
"Pokoknya dia ngeselin bu. Ada ya orang yang seperti itu bikin orang emosi, darah dira sampai ke ubun ubun" dira mengatakan itu ke pada ibunya dengan cara yang Lebay
"Kalau menurut ibu dia baik ramah kok orangnya sopan lagi" kata ibunya dira
dira"Itu menurut ibu kalau menurut dira dia ngeselin banget. Sebelas dua belas sama kayak kak David "
ibu soraya"Ah masak sik rah "
"Iya bu beneran dia kayak kak David suka bikin dira kesel" ucap dira lagi
"Mungkin kamu yang bikin dia kesel duluan makanya dia bikin kamu kesel balik" kata ibu soraya pada anak nya
"Nggak kok bu tadi aja nggak sengaja ketemu terus dira cuma nanyak biasa aja jawabannya bikin kesal loh bu " dira mengatakan hal itu ke pada ibunya
ibu soraya"Ih mungkin pikiran kamu aja yang kurang seger nak makanya kamu ngerasa kalau aldo itu bikin kamu kesel"
dira"Eh terserah deh bu pokoknya aku kesel sama dia " Sambil berlalu meninggalkan ibunya dan masuk ke kamar, didalam kamar dira mikir mungkin itu yang ngebuat kak David sama kak aldo temenan karena mereka spesies kali ya sambil tertawa.
Oh ya astaga gue lupa lagi mikir gimana caranya minta maaf ke kak David gara gara kak aldo nih, gue minta saran ke siapa ya. Sambil mikir terlintas lah nayla dan aura oh ya kenapa gue nggak minta pendapat mereka aja, buru buru dira mengambil hpnya untuk menelpon aura dan Nayla tapi dira ingat kalau mereka lagi gak bisa di ganggu dira mengurung niatnya untuk menelpon nayla dan aura. Akhirnya dira tertidur.
Pagi pagi sekali David berangkat ke kantornya dia tidak sarapan di rumahnya h karena banyak yang harus dikerjakan sekarang karena kemarin tertunda. Dira yang sudah ada dimeja makan bertanya "bu yah Kak David mana"
"Kakak mu sudah berangkat tadi pagi ra"
"Oo iya bu. Kalau gitu dira berangkat dulu ya bu"
"Kamu gak sarapan juga"
"Gak bu dira buru buru hari ini ada ujian takut telat" Dira pun berangkat setelah berpamitan kepada orang tuanya. Akhirnya dira sampai juga di kampus tidak berselang lama aura pun sampai di kampus, dan melihat dira sedang ngelamun.
"Tumben ra datang lebih awal pakek ngelamun segala lagi" Dira kaget mendengar suara aura
"Eh aura kirain siapa tadi"
"Kenapa ra. Ada masalah ? "
Dira menganggukan kepalanya "kalau ada lo bisa cerita sama gue itupun kalau lo mau cerita kalau gak ya ga papa"
"Beneran ura lo mau dengar gue cerita"
"Iya gue mau dengar lo cerita. Silahkan tuan putri nadira aulia " Sambil tersenyum ke arah dira
__ADS_1
"Kemarin malam gue berantam sama kak David"
"Kenapa ra"
"Kak David tau kalau gue bohong sama dia "
"Bohong gimana ra"
"Jadi gini" Dira pun menceritakan dari awal dimana David bertanya kepada dia udah punya pacar atau belum sampai dimana dia menyinggung David dengan mengungkit masalalu nya dan David marah kepadanya terus Dira mengeluarkan kata kata yang mungkin membuat David marah.
"Ooo begitu ceritanya"
"Menurut lo siapa yang salah ura"
"Kalau menur ku ra lo kenapa harus berbohong sama kak David lo bisa jujur kan sama dia "
"Gak gampang ura dia pasti gak akan setuju kalau gue punya pacar apalagi kayak yogi"
"Kalau lo tau terus kenapa lo pacaran sama Yogi sih ra dia jugak belum tentu baik" Ingin rasanya aura bilang ke Dira kalau dia pernah liat Yogi bersama cowok lain tetapi niatnya dia urungkan karena kondisi dan situasi saat ini.
