
'' tergantung vid''
''tergantung apa nya do''
''ya tergantung''
''ah gak jelas lo do''
karena sudah mau menjelang makan malam mereka semua makan malam dirumahnya aldo setelah selesai mereka semua pulang dira dan aldo pun menuju kamar aldo.
''kak aldo''
''iya''
''kita tidur satu kamar ?''
''iya. masak mau tidur terpisah kalau tidur terpisah nanti dikira kita berantam, jangan takut walaupun kita tidur sekamar dan seranjang aku tidak akan ngapain-ngapain kamu kecuali kamu yang minta''
Lagi-lagi perkataan aldo membuat dira berfikir keras kenapa aldo jadi aneh gitu.
''ayok kamu rapikan baju kamu besok pagi saja. oh ya satu hal lagi kamu gak boleh masuk keruang kerja aku yang ada disebelah sana''aldo menujuk sebuah pintu yang ada dikamarnya itu merupakan ruangan yang tembus ke ruang kerjanya aldo tidak ingin dira tahu apa saja isi ruang kerjanya sampai dira sudah memiliki rasa kepadanya barulah dira boleh masuk keruangan yang ditunjukkan tadi, dira yang dilarang merasa penasaran kenapa dia gak boleh masuk keruangan tersebut
'' kenpa emangnya kak kok aku gak boleh masuk sana''
'' anak kecil dilarang tahu urusan orang dewasa''
''is kak aldo ini bukan dewasa tapi udah tua lagian dira udah besar tau lagi satu tahun lagi dira lulus kuliah''
''iya kalau bisa lulus satu tahun lagi ''
''iya pasti bisa lah kan dira lumayan pintar''
''lumayan kan gak pintar-pintar amat kan jadinya''
''lihat aja nanti dira pasti lulus satu tahun lagi awas aja ketika dira lulus kak aldo gak kasih dira hadiah''
'' buktikan saja '' sambil berjalan menuju kamar mandi dan ganti pakaian tidur
__ADS_1
''oke siapa takut'' dira berjalan ke arah tempat menyimpan pakaian aldo dia menaruh pakaiannya disana sambil bicara sendiri ''kok kak aldo sekarang banyak bicara ya biasanya gak kayak gitu, apa yang membuat dia berubah jadi banyak bicara ya ?''
Tiba-tiba aldo keluar kamar mandi udah menggunakan baju tidur (kamar mandinya melewati tempat penyimpanan pakaiannya) dan berkata
''jangan komat kamit sendiri di sini gak ada setan'' dira yang mendengar hal tersebut kaget karena tiba-tiba aldo ngomong
''astaga kak aldo ngagetin tau, kenapa gak kasih aba-aba dulu deh biar aku gak kaget''
''kamu aja tuh gak dengar aku buka tutup pintu kamar karena asik komat kamit padahal dirumah ini aman dari hantu khususnya kamar ku ini''
''siapa yang komat kamit sih aku cuma lagi ngomong sendiri tau''
''oh jadi kamu punya keahlian jadi orang setres ngomong sendiri''
''bukan gitu maksud aku'' baru saja mau menjelaskan aldo sudah balik badan dan menuju ranjangnya untuk Siap-siap tidur, dira yang melihat itu benar-benar kesal.
''jadi manusia setengah patung ngeselin bangat, eh jadi manusia yang cerewet jugak ngeselin bangat tuh orang. udah ngatain aku orang stres lagi, ngatain aku komat kamit lagi. ingin rasanya aku jawab setannya tuh kamu makanya aku komat-kamit '' dira menutup pintu lemari dan beranjak ke tempat tidur dira melihat aldo sudah tidur.
''sudah tidur rupanya'' dira memegang keningnya aldo mau cek apakah aldo sudah gak panas atau masih ternyata sudah tidak panas lagi, dira pun mulai mengatur pembatas lalu mematikan lampu kemudian tidur. sedangkan aldo membuka matanya dan hanya dia dan Tuhan lah yang tau kenapa dia sekarang dia tersenyum dalam gelap.
baru sehari menikah memang aldo sudah menujukan perubahan yang cukup drastis dari dia gak suka ngomong atau jawab pertanyaan dira sekarang dia lebih banyak bicara dari biasanya. aldo tidur dengan perasaan yang senang, besok paginya dira bangun sudah berada dalam dekapan aldo, kepala dira berada di lengan nya aldo dia diam sejenak memikirkan kenapa bantalnya berubah menjadi sebuah tangan akhirnya dia tersadar bahwa itu adalah tangannya aldo dia bangun sangat kaget sehingga membuat aldo juga terbangun.
'' emangnya aku kenapa'' dira balik bertanya dira tidak memberitahu bahwa dia kaget karena dia tidur di lengan nya aldo.
''sekalian aja kamu bilang aku dimana sama siapa''
'' lah emang benar kan aku gak kenapa-napa makanya aku nanyak kek aldo kenapa nanyak begitu''
''iya dah iya'' aldo beranjak dari tempat tidur dan masuk kekamar mandi sedangkan dira kembali tertidur tetapi dia ingat bahwa sekarang dia tidak dirumah nya akhirnya dia bangun dan turun kebawah menemui mertuanya yang baru saja bangun dan masuk ke dapur melihat apa yang dimasak oleh art nya.
''hari ini masak sarapan apa mbok''
''saya mau bikin nasik goreng nyonya''
'' ya sudah mbok biar saya aja yang lanjut masaknya, mbok istirahat saja''
belum sempat mbok astri jawab dira langsung menyapa kedua orang yang ada didapur tersebut.
__ADS_1
''pagi ma mbok''
''pagi sayang''
''pagi nyonya muda. kalau gitu aku permisi dulu ya nyonya dan nyonya muda'' mereka berdua mengangguk.
''kenapa kesini sayang apa kamu butuh sesuatu ?''
''gak kok ma dira kesini mau bantu-bantu aja''
''ah rajin sekali menantu mama yang cantik ini''
'' ah mama dira jadi malu tau''
''lah emang benar kan kamu cantik sayang ''
''iya ma, mama aja cantik masak mantu mama gak cantik''
''iya iya sayang ku, sini kamu potong wartelnya ya soalnya mama mau tambah wartel di nasik goreng nya karena aldo suka ''
''iya ma'' dira pun memotong wortel dan setelah itu membantu menata makana yang sudah dimasak mama ayu dan dira di meja makan kemudian dira kembali kekamar untuk mandi.
''dari mana''lagi-lagi suara aldo yang tiba-tiba mengagetkan dira
''bisa gak sih kak jangan ngagetin dira begitu''
''kamu aja punya jantung lemah bangat''
'-lah kok nyalahin jantung dira, salahin tuh suara kakak yang ngagetin''
''tuh HP kamu bunyi dari tadi lain kali gak usah pakek nada hpnya bikin pusing tau pagi-pagi dengar suara HP kamu'' berlalu keluar kamar,dira melihat ke arah aldo yang keluar kamar.
''perasaan aku gak pakek nada HP deh, kok bisa dia bilang aku pakek nada ya, emang aneh tuh manusia'' dira mengambil HP nya ternyata yang nelpon dia tuh Yogi, dira pun menelpon balik Yogi dan mengobrol sambil tertawa disela tawanya dira mendengar kamarnya di ketok, dira membuka pintu. ''nyonya muda dipanggil sama nyonya untuk sarapan karena semua orang sudah menunggu''
''ah iya mbok astri tugu bentar lagi dira turun''
''baik kalau gitu nyonya muda''
__ADS_1
dira mengakhiri telpon nya aldo kemudian mandi secepat kilat kemudian ganti pakaian setelah selesai bergegas turun kebawah