Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
59.


__ADS_3

Sesuai dengan yang diperintahkan Indra padanya, maka asisten Bram memesankan makanan dari restoran bintang 5 untuk diantar oleh indra ke perusahaan istrinya.


'Hah,, aku benar-benar tak percaya bahwa ternyata Ketika tuan muda sudah jatuh cinta maka dia benar-benar menjadi bucin. Tapi aku sangat penasaran Bagaimana bisa tuan muda meninggalkan istrinya ke luar negeri selama 3 tahun dan tak pernah menghubunginya.


'Dan sekarang ketika kembali, tuan muda begitu mencintai istrinya, bahkan istrinya pun sangat mencintainya tapi mereka itu memiliki sikap yang sangat aneh!!' ucap asisten Bram dalam hati yang merasa begitu aneh dengan kedua orang itu.


Tetapi dia tidak terlalu lama memikirkannya dan hanya pergi ke ruangan Indra untuk mengantar makanan yang telah disediakan.


Tok tok tok...


Asisten Bram berdiri di depan pintu dan mengetuk pintu ruangan itu sembari menunggu perintah dari dalam untuk mengizinkannya masuk.


Tetapi setelah menunggu sekitar 30 detik, tidak ada sahutan dari dalam jadi asisten drum merasa bingung sehingga dia menunggu lagi sampai 2 menit dan kembali mengetuk pintu ruangan.


Tok tok tok...


"Tuan," ucap asisten Bram dengan suara yang agak keras supaya pria di dalam ruangan bisa mendengarnya, tetapi sama seperti sebelumnya Ketika dia menunggu sampai 2 menit lagi, tidak ada sahutan dari dalam ruangan membuat pria itu menjadi cemas.

__ADS_1


Dia takut kalau tuannya kembali kelelahan hingga terjatuh pingsan, jadi dia dengan cepat memegang handle pintu sambil berkata, "saya akan masuk."


Setelah berbicara, asisten Bram kemudian membuka pintu ruangan lalu dia masuk ke sana dan tidak mendapati Indra di ruangan itu hingga membuatnya sangat cemas dan meletakkan kotak bekal di atas meja, lalu pergi memeriksa perpustakaan kecil di ruangan itu.


Indra juga tidak berada di perpustakaan kecil itu, Jadi dia langsung pergi ke toilet dan tidak menemukan pria itu di sana.


Setelah keluar dari toilet, pria itu tersentak kaget ketika melihat Indra keluar dari ruang istirahat, "kau masuk ke ruanganku tanpa izin ku lagi?" Tanya Indra sembari melemparkan tatapan tajamnya pada asistennya Karena dia sudah cukup kesal dengan pria itu yang terus membuat kesalahan.


Sang asisten kemudian berjalan mendekati Indra dan dia membungkuk sambil berkata, "maafkan saya tuan, tetapi saya sudah mengetuk pintu ruangan Tuan sebanyak dua kali tetapi karena tidak ada sahutan, saya jadi khawatir Kalau mungkin terjadi sesuatu di dalam ruangan, jadi saya akhirnya masuk ke mari untuk memeriksa."


Indra menghela nafas, "Baiklah, tapi lain kali ketuk sebanyak 3 kali baru menerobos ke dalam ruanganku!!" Ucap Indra sembari berjalan ke arah sofa dan duduk di sana melihat kotak bekal yang sudah diletakkan oleh asisten Bram di atas meja.


'Dia memakai parfum yang sangat banyak, rambutnya pun disisir terlalu rapi dari yang biasanya, dan pakaiannya pun sudah diganti lagi.' ucap asisten Bram dalam hati yang bisa melihat bahwa pakaian yang dikenakan Indra saat ini berbeda dengan pakaian yang dikenakan pria itu saat pagi tadi.


"Bagaimana penampilanku? Menurutmu, kalau aku pergi menemui istriku dengan penampilan seperti, ini kira-kira dia akan menyukainya atau tidak?" Tiba-tiba tanya Indra pada asisten Bram langsung membuat asisten Bram semakin terkejut dengan pria itu.


Tak menyangka, Ini pertama kalinya dia melihat Tuan mudanya sangat memperhatikan penampilannya ketika hendak menemui seseorang.

__ADS_1


Maka dengan cepat asisten Bram menganggukkan kepalanya, "Nyonya muda pasti akan sangat menyukainya," ucap asisten Bram langsung membuat Indra merasa puas, jadi pria itu dengan cepat berdiri mengambil kotak bekal di atas meja lalu dia kemudian meninggalkan asisten Bram sendirian.


Asisten Bram menghela nafas dengan lega, lalu pria itu kemudian mengambil ponselnya dan kembali mengirimkan pesan singkat pada Nyonya mudanya.


*Tuan baru saja meninggalkan ruangannya untuk pergi menemui Nyonya Muda di kantor Nyonya. Dia sangat memperhatikan penampilannya hari ini dan sangat berharap Nyonya muda akan menyukai penampilannya serta memujinya.*


Setelah mengirim pesan singkat itu, asisten Bram kemudian menyimpan ponselnya, lalu dia keluar dari ruangan Indra dan kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya.


Sementara itu, Lisa yang menerima pesan itu langsung tersenyum membaca pesan singkat itu, lalu dia meletakkan ponselnya sambil memandangi foto pernikahannya dengan Indra.


'Aku merasa sangat bahagia, dan aku rasa Sudah cukup aku membalasnya,' ucap Lisa dalam hati yang sebenarnya dia tidak tega untuk terus bersikap cuek pada suaminya, karena tentunya dia menginginkan hubungan mereka terus harmonis, apalagi setelah semua kesalahpahaman telah terselesaikan.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2