"Dia baik kok aura, lo bilang kayak gitu karena belum terlalu kenal sama dia"
"Oke oke kita lupakan dulu tentang Yogi. Terus lo udah minta maaf sama kak David"
"Lo temuin dia ra terus lo ngomong kalau lo minta maaf sama dia karena udah bohong dan mengaku salah''
''kak David terus menghindar aura''
''gue punya ide bagaimana lo samperin kak David kekantor nya hari ini'' Dira berfikir sejenak apakah akan mengikuti ide nya aura, setelah difikirkan ternyata ada benernya juga idenya aura.
''oke deh aura gue ikutin saran lo. tapi lo harus ikut sama gue''
''lah kenapa gue harus ikut. ini kan urusan pribadi lo sama kakak lo''oh iya ya tapi kalau gue datang sendiri pasti kak David menghindar dan gue takut lagi kenak bentak, lebih baik aura ikut.
''please ikut ya aura'' aura pun berfikir sejenak apakah dia akan menemani Dira atau nggak. ''oke gue temenin tapi gue nggak ikut masuk ya''baru Dira mau jawab iya. nongol nayla ''idih idih ada angin apa ini tumben seorang nadira aulia datangnya cepat''
''helo gue datang emang selalu tepat waktu kali lo aja yang suka telat''
''gak salah lo bilang. kan akhir akhir ini kamu sering sekali telat''
''sudah sudah kita masuk kelas yok''
__ADS_1
''ayok''jawab nayla Dira serentak.
aldo menghubungi David kalau dia akan mengajak David pergi main siang ini tetapi David tidak bisa karena pekerjaan nya sangat banyak akhirnya aldo memutuskan dia yang datang menemui David ke kantor nya.
''permisi''
''tumben amat lo bilang permisi. biasanya juga lo langsung masuk sambil bilang, lo lagi ngapain vid ''
''biar lebih sopan dikit bro''
''eh terserah lo deh do. emangnya lo gak ada kerjaan apa''
''gak ada vid pekerjaan gue udah selesai tadi pagi vid sekarang gue lagi leha leha gak tau mau ngapain''
''bagaimana lo bantu gue biar kerjaan gue cepat selesai''
''ogah''
''lo datang kesini bawa apa do''
''oh ini makan siang tadi gue ngajak lo buat pergi makan tidak bisa jadi gue mau makan disini sambil ngobrol sama lo '' David pun beranjak ke tempat aldo duduk untuk makan siang
''lo mau ngobrolin apa sih do. kalau mau ngobrol tentang Dira gue gak mau. gue lagi malas bahas tu anak, bikin kesal aja''
''emang Dira kenapa vid. kemarin gue ketemu Dira di kafe dekat danau itu nanya lo. aneh kan padahal kalian kan tinggal satu rumah.
''ya gue lagi malas aja bahas tu anak pembangkang pada kakaknya''
''bukan gue mau bela Dira ya vid lo sebagai kakak harus ngertiin juga perasaan Dira bagaimanapun Dira itu masih kecil dan perlu dibimbing''
''dianya gak mau dibimbing dan gak mau dikasih tau ya udah'' aldo pun geleng geleng kepala mereka tidak membahas Dira lagi mereka ngobrol tentang pekerjaan dan apa yang akan dilakukan selanjutnya.
kegiatan kuliah pun selesai ''aura jadi ya temenin aku pergi''
''iya''
''gitu ya kalian mau pergi tanpa aku jahat bangat sih kalian gak anggap aku ada disini'' dengan dramatisnya nayla berkata seperti itu
''jangan bersedih berduka nay nay sayang lo pasti gue ajak ''pasti gue ajak lo dong nay siapa tau lo bisa bantu gue lo kan setipe sama gue jadi kemungkin lo bisa bantu walaupun lo belum tau masalahnya.
''hahah hahahh'' aura ketawa melihat mereka berdua seperti itu.
__ADS_1
Dira dan nayla '' gak lucu tau''