Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku

Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku
bab 35


__ADS_3

di tempat lain''kamu kemana do''


''mau kerja ma. emangnya aku mau kemana lagi''


''hari ini gak usah kerja kamu ikut mama kerumah dira''


''ngapain kesana ma. aldo ada kerjaan hari ini''


''biar papa kamu yang hendel dulu kalau masalah perusahaan. ini lebih penting''


''emang urusan apa sih ma''


'-kamu harus fiting baju pengantin kamu dulu dirumahnya dira karena mama mintak desainer nya datang kesana''


''bisa gak ma nanti aja''


''gak bisa. kita harus berangkat sekarang''mau tidak mau aldo pun menurut dan berangkat kerumahnya dira, aldo merasa cemas sebenarnya apakah kedatangan nya bisa membuat dira bahagia atau sebaliknya.


''dira dira ayok keluar sebentar''


''apa sih bu, tadi katanya dira gak boleh keluar sekarang minta dira keluar''


''maksud ibu gak boleh keluar rumah kalau masih didalam rumah ya boleh''


''oke oke ada apa bu''


''kamu hari ini fiting baju pengantin buat akad besok''


''bagaimana dira bisa fiting bu kan ibu bilang gak boleh keluar''sekali lagi dira menegaskan perkataan ibunya yang tadi di meja makan


''iya fiting baju nya dirumah jadi kamu gak perlu keluar''


''oh dira kembali kekamar''

__ADS_1


''kok kamu balik sih ra''


''desainernya belum datang kan bu nanti kalau udah datang baru aku keluar''


''gak usah masuk kamar lagi tunggu saja di ruang depan TV itu, sekalian kamu tunggu aldo dan mama nya mau datang kesini, ibu juga harap kamu bisa jaga sikap nanti''


dira hanya diam tidak lama kemudian aldo dan ibunya datang, dira menyambut mama ayu dengan senyum yang manis walapun terpaksa sedangkan ketika melihat aldo rasanya ingin dia memaki-maki karena dira melihat gak ada penolakan sama sekali dari aldo tentang perjodohan ini. aldo yang melihat hal itu hanya tersenyum dan berkata dalam hati'' bahwa suatu saat kamu akan tau ra kalau kamu menikah dengan ku adalah hal yang tepat, karena aku akan membahagiakan dirimu''. dira yang melihat aldo tersenyum merasa jengkel dan berfikir apakah aldo sudah tak waras padahal dia menatap aldo penuh kebencian tapi masih bisa tersenyum, dira gak habis fikir dengan manusia setengah patung ini, ya walapun senyum nya aldo sangat manis.dira memukul kepalanya dengan pelah sambil berkata ''gue bilang dia manis ? kayak otak gue sengklek deh''


mama ayu memperhatikan dira ya memukul kepala sambil ngomong sendiri langsung memegang baju dira''kenpa nak apa kepala dira sakit kok di getok gitu''


''eh nggak kok tante ayu''


'-oh kirain kepala kamu sakit tadi'' sedangkan aldo hanya melihat dira sekilas dan duduk. dira juga duduk sebelah mama ayu.


''bu tante boleh saya ngobrol berdua dengan kak aldo'' dira ingin memberitahu aldo kalau dia sudah punya kekasih dan mencintai nya dan dia jugak ingin memberitahu aldo kalau dia gak ada rasa sama sekali kepada aldo dan dira berharap setelah memberitahu aldo hal tersebut aldo bisa membatalkan pernikahannya karena dira jugak yakin pasti aldo gak ada rasa pada dirinya.


''tentu saja boleh sayang''


''kalau gitu kami bicara di taman depan aja ya bu tante''


mereka telah sampai di taman


''ada apa''


''aku mau bilang sesuatu sama kak aldo''


''silahkan''


'' aku mau bilang kalau aku udah punya pacar''


aldo hanya menjawab ''terus''


''aku juga gak suka sama kak aldo''

__ADS_1


''terus''


''aku jugak tau pasti kak aldo juga gak suka sama aku dan mungkin udah punya pacar''


dalam hati aldo mengatakan sok tau kamu ra sambil tersenyum, tapi hanya dalam hati saja karena jawabannya tetap ''terus''


''kok kak aldo jawabannya terus terus aja dari tadi dira serius tau kak''


''mmmm iya''


hah jawabannya cuma terus sama Mmm iya benar-benar nih manusia dia pakek senyum lagi dira pun melanjutkan pernyataan nya


''dira mau kak aldo menolak pernikahan ini karena dira gak mau nikah sama kak aldo''


''kamu yang gak mau nikah sama aku kok aku yang harus menolak nya seharusnya kamu yang nolak''aldo masuk kembali ke tempat mama ayu dan ibu soraya. dira mematung mendengar perkataan aldo dia menangkap bahwa aldo tidak berniat untuk menolak pernikahan ini tapi kenapa gak mungkin kan kalao aldo suka sama dia fikirnya. dira ingin penjelasan dari perkataan aldo tadi dia menyusul dengan nada yang cukup kerasa dia memanggil aldo dan berkata''kak aldo ini main tinggal aja dira belum selesai ngomong ya sama kak aldo'' aldo hanya menoleh tanpa berniat mau menjawab perkataan dira tadi. justru ibi soraya yang menjawab ''kamu kenapa sih ra kalau ngomong itu yang sopan apalagi di depan calon suami dan ibu mertua mu''


''maaf tante''


''lain kali jangan kayak gitu dira''


''iya bu''


''gak papa kok soraya jangan dimarahin diranya. mungkin karena dira masih muda makanya begitu''


''gak usah di belain yu nanti besar kepala tuh''


acara fiting baju pengantin pun sudah dimulai dan hampir selesai. di sepanjang mencoba baju dira sangat kesal benar-benar kesal dengan tingkah nya aldo yang terus saja menyuruhnya mengganti baju yang di coba sampai akhirnya aldo bilang kalau baju yang terakhir dira coba adalah baju yang cocok.


setelah selesai dira berniat masuk kamar namun di hentikan oleh ibunya akhirnya dira ikut mengobrol dengan ibu dan mama nya aldo, sedangkan aldo setelah selesai dia pergi ke kantornya.


''akhirnya aku punya menantu + anak cewek soraya, dan lebih senang nya anak kamu yang cantik ini jadi menantu aku''


''iya yu saya harap kamu bisa menerima dira dengan sepenuh hati dan membimbing dia menjadi lebih baik dia juga belum begitu dewasa''

__ADS_1


''tentu saja soraya jangan khawatir begitu, aku pasti menyayangi dira dengan sepenuh hati''


melihat hal tersebut ada rasa senang dan sedih dihati dira dia senang mendapatkan mertua yang seperti mama ayu tapi dia bersedih karena dia tidak ada rasa kepada orang yang akn menjadi suaminya. mereka larut dalam obrolan obrolan ringan sampai gak terasa hari sudah sore.


__ADS_2