya dalam satu bulan ini, tetapi keramik serta batu alam yang sudah terbakar harus kami ganti lagi dan pemesanan untuk barang-barang tersebut memerlukan waktu setidaknya 2 bulan. Jadi, bisakah Kami mendapatkan waktu setidaknya dua bulan untuk--"


"Sial!!!" Sela tuan Bramaya, "Kita Sudah menandatangani kontrak dan dalam kontrak itu disepakati bahwa apapun yang terjadi, pihak kedua akan menanggung semua kerugian yang terjadi jika terjadi kesalahan dalam proyek.


"Dan juga, untuk mengundurnya selama 2 bulan, maka kami harus menanggung kerugian puluhan miliar karena dalam 2 bulan pertama kami sudah memiliki dua acara besar yang telah ditandatangani kontraknya. Pinalti untuk pembatalan kontrak itu juga tidak main-main, jadi Kami tidak akan pernah mentolerir!!!


Tut tut tut....


Aron langsung melemparkan ponselnya setelah panggilan telepon itu ditutup lalu pria itu merasakan keningnya berdenyut karena tentu saja dalam satu bulan dia tidak akan bisa menyelesaikan itu dan hanya ada satu pilihan yaitu membayar penalti senilai 90 miliar.


Maka, pria itu tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaannya karena kepusingan yang melandanya, jadi dia langsung meninggalkan kantor dan kembali ke rumahnya.

__ADS_1


Begitu tiba di rumah, dia langsung disambut oleh Chelsea dan juga Nia.


"Ayah,,," ucap Nia langsung mendekati ayahnya dengan begitu manja dan memeluk lengan pria itu sembari mereka memasuki rumah.


"Bagaimana pekerjaanmu hari ini? Apakah semuanya berjalan dengan lancar?" Tanya Chelsea langsung membuat Aaron menghela nafas lalu pria itu kemudian duduk di sofa dengan wajah yang tampak pucat.


Nia yang duduk di sampingnya langsung berkata, "pastinya berjalan lancar, Aku memiliki Ayah yang sangat hebat dan pandai mengelola bisnis, jadi tentunya bisnisnya pasti berjalan dengan lancar. Oh ya ayah,, Hari ini aku dan teman-temanku berkunjung ke pusat perbelanjaan lalu kami melihat sebuah tas yang sangat bagus, bisakah Ayah membelikannya untukku?"


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2