Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
85.


__ADS_3

Tak berapa lama, sebuah pesan masuk ke ponselnya, jadi perempuan itu berpikir pesannya berasal dari suaminya ataupun kakeknya oleh sebab itu Lisa mengambil ponselnya dan membuka pesan yang masuk.


Ternyata itu merupakan pesan dari sebuah nomor baru yang berkata, *ini ayah, tolonglah kali ini saja untuk membebaskan ibumu dari penjara Lalu setelah itu Ayah tidak akan pernah menghubungimu lagi dan tidak akan pernah meminta pertolongan apapun lagi. Hanya ini permintaan terakhir ayah dan setelah itu Ayah akan pergi jauh dari hadapanmu.*


🚒🚒🚒


Lisa membaca catatan itu, Tetapi dia sama sekali tidak terpengaruh karena berpikir bahwa ayahnya akan berbohong lagi, sebab ayahnya paling suka berbohong paling suka menipunya, dan paling suka menjadikannya sebagai korban untuk setiap masalah yang terjadi.


Jadi perempuan itu meletakkan ponselnya dan dia berusaha untuk kembali fokus pada pekerjaannya. Tetapi beberapa saat kemudian dia menghela nafas dan kembali lagi mengambil ponselnya lalu melihat pesan dari ayahnya.


'Tidak ada salahnya kalau aku memberinya kesempatan terakhir,' ucap Lisa dalam hati lalu dia kemudian menghubungi pengacara perusahaan dan meminta untuk bertemu.


Maka, pada sore hari setelah pulang kantor Lisa diantar suaminya bertemu dengan pengacara perusahaan di sebuah firma hukum kelas menengah yang ada di ibukota.

__ADS_1


Begitu bertemu sampai dengan pengacara, Lisa kemudian menjelaskan bahwa itu adalah ibu tirinya yang meski mereka telah memutuskan hubungan keluarga tetapi perempuan itu hanya datang untuk mengambil sesuatu saja.


Maka begitu, sang pengacara kemudian berjanji akan melepaskan tuntutan terhadap Chelsea lalu Lisa akhirnya pergi dari tempat itu.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Indra yang merasa cemas akan istrinya sebab perempuan itu tiba-tiba saja berubah pikiran.


Lisa yang mendengar itu benar-benar tak peduli bahwa mereka berada di lahan parkir, ia memeluk suaminya dengan erat dan berusaha menyenangkan diri dengan kehangatan yang diberikan oleh suaminya.


"Aku harap Apa yang kau harapkan akan terwujud," ucap Indra lalu mereka kemudian berpelukan beberapa saat lagi sebelum meninggalkan tempat itu.


Saat mereka tiba di apartemen, makan malam telah disiapkan oleh Bibi di atas meja makan, jadi keduanya langsung makan malam bersama dan Lisa berusaha mencurahkan semua perhatiannya pada suaminya serta mengesampingkan masalahnya dengan keluarganya.


"Babi bahkan menyiapkan anggur untuk kita, sepertinya dia benar-benar berniat membuat makan malam yang romantis." Ucap Lisa sembari mengangkat gelas anggurnya lalu dia kemudian menggantikannya bersama dengan suaminya dan mereka mendukungnya sedikit demi sedikit.

__ADS_1


"Bibi adalah orang yang sangat pengertian, semenjak aku kecil dia selalu tahu apa yang membuat semua orang di rumah merasa senang. Oh ya, Aku penasaran Bagaimana Bibi mengatur semua barang-barang kita di dalam satu kamar." Ucap Indra yang meski dia tahu bahwa kamarnya sangat luas, tetapi tetap saja dia penasaran untuk melihat kamar itu karena semenjak mereka tiba di apartemen mereka belum masuk ke kamar dan hanya meletakkan tas mereka di sofa dan langsung makan.


Sementara Lisa yang mendengar ucapan suaminya, perempuan itu menelan air liurnya dan dia kembali mengambil anggurnya lalu menekuknya untuk membasahi tenggorokannya yang tiba-tiba saja terasa kering.


'Kenapa aku jadi gugup begini?' ucap Lisa dalam hati tanpa ada niat untuk menjawab ucapan suaminya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2