
''habis ketemu manusia setengah patung'' jawab dira dengan kesal
nayla nyeletuk''emang ada ya manusia setengah patung kok gue baru tau ya kalau ada manusia setengah patung''
''ada'' kata dira
''mana'' dengan polosnya nayla bertanya
dira baru saja mau nengok mau nunjukin yang dia maksud tapi orang yang dia maksud udah duduk disebelah mejanya. tanpa sadar pas dira balik ke tempat duduknya tadi aldo juga ikut berbalik dan mendengar semua ocehan dira.
''yang mana sih ra maksud lo manusia setengah patung gue penasaran loh ra karena tumben gue nemu'' kata nayla mendesak dira karena penasaran
''ah lupakan saja tuh baksonya udah mau datang'' kata dira pada nayla
aura yang tadi diam penasaran siapa orang yang ngomong dengan dira tadi dan cowok itu pun sekarang duduk di samping mejanya pun bertanya
''oh ya ra cowok yang disebelah meja kita ini siapa ya tadi juga ngobrol sama kamu'' tanya aura
''oooh yang itu 👉 itu namanya kak aldo temannya kak david'' jawab dira
aura hanya ber oh riang beda dengan nayla yang langsung berbisik melontarkan pertanyaan
''ra kira kira temanya kak David itu jomblo atau nggak sih? kalau jomblo gue mau nyalon sebagai kandidat calon istrinya'' tanya nayla semangat
__ADS_1
''mana gue tau tanya aja sendiri'' jawab dira dengan acuh
iiiisss
dalam hati dira berkata malas bangat gue ngomong sama manusia setengah patung. kalaupun gue tanya pasti jawabannya iya oh Mmm dan sejenis nya dah,sambil melirik ke arah aldo ingin rasanya dira mengeluarkan kata katanya tapi dia gak berani karena aldo merupakan sahabat kakaknya dan dia lebih tua dari dia.
entah mengapa dira kalau melihat aldo selalu ngeselin dimatanya karena kalau ditanya pasti jawabannya dikit gak banyak ngomong.
abang tukang bakso pun datang ''ini baksonya neng''
Nayla '' yey akhirnya baksonya datang''
dira dan aura''terimakasih bang''
''okey neng dan ini baksonya mas''
dira pun melihat kesamping dan berkata dalam hatinya et buset ternyata dia bisa bilang terimakasih gak salah dengar biasanya dia hanya bilang iya Mmm oohh dan semacamnya tapi dia ngucapin kata lebih panjang dari biasanya dan dia senyum lagi oh no mungkin dia kesambet kayaknya.
''ra lo kenapa sih ngelamun ayok makan baksonya nanti keburu dingin'' kata aura
ooh iya 😁
akhirnya setelah beberapa menit makan bakso pun selesai, dira pun pamit ke aldo yang masih mengunyah baksonya
__ADS_1
''kak kami pamit duluan ya''
Mmm
mereka bertiga pun melanjutkan perjalan pulang tapi didalam perjalanan dira berpikir apa gue punya salah ya sama kak aldo kalau gue ngomong jawabannya selalu singkat padat dan jelas kalau sama orang jawabannya cukup panjang sih walaupun gak panjang panjang amat apalagi kalau ngomong sama kak david pasti ketawa ketiwi kayak dunia serasa milik mereka.
nayla sama aura saling liat sambil kode kodean kok tumben si dira diam membisu. akhirnya nayla memecahkan kesunyian dengan ngomong ''ra lo kenapa lo sakit abis makan bakso atau lo lagi puasa ngomong setelah makan bakso'' tanya nayla sambil menempelkan punggung tangannya ke dahinya dira
''apaan sih nayla gue gak puasa ngomong atau pun sakit ya'' jawab dira
''terus kenapa lo diem aja biasanya lo itu banyak cincong'' kata Nayla
''kalau gue diam gak boleh ? '' tanya dira pada nayla
''boleh sih tapi kok tumben gitu'' kata nayla bingung
Nayla pun ingat sesuatu tentang perkataan dira yang tadi tempat makan bakso Nayla masih penasaran dengan perkataan manusia setengah patung
''oh ya ra kok gue masih penasaran ya manusia setengah patung maksudnya siapa ya'' tanya nayla
''ihhh kepo mau tau atau mau tau bangat '' jawab dira
''mau tau ba.. belum selesai nayla ngomong sudah di potong aura
__ADS_1
aura'' kita udah sampai rumah dira nih ayo kita turun atau masih mau ngobrol didalam mobil''sambil membuka pintu mobil disusul dira
nayla pun iku dan berkata ''jawab dong dira maksudnya siapa''