Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
38.


__ADS_3

Beberapa saat, pelayan toko tersebut memperhatikan kartu di tangannya lalu dia kemudian menatap Lisa sambil berkata, "Maaf Nyonya, tetapi limit untuk kartu kredit ini tidak cukup untuk membayar cincin ini."


Lisa sangat terkejut mendengarnya, namun ketika dia diberikan sebuah surat berisi informasi tentang cincin yang hendak ia beli, perempuan itu merasa sesak membaca harganya.


'Berapa angka nolnya?' ucap Lisa dalam hati sembari memperhatikan nominal yang harus ia bayar.


🦠🦠🦠


15.000 dollar!!!


Lisa langsung menelan air liurnya begitu dia selesai menghitung nol yang ada di sana, Lalu perempuan itu kemudian mengambil kembali kartunya.


"Maaf sekali Nyonya, saya harus menyimpan kembali barang ini." Ucap sang pelayan mengambil barang itu dan hendak menyimpannya ke dalam lemari ketika Lisa berkata.


"Tidak!!! Aku akan tetap membelinya." Ucap Lisa langsung membuat pelayan toko mengerutkan keningnya.


Lisa menghela nafas, lalu dia kembali membuka dompetnya dan melihat kartu kredit yang diberikan oleh kakeknya.


'Maafkan, untuk kedua kalinya aku menggunakan kartu kredit milik kakek. Tapi aku janji, di ulang tahun kakek aku akan memberikan hadiah terbaik yang bisa kuberikan.' ucap Lisa dalam hati lalu dia mengambil kartu kredit itu dan menyerahkannya pada sang pelayan toko.


Peran toko itu melihat kartu kreditnya dan dia tersenyum menganggukkan kepalanya, "kalau begitu Tunggu sebentar Nyonya, saya akan segera memproses ini." Kata pelayan toko yang merasa sangat senang.

__ADS_1


"Tunggu," ucap Lisa ketika dia teringat akan sesuatu.


"Ya Nyonya?" Jawab sang pelayan sembari melihat Lisa.


"Dapatkah kau mengukir namaku dan nama Suamiku di sana?" Tanya Lisa yang berharap ada ukiran namanya dan nama suaminya di cincin itu.


"Tentu saja Nyonya," ucap pelayan toko tersebut sembari mengambil sebuah kertas lalu menyerahkannya pada Lisa, "tolong isi nama suami dan namanya di sini."


Lisa langsung mengambil kertas itu dan menuliskan nama Indra dan namanya sendiri lalu memberikan kertas itu pada pelayan.


"Kalau begitu silakan menunggu sebentar," Ucap pelayan toko itu segera pergi untuk memproses pembayaran Lisa, sementara Lisa pergi ke ruang tunggu dan duduk di sana sembari menghela nafas.


'Hadiah apa yang bernilai 15.000 dollar yang bisa kuberikan pada kakek?' ucap Lisa kini kebingungan.


"Hah,,," Lisa kembali menghela nafas dengan berat dan perempuan itu mengangkat wajahnya untuk melihat sekitarnya ketika dia terkejut saat melihat Kiyora sudah duduk di depannya.


"Hai," ucap Kiyora sembari melemparkan senyumnya ke arah Lisa.


"Ah,, bukankah kau pergi ke luar negeri?" Ucap Lisa yang kini bisa bertanya pada perempuan di depannya.


"Hm,, rencananya memang begitu, tetapi karena tiba-tiba Indra menghubungiku bahwa dia akan kembali dari luar negeri, maka aku tidak jadi lagi untuk pergi. Oh ya, tadi aku melihatmu membeli sepasang cincin, Apakah cincin itu untuk selingkuhanmu ataukah cincin itu untukmu dan suamimu?" Ucap kiyora sembari menatap Lisa dengan penuh rasa penasaran.

__ADS_1


Tetapi Lisa tidak gampang terprovokasi, dia langsung berkata, "cincin itu untuk siapa, sama sekali tidak ada hubungannya denganmu."


Setelah berbicara, Lisa kemudian berdiri untuk meninggalkan perempuan menyebalkan itu ketika dia menghentikan langkahnya karena ucapan Kiyora yang membuatnya merasa kesal.


"Jangan-jangan itu benar-benar cincin untukmu dan suamimu, Karena bagaimanapun, selama aku bertemu denganmu aku belum pernah melihatmu menggunakan cincin, juga suamimu tidak pernah menggunakan cincin di jarinya. Jangan-jangan kaulah yang akan memberikan cincin pada suamimu dan bukan suamimu yang menyediakan cincin pernikahan untuk kalian???" Ucap Kiyora langsung membuat Lisa menggertakan giginya lalu dia menatap perempuan itu dengan marah.


"Sebegitu tidak lakunya kah kau di antara para pria yang lajang hingga kau benar-benar berniat untuk merebut suamiku? Ah,,, seharusnya aku tidak perlu mempertanyakan itu lagi, Bukankah selama ini di sisimu tidak pernah ada pria yang mendekatimu? Mungkinkah Karena Kau terlalu buruk di mata mereka hingga tidak ada yang mau berdekatan denganmu?!!" Ucap Lisa lalu dia berbalik meninggalkan perempuan itu dengan kesal.


Sementara Kiyora, dia berada di sana dengan tangan terkepal kuat, "Dasar perempuan menyebalkan, Dia kira dia siapa? Beraninya mengatai ku bahwa aku tidak laku di antara para pria lajang,,, justru merekalah yang tidak layak untukku dan hanya indralah yang layak untukku sehingga tidak ada dari mereka yang layak mendekatiku selain Indra!!


"Tapi lihat saja, aku akan membuatmu kehilangan suamimu dan menangis tersedu-sedu di bawah kakiku!!!!" Ucap Kiyora dengan marah, lalu perempuan itu segera berdiri dan berjalan meninggalkan toko perhiasan itu.


Awalnya dia berada di tempat itu untuk menekan Lisa, tetapi siapa yang menyangka bahwa Lisa Ternyata bukan perempuan yang semudah itu untuk dihadapi.


Sekarang malah dialah yang dibuat jadi sangat kesal, Jadi dia harus mencari cara lain untuk membuat perempuan itu mengetahui bahwa dirinya benar-benar tidak berguna.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2