
''mau balik ra''
''mau balik kemana kak''
''ke rumah''
''lah kok cepat bangat kak aldo balik''
''iya''
''apa kak aldo tidak suka ya lihat dira disini'' dira memberanikan diri untuk bertanya begitu ke aldo. dira mengira aldo marah karena dia ikut berlibur dan aldo gak suka kalau aldo dijodohkan dengan dirinya.
''kok kamu mikir gitu ra''
''ya siapa tau kak aldo gak suka lihat dira'' sambil berlalu mendahului aldo yang hendak keluar villa.
aldo yang melihat dira keluar villa pun mengurungkan niatnya untuk pulang dia memasuki kopernya ke dalam kamarnya lagi. aldo penasaran kenapa dira ngomong seperti itu.
aldo menyusul dira yang sedang jalan jalan disekitar villa.
''ra maksud kamu ngomong kalau aku gak suka lihat kamu itu apa ya''
''seperti yang aku katakan tadi kak mungkin kak aldo gak suka lihat aku karena kita di jodohkan'' aldo diam dan mencerna perkataan dira apakah dia dijodohkan sama dira. aldo bertanya tanya ke pada dirinya dan menyalahkan dirinya jugak karena tidak bertanya kepada orang tuanya siapa yang akan dijodohkan sama dia. hal yang berbeda dirasakan dira dia menyesal telah mengatakan hal tersebut ke pada aldo dia rasa kalau aldo benar-benar tidak menyukai nya dan akan mentertawakan dirinya.
''bukan gitu ra gue sebenarnya tadi mau pulang karena ada urusan tapi kayaknya sudah di tangani sama papa''
ya niat hati aldo mau pulang tapi gak jadi setelah mengetahui kalau dira lah yang dijodohkan dengan dirinya dia bertekad untuk meluluhkan hati dira selama seminggu ini.
''oh ya udah kak gue lanjut jalan jalan ya''
bodoh nya aldo tidak menawarkan diri untuk menemani dira jalan jalan dia malah balik ke villa dan menelpon ibunya dan memastikan bahwa benar dia di jodohkan dengan dira. akhirnya setelah dia ngobrol bersama ibunya lewat telpon cukup lama dia pun matikan HP dan keluar kamarnya.
''lah lo gak jadi pulang do katanya lo mau pulang'' David sengaja bilang seperti itu ke aldo karena tadi pas aldo dan dira ngomong davidendengarkan sedikit pernyataan bahwa dira memberi tahu kalau dia di jodohkan dengan aldo
''gak jadi'' sambil jalan ke arah dapur
''lah kok gak jadi kemarin malam aja ngebet pingin pulang walaupun udah malam. sekarang malah masuk ke dapur mau masak''
__ADS_1
''bukan urusan lo'' aldo pun memasak beberapa hidangan ya tentunya di bantu David karena makan yang dimasak lumayan banyak.
''widih widih kalau begini gue jadi tambah senang liburan nya. karena bangun pagi udah sarapan''
''iya tambah gendut kita nay''
''iya. ngomong ngomong dira mana ya kok gak gue lihat dari tadi pas gue bangun''
aura baru saja mau jawab tapi sudah keduluan aldo. entah setan apa yang ngerasuk dia hingga mau jawab.
''dia pergi jalan jalan''
''oh my god ada pa nih tumben kakak yang ganteng jawab aku''
''gak usah lebay deh nay'' semua menengok ke arah dira.
''iya deh iya ayok kita makan. kedua kakak yang ganteng ini sudah masak'' seru nayla. mereka makan.
habis makan mereka semua pergi jalan jalan di daerah sekitar, dira nayla dan aura sangat bahagia mereka sesekali tertawa lepas. David dan aldo tidak lepas pandangan nya ke mereka bertiga sambil senyum.
''eh ya do bener gue penasaran kenapa lo tiba-tiba berubah fikiran''
''lihat nya biasa aja dong do. awas lo mikir yang anh anh sama adik gue ya''
''lo tu yang mikir aneh tu. emang gue kayak lo yang mikir aneh aneh sama aura''
''gue gak kayak gitu ya lagian gue gak ada rasa sama aura ya''
''lagian siapa yang bilang lo ada rasa sama aura sih vid''
''ah sudahlah do. jawab pertanyaan gue yang tadi itu''
''oke oke kayaknya lo tau deh alasan gue gak jadi pulang''
David bingung dengan pernyataan si aldo
''mana gue tau do kalau gue tau gue gak nanyak sana lo kali''
__ADS_1
''ah gak usah pura-pura gak tau deh vid''
''bener do gue gak tau suer deh''
''ah ya elah lo''
aldo pun menceritakan bahwa dirinya tahu bahwa yang dijodohkan sama dia itu dira. dan lebih mengejutkan nya dia tau langsung dari dira. aldo juga menceritakan bahwa dia sangat bahagia mengetahui bahwa dijodohkan dengan dita, David yang mendengar hal itu pun tertawa sangat kencang sampai ketiga gadis cantik itu melihat ke arah David dan aldo dan menghampiri David dan aldo.
''kenapa kak ketawa nya kencang amat''
''gak kenapa napa kok ra''
''gak kenapa napa tapi ketawanya kencanh sekali kayak orang kesurupan''
''hahahh''David ketawa lagi
''kenapa sih kak David gak jelas amat sih''kata aura, seketika David berhenti tertawa dan melihat ke arah aura. aura yang dilihat begitu merasa canggung dan merasa kalau dia salah ngomong. tak hanya David yang melihat aura, nayla dan dira pun melihat aura tumben tumbenan aura ngomong gitu. sedangkan aldo tidak beraksi apapun dia cuma diam aja.
''emang salah kalau tertawa. kalau aku tertawa berarti ada yang lucu'' jawab david. aura yang mendapat jawaban seperti itu hanya diam saja sampai akhirnya dira yang jawab
''benar kata aura kak David gak jelas tertawa sendiri gak tau penyebab nya apa kayak orang stres''
hahhah David tertawa lagi. kali ini dia tertawa bukan karena aldo tapi dia tertawa karena melihat ekspresi aura yang kelihatan takut karena jawabannya, aldo yang melihat itu pun langsung menyumpal mulut David dengan rumput yang ada dideket aldo. dira dan nayla pun tertawa melihat hal tersebut sedangkan aura hanya tersenyum melihat hal tersebut karena dia gak berani tertawa takut david marah. aldo yang melihat dira tertawa lepas sangat bahagia.
''lo gila ya do, lo kira gue kambing apa makanya kasih gue rumput''
''Mmm terserah lo'' sambil berjalan meninggalkan mereka. karena sudah terlalu lama disitu
''dasar batu. jawabannya hanya emem saja'' mengikuti aldo
''emang ya batu teriak batu nay ura. gak sadar kalau dia batu juga''
''emang batu bisa teriak ra perasaan batu gak bisa ngomong'' lemot nayla kambuh
''terserah lo deh nay'' dira juga ikut meninggalkan tempat tersebut
''ya udah nay ayok kita balik ikut mereka''
__ADS_1
''emang gue salahnya dimana aura, gue cuma nanyak kan tadi masalah ba'' belum aja selesai aura sudah memotong kata kata nayla dan menarik tangannya untuk ikut pergi dari tempat itu
''gak salah kok nay. tapi lo salah kiprah''