Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
49.


__ADS_3

Setelah mereka tiba di ruangan Indra, maka Lisa bisa melihat serpihan-serpihan kaca yang tadinya ia dengar pecah dari ruangan itu, kini sudah dibersihkan dan ruangan itu terlihat sangat rapi.


"Tunggu sebentar, aku akan menyuruh asistenku untuk menyiapkan minuman." Ucap Indra membiarkan Lisa masuk sendiri ke dalam ruangannya sementara dia langsung pergi ke ruangan asistennya.


Begitu Lisa sendirian di ruangan itu, dia kemudian meletakkan kotak bekal yang ia bawa di atas meja, lalu dia berkeliling-keliling melihat ruangan pria itu dan dia melihat sebuah foto yang ditutup di atas meja.


Deg deg!


"Apa ini?" Ucap Lisa yang begitu penasaran karena dia pun melakukan hal seperti itu di kantornya, jadi dia melihat ke arah pintu lalu mengulurkan tangannya untuk membuka foto tersebut.


Setelah memastikan bahwa Indra belum kembali masuk ke dalam ruangan, maka dia langsung membuka foto itu dan tangannya langsung gemetar ketika dia melihat ternyata foto itu ialah foto pernikahan mereka, dan fotonya sama persis dengan yang ia letakkan di meja kerjanya.


'Dia meletakkan foto pernikahan kami di meja kerja ini, apakah jangan-jangan dia sebenarnya juga menyukaiku, tetapi tidak bisa mengungkapkan perasaannya?' ucap Lisa dalam hati kina teringat akan kisah Kirana dan suaminya.


Mereka sama-sama saling menyukai namun karena tidak bisa berkomunikasi dengan baik maka hubungan keduanya harus selalu dingin selama 3 bulan.


Lisa menutup foto itu Lalu dia pergi ke sofa dan duduk di sana sembari memikirkan sesuatu, 'kalau dia benar-benar mencintaiku, lalu mengapa dia mengajukan untuk merubah perjanjian dalam kontrak dan langsung saja bercerai meski waktu kontraknya belum habis?' ucap Lisa dalam hati yang merasa begitu aneh.

__ADS_1


Namun ketika dia mengingat lagi peristiwa di dalam lift, maka perempuan itu merasakan keningnya berdenyut-denyut kesakitan karena tidak mengerti dengan sikap Indra.


Pria yang sulit dimengerti.


Clek!


Akhirnya pintu ruangan terbuka memperlihatkan Indra yang memasuki ruangan, jadi Lisa segera mengabaikan rasa sakit di kepalanya, dan dia menatap pria yang berjalan ke arahnya lalu duduk di depannya.


"Itu,, Apa kau membawa bekal Ini untuk makan siangku?" Tanya Indra sembari melihat kotak bekal yang ada di atas meja.


Siapapun yang melihat itu pasti akan menduga bahwa perempuan itu baru saja melakukan sesuatu yang tak senonoh hingga pakaiannya menjadi berantakan seperti itu.


"Itu,, kau jangan salah paham, Aku sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Kiyora, dia hanya lancang masuk ke dalam ruanganku tanpa permisi dan--"


"Aku tidak akan mempercayai sesuatu yang tidak bisa dibuktikan." Sela Lisa langsung membuat Indra menghela nafas lalu pria itu segera berdiri dan pergi mengambil laptopnya.


Lisa yang melihat itu hanya bisa terdiam di tempatnya karena dia tidak mengerti apa yang sedang dilakukan oleh pria itu.

__ADS_1


Namun, setelah beberapa saat, Indra kemudian memperlihatkan layar laptop itu padanya, dan ternyata pria itu sedang membuka rekaman CCTV di mana ketika Kiyora masuk ke dalam ruangannya.


Lisa yang melihat CCTV itu langsung mengepal erat tangannya, dan dia melihat bahwa ternyata Indra dan Kiyora bahkan sama sekali tidak saling bersentuhan dan hanya ketika keluar sengaja mengusutkan pakaiannya.


"Sekarang kau percaya padaku?" Ucap Indra sembari menatap perempuan di depannya.


"Hm,, ada hubungan itu atau tidak, Bukankah sama saja? Tidak ada yang akan berubah karena kemarin malam kau sudah mengatakan untuk mempercepat perceraian kita, jadi untuk apalagi tadi kau mengatakan kalau kau tidak mau melepaskan pelukanmu karena tidak mau aku pergi menggugat cerai kamu?" Kata Lisa engan suara yang ketus sembari perempuan itu menatap ke arah dinding, sebab Dia tidak mau menatap pria di depannya.


"Itu,, bukankah kau juga mencintai kakakku? Kau terpaksa menikah denganku karena untuk mencegah keluargamu masih penjara dan kehilangan seluruh hartanya. Tapi selama ini kau memperlakukanku dengan baik hanya karena kau tidak mau dicap sebagai istri yang buruk, jadi aku pikir kalau kita bercerai lebih cepat maka kau bisa hidup bebas dan kau bisa bersama dengan pria yang memberikanmu cincin." Ucap Indra sangat mengejutkan Lisa hingga perempuan itu menatap Indra dengan mata yang agak melotot.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2