Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku

Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku
bab 49


__ADS_3

'' siapa ya boleh ibu mintak tolong bukakan pintu ra''


''sepertinya itu aura dan nayla bu tadi dira minta dia datang kesini gak apa-apa kan bu''


''tentu saja sayang gak apa-apa, ya udah sana buka pintu nya''


nayla melihat yang membuka pintu adalah dira dia langsung saja nyerocos


''lama bangat sih ra bukanya''


''sorry. ya udah ayok masuk'' mereka masuk sebelum masuk kekamar dira aura dan nayla menyapa ibu soraya dulu, di dalam kamar dira cerita panjang lebar semua hal termasuk tentang mita


''kan benar dugaan gue lo harus hati-hati tuh sama si mita itu''


''gak usah su'udzon deh nay, kak aldo gak akan kepincut sama cewek modelan mita karena dia udah kecintaan sama dira'' kata aura


''ah sotoy lo ura, siapa aja bisa berubah lagian ini pernikahan paksa tau''


''bagi dira mungkin terpaksa tapi bagi kak aldo ini bukan paksaan karena dia udah cinta sama dira dari dulu''


''lo tau dari mana ura'' tanya nayla dan dira


aura pun menceritakan bahwa informasi yang dia dapatkan dari David, dia menceritakan semua apa yang dia ketahui


''jadi selama ini lo semakin dekat ya sama kaka gue, lo mau jadi kakak ipar gue ya''


''widih ada yang jadi kakak dan adek ipar nih''


''eh ngomong apa kalian gue sama kak David cuma temenan aja kok kita sering berbagi cerita aja''


''dari temen bisa demen tau aurora sayang yang cantik jelita''


''ih apaan sih nay''


''ya kalau benar gue setuju-setuju aja kok ura'' kata dira


''tuh calon adek ipar lo setuju''


''gak usah bahas gue deh, bahas lo aja dulu ra biar selesai dan tuntas permasalahan lo''


dira menceritakan perubahan aldo semenjak dah jadi suami dia berubah drastis dan ntah mengapa hatinya sekarang lebih condong ke aldo dibandingkan Yogi


''berarti lo udah cinta sama suami lo ra, lagian kak aldo cakap kaya raya juga''


''ini bukan masalah gantang atau kaya nay tapi masalah hati''

__ADS_1


''idih pakek bawa-bawa hati lo, udah jelas hati lo kini mulai memilih aldo,lagian kata aura tuh kak aldo udah suka lo dari dulu jadi lo patenkan hati lo itu buat kak aldo aja putus dan jauhin tuh yogi''


''nah benar kata nayla tu ra lebih baik lo selami hati lo dan menetap di kak aldