
di dalam kelas dira gak fokus belajar dia malah memikirkan perkataan aura dan nayla tadi, ''masak iya gue suka sama kak aldo gak mungkin lah gue udah punya pacar dan baik bangat lagi sama gue''dira menampik perasaannya padahal di dalam hatinya yang paling kecil dia sudah mulai memikirkan aldo dan sedikit demi sedikit sudah menghapus Yogi dalam hatinya Tapi dia belum sadar. dalam benak dira''lagian kalau mita dan kak aldo ada hubungan kan lebih bagus gue bisa secepatnya pisah dengan kak aldo '' dira yang tadi ngelamun dan bicara dengan dirinya sendiri pun sebut oleh dosen untuk menjawab pertanyaan dari dosen tersebut.
''dira jawab pertanyaan ibu yang tadi jangan bengong aja kayak orang tulalit''
''ah pertanyaan yang mana buk'' dira balik bertanya
''keluar kamu dari tadi ibu ngoceh gak kamu dengar''
''dengar kok buk'' sambil menyikut lengan aura agar dia diberitahu oleh aura, dosen yang mengajar pun melihat hal tersebut
''kalau kamu dengar kamu gak akan bertanya lagi, dan gak akan sikut-sikutan sama teman kamu itu. sekarang kamu keluar dari kelas ibu''
dira pun keluar dan dia menyalahkan aldo padahal aldo gak ngapa-ngapain ''ini semua salah nya kak aldo awas saja nanti kalau ketemu''
aldo yang ada di kantornya sedang sibuk berkutat dengan perkerjaan nya sesekali dia menerima telpon dari rekan bisnisnya dan sesekali melihat jam karena dia harus menjemput dira pulang kuliah. jam sudah menunjukan waktu dira pulang kuliah namun aldo masih saja sibuk dengan pekerjaan nya, aldo ingin meninggalkan apa yang dia kerjakan namun tidak bisa karena harus cepat diselesaikan, aldo pun lupa menelpon dira untuk memberitahu kalau dia akan menjemput nya telat.
dikampus dira dan kedua temanya baru saja keluar dari mata kuliah terakhirnya hari ini.
''ra jemputan lo belum datang ya''
''iya belum ''
''tumben biasanya suami tercinta lo sudah ngejogrok disana''
''palingan masih dijalan''
''ya udah kami berdua temanmu yang baik hati dan tidak sombong ini akan menemani mu menunggu suami mu''ujar nayla
''atau aku antar pulang aja, gimana ra''
''gak usah deh ura nay, terimakasih lo atas tawaran kalian berdua gue tunggu kak aldo aja dan kalian pulang aja ''
''beneran ra''
__ADS_1
''iya beneran ura sayang''
''ya udah ra kami duluan ya'' ucap nayla
udah setengah jam dira menunggu aldo tapi tak kunjung datang, dia sangat kesal kalau gak bisa jemput apa salahnya sih kabarin kayak biasanya kan aku bisa numpang pulang sama aura atau nayla tadi. dira pun mencoba menelpon aldo namun tidak diangkat, telponya gak diangkat lagi ih ''nyebelin banget sih kak aldo'' tak lama sering telponya berbunyi dira berkata'' akhirnya dia telpon juga''dira kira yang telpon dia itu adalah aldo tetapi malah Yogi, dira merasa sedikit kecewa mengetahui siapa yang telpon, dira mengangkatnya dan berbicara.
''kamu dimana mu lovely, kok kayak kesal gitu sih suaranya''
''masih di kampus. kenapa sih gi''
''aku kangen lah my lovely. tapi tunggu kok kamu masih di kampus sih bukannya kamu udah selesai kuliah ya jam segini''
'' aku nunggu jemputan tapi belum nongol''
''kalau gitu aku aja yang jemput kamu kebetulan aku berada dekat dengan kampus kamu''
''gak usah deh gi. aku pulang sendiri aja nanti''
''tunggu saja aku kesana'' kurang dari lima belas menit Yogi udah sampai di kampusnya dira.
''kok diam aja dari tadi, wajahmu jangan ditekuk ra nanti cantiknya hilang''
''gombal''sambil tersenyum
''gitu dong senyum. kamu mau pulang langsung atau kita beli es krim dan makan'' dira ingin menolak dan pulang langsung tapi dia gak tega menolak aldo
''kalau kamu diam aku anggap kamu mau makan dan beli eskrim''
di kantor aldo baru saja selesai bekerja dan dia melihat hpnya ada panggilan tak terjawab dari dira, dia menelpon balik dira namun tidak diangkat, dira tau kalau yang telpon dia adalah aldo tapi sengaja dia gak angkat karena kesal. aldo pun segera turun kebawah dan melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup kencang sehingga dia sampai di kampus dira cukup cepat, dia bertanya di satpam
''pak apakah dira tadi udah pulang ? ''
''baru aja lima belas menit yang lalu dira dijemput pak. jadikan tadi neng dira nunggu lama baru ada yang jemput mas''
__ADS_1
''kalau boleh tau cowok atau cewek yang jemput pak''
''kurang tau mas karena tadi yang jemput tidak turun jadi gak saya lihat''
''kalau gitu makasih ya pak''
''ya mas Sama-sama''
aldo pulang karena dia fikir dira pasti udah pulang karena satpam tadi bilang kalau dira udah dijemput, sambil bicara sendiri ''pasti dira marah karena gak aku kasih tau kalau aku jemput nya sangat lama'' sesampainya dirumah dia langsung masuk ke dalam kamarnya dia melewati mita dan mamnya yang sedang berbincang-bincang diruang keluarga.
''kamu sudah pulang do, dira mana ?''
''bukannya dira udah pulang ya tadi''
''belum mama kira dia pulang telat karena ikut kamu ke kantor dulu''
''gak ma tadi aku telat jemput ''
''mungkin dia balik sama temenya''
aldo masuk ke dalam kamarnya dan menghubungi dira lagi namun tetap tidak diangkat, sedangkan di kafe dira sedang makan melihat hpnya yang terus berbunyi panggilan dari sang suami tapi dia abaikan karena kesal.
''kenapa gak diangkat dari tadi berbunyi siapa tau penting''
''gak kok gi nih no. or kesasar malas aja angkatnya''
''oh ya udah ayok kita lanjut makan selsai makan aku akan antar kamu pulang''
di rumah aldo uring-uringan karena beberapa kali dia telpon dira tetap saja gak diangkat, aldo turun kebawah karena haus
''do mama mau bilang, tadi pas kamu mau naik ke kamar pas pulang kerja tadi dira WA mama kalau dia pulang telat karena masih sama temennya''
''iya ma kalau gitu aldo masuk dulu kekamar''
__ADS_1
''iya sayang'' dari kejauhan mita melihat aldo masuk kamar dan berbicara dalam hati ''kenapa dira gak telpon atau memberitahu kak aldo kenpa dia lebih memilih memberitahu tante ayu'' iya mita memanggil ayu dengan sebutan tante bukan nyonya karena ayu sendirilah yang memintanya, apakah aku masih ada kesempatan untuk memperjuangkan perasaan ku ke pada kak aldo dalam fikiran mita.