
dengan napas yang cukup ngos-ngosan dira sampai dimeja.
''maaf ya semuanya dira telat datang''
''gak apa-apa sayang. mari duduk'' dira pun duduk dan langsung minum karena cukup lelah karena terburu-buru turun kebawah, mereka makan dengan tenang sampai selesai. aldo beranjak dari tempat duduknya dan masuk kekamar nya untuk ganti pakaian mood nya pagi ini tidak bagus karena tau Yogi menghubungi dira. sedangkan dira asik mengobrol dengan mertuanya, dia gak masuk kuliah karena masih cuti kemarin David meminta izin kekampus dira gak masuk satu minggu. kemudian aldo turun dengan pakaian kerjanya yang sudah rapi
''ma aku berangkat kantor dulu ya''
''lah bukannya kamu masih libur do ''
''iya ma, tapi ada urusan mendadak makanya aldo pergi ke kantor ma. ya udah ma aldo berangkat''
''loh kok kamu pamitnya sama mama doang ?
kamu pamit dong sama istri kamu juga''aldo melihat dira kemudian berkata'' aku pergi dulu ya ra''
''iya kak aldo'' sambil berdiri dan mengikuti aldo dari belakang, aldo merasa diikuti pun berhenti tanpa aba-aba membuat dira kejedot punggung aldo seperti kemarin dirumahnya dira.
''aduh sakit. kenapa sih kak aldo suka berhenti tanpa peringatan dulu''
''aku gak tau kamu dibelakang, sekarang yang mana yang sakit ''
''nih keningku'' aldo pun melihat jidat dira dengan jarak yang cukup dekat, mama ayu yang melihat adegan tersebut cukup senang karena dia yakin pasti rasa cinta dalam hati meraka pasti akan tumbuh, tanpa dia tahu bahwa aldo sudah menaruh rasa sudah lama kepada dira.
''gak apa-apa kok jidat kamu. lagian kamu mau kemana sih''
''mau antar kak aldo sampai depan pintu''
''ngapain ''
''itu perintah dari ibu kalau aku harus antar kak aldo setiap berangkat kerja''
mereka pun berjalan berdampingan sampai depan pintu, setelah sampai aldo diam tidak melanjutkan masuk kedalam mobilnya.
''kak aldo kok diam aja gak masuk mobil capet tau berdiri disini''
''kamu pasti lupa''
''maksud kak aldo''
''coba diingat-ingat perintah dari ibu pasti ada yang kamu lupa''
''aku ingat semuanya kok kak tapi aku ngelakuin apa yang ingin aku lakuin''
''emang ya kamu tuh'' tapi dengan tangan yang sudah didepan dira agar dira mencium tangannya.
''maksud kak aldo apa sih kok tangan kakak ada di depan saya ''
''kamu ingat kan perintah ibu''
__ADS_1
''iya ingat ''
''kalau gitu lakukan''
''aku gak mau ''
''kalau gitu kita berdiri aja disini sampai nanti'' mau tidak mau dira mencium tangan aldo karena dia gak mau terus berdiri di depan pintu.
''nah dari tadi kek kayak gitu kan gak lama kamu berdiri disni''
''dasar gila''
''kok suami sendiri dikatain gila sih. ya udah aku berangkat dulu ya istriku''
'' terserah kak aldo deh ya silahkan pergi and Hati-hati dijalan''
dira masuk kembali dan duduk di tempat nya yang tadi, saking penasaran nya dengan perubahan sikap aldo, dira pun bertanya tentang aldo kepada mama mertuanya.
''maaf ya ma sebelumnya dira mau bertanya''
''kalauau bertanya, tanyak aja langsung sayang jangan formal gitu pakek minta maaf segala''
hhehe ''iya ma. dira penasaran sama kak aldo pakah dia orangnya seperti itu ya kesehariannya''
''maksud kamu gimana sayang''
dira menceritakan tentang perubahan sikap aldo yang dimana aldo hanya bicara sedikit tapi sekarang terkesan cerewet terus banyak perubahan-perubahan lainya.
''masak sih ma''
''iya dira sayang. tanya aja sama dia langsung kenapa dia berubah seperti itu pasti jawaban nya sama kayak mama bilang tadi atau tanya sama kakak kamu David pasti dia tau sipat aldo''
''iya ma iya dira percaya kok sama mama'' dira dan mama ayu melanjutkan obrolan dan bercanda, mama ayu merasa senang akhirnya dia punya temen dirumah. sedangkan aldo pergi kekantor David bukan ke kantornya
''lo kenapa do. pagi-pagi sudah disini bukan dirumah nemenin istri lo''
''gue mau cerita sama lo''
''masalah apa''
''masalah rumah tangga''
''lo baru dua hari nikah do masak udah ada masalah sih''
''lo udah lupa ya vid pernikahan ini dipaksa''
''iya tapi lo kan gak dipaksa''
''ah lo gak paham sih''
__ADS_1
''ya udah ayo sini cerita'' akhirnya aldo menceritakan semuanya ke David tak terkecuali kalau dira dan Yogi masih berhubungan sampai saat ini, terus David menanyakan apakah aldo akan menyerah tentu saja jawabannya tidak karena dia sudah dah menjadi suaminya dan dia lah yang berhak atas dira
''nah tuh kan kamu tau''
''iya gue mau minta saran sama lo gimana caranya agar gue bisa dapatin hati dira''
''gampang kok di lo kasih perhatian sama dia kasih waktu lo buat dia ikutin semua kemauan nya pasti dia luluh kok''
''oke deh kalau kayak gitu gue balik dulu ya. terimakasih sarannya''
''cepat amat lo pulang''
''gue mau kasih waktu gue buat istri ''
''iya udah sana balik''
dira saat ini sedang santai-santai dalam kamarnya sambil pegang HP dia chatan sama temen yang dan juga Yogi jujur saja dia sudah bosan dirumah terus sudah empat hari gak keluar rumah.
''loh cepat bangat pulang nya do''
'' iya ma kerjaan aldo udah selesai. oh ya ma dira mana ''
''emang ya pengantin baru gak bisa jauh-jauh walaupun cuma sebentar''
''ih apaan sih ma''
''istri kamu di dalam kamar''
aldo langsung menyusul dira yang ada dikamar kali ini dira tidak kaget karena kebetulan matanya melihat ke handel pintu yang hendak dibuka, dira sudah taun yang membuka handel pintu itu pasti aldo gak mungkin orang lain.
''ra ra aku pulang''
''iya'' jawab dira yang masih uring-uringan di atas kasur''
''kamu kenapa ra ''
''aku malas aja udah empat hari gak keluar rumah''
''ya udah bangun sana ganti baju kamu. kita pergi jalan-jalan''
dira langsung bangkit dari tidurnya dan menuju ruang tempat pakaiannya kemudian berbalik menyembuhkan kepala nya saja.
''kak aldo gak bohong kan ?''
''gak sana cepat ganti pakaiannya'' dira mengganti pakaiannya dan aldo asik malas beberapa email yang masuk di hpnya.
''aku dah selesai ganti pakaian kak ayo kita jalan-jalan''
''tunggu bentar aku ganti pakaian dulu'' aldo memakai pakaian kaos oblong warna putih dan celana pendek warna coklat muda dia terlihat sangat gantang dira mengakui hal tersebut bahwa aldo sangat tampan.
__ADS_1
''gak usah liat aku kayak gitu ntar kamu kecintaan sama aku. tapi gak apa-apa sih cinta sama suami sendiri daripada cinta sama laki-laki lain'' jeleb Kata-kata aldo menusul jantung dira tapi dia mencoba mengabaikan kata-kata ter akhir aldo barusan
''gak usah ke ge'eran deh kak. ayok berangkat'' mereka berdua pamit pada mama ayu