Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin

Menggoda Suami Kontrakku Yang Dingin
47.


__ADS_3

Indra langsung menatap asistennya sambil berkata, "ringkaskan apa yang dikatakan olehnya!"


Asisten Bram yang sedari tadi berdiri di sana dan benar-benar terkejut melihat seorang perempuan berani memarahi ceo-nya kini semakin terkejut lagi setelah dia mendengar apa yang dikatakan oleh ceo-nya.


Dia disuruh untuk meringkas ucapan perempuan yang baru saja dia dengar?


Tapi Pria itu tetap melaksanakan perintah Indra hingga dia dengan cepat berkata, "perempuan itu salah paham terhadap hubungan Tuan dengan Nona Kiyora dan dia sedang dalam keadaan cemburu."


💥💥💥


Ucapan asisten Bram langsung membuat jantung Indra berpacu dengan sangat cepat, sementara Lisa yang mendengar itu langsung berbalik melototi asisten tersebut.


"Jangan sembarang berbicara!! Aku tidak pernah cemburu pada siapapun!!!" Lalu dia kembali menatap pintu lift yang akhirnya telah terbuka dan dia berjalan cepat ke dalam lift.


Bram melihat itu langsung berkata, "Kenapa perempuan itu begitu cemburu? Padahal, Dia tidak punya hubungan apapun dengan Tuan."


Indra yang mendengar itu langsung berjalan cepat ke arah lift lalu dia menahan pintu lift yang hendak tertutup.


Asisten Bram terpaku di tempatnya melihat ceo-nya yang mengejar seorang perempuan yang mengaku-ngaku menjadi istrinya, bahkan,,, entahlah, tapi dia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang terjadi dan dia merasa bahwa hari ini benar-benar hari yang aneh.


Sementara di dalam lift, Lisa yang disusul oleh Indra sangat terkejut di tempatnya, dan dia memegang erat kotak bekal di tangannya sembari mundur beberapa langkah dan terbentur ke dinding lift karena dia yang sedang dalam keadaan cemburu dan marah.

__ADS_1


"Apakah kau benar-benar cemburu melihat Kiyora keluar dari ruanganku?" Tanya Indra sembari memperhatikan perempuan di depannya.


Jantung pria itu berpacu dengan kuat dan dia merasakan hatinya berdesir tak karuan, dan entah kenapa dalam otaknya dia berharap perempuan di depannya menjawab iya.


Tetapi sayang sekali, ucapan Indra tidak mempengaruhi Lisa, dan Perempuan masih terus tertunduk, namun perempuan itu berkata, "Aku tidak pernah cemburu pada pria yang akan segera menjadi mantan suamiku!!!"


Deg!


Indra sangat terkejut dengan ucapan Lisa.


"Tapi, asistenku mengatakan bahwa apa yang kau katakan tadi adalah sikap cemburu dan salah paham kalau aku memiliki hubungan dengan Kiara, Padahal sama sekali tidak." Ucap Indra sembari memperhatikan perempuan di depannya, sebab dalam hatinya dia masih berharap agar perempuan itu memperbaiki ucapannya dan berkata bahwa dia benar-benar cemburu.


Sementara Lisa yang mendengar ucapan pria di depannya, perempuan itu mengangkat wajahnya dan dengan tatapan tajam menatap Indra sambil berkata, "kau punya hubungan apapun dengan Kiyora sama sekali tidak ada hubungannya dengan ku, Jadi kau perlu menjelaskan apapun padaku karena tidak ada yang penting diantara kita!!!"


"Kau marah? Kenapa?" Tanya Indra yang tidak mengerti dengan perempuan di depannya, dari sikapnya Tentu saja dia melihat bahwa perempuan itu sedang marah dan cemburu serta berada dalam kesalahpahaman.


Namun dia tidak mengerti mengapa apa yang ia lihat berbeda dengan ucapan perempuan itu.


Sementara Lisa yang mendengar ucapan Indra, dia merasa sangat marah jadi pada akhirnya dia mengedipkan matanya hingga akhir matanya jatuh berderai di pipinya.


"Kubilang Aku tidak marah!!!" Ucap Lisa dengan suara yang tegas bersamaan dengan lift yang berhenti di lantai 20, lalu beberapa karyawan berdiri di depan dan hendak masuk ke dalam lift.

__ADS_1


Hal itu langsung membuat Lisa tertunduk dan hapus air matanya, dan dia benar-benar marah terhadap segala sesuatu yang ada di sekitarnya.


Tetapi dia tidak bisa melakukan apapun selain mengepal kuat tangannya dan merasakan air matanya terus berderai meski dia berusaha menghapus air mata yang ada di pipinya.


Para karyawan yang melihat CEO mereka merasa cukup gugup untuk masuk, Namun karena pintu lift sudah terlanjur terbuka, maka mereka akhirnya masuk ke dalam lift dan berdiri dengan gugup.


Karena bagaimanapun, Mereka melihat seorang CEO mereka yang sangat terkenal dingin kini sedang bersama dengan perempuan di dalam lift dan terlebih perempuan itu terlihat menangis.


Indra yang berdiri menghadap Lisa bisa melihat perempuan itu terus berusaha menghapus air matanya, dan beberapa tetes pun terjatuh ke lantai hingga membasahi lantai lift tepat dibawa kaki Lisa.


Hal itu membuat Indra merasa tidak tahan untuk melihat perempuan itu, Jadi dia langsung menarik Lisa kepelukannya dan memeluk perempuan itu dengan erat, serta merasakan deguban jantungnya yang semakin cepat, dan dia juga merasakan suhu tubuh Lisa yang begitu panas kini beradu dengan suhu tubuhnya juga.


Lisa yang dipeluk juga merasakan jantungnya semakin cepat bertegup, dan dia sangat ingin memarahi pria di depannya, tetapi dia tidak bisa melakukannya karena terlalu malu dengan orang-orang yang bersama mereka di dalam lift.


'Kali ini aku akan membiarkannya dan biarkan ini menjadi pelukan pertama Dan terakhir kami!' ucap Lisa dalam hati sembari terus menangis, meski dia berusaha menahan isakannya sambil menggigit bibir bawahnya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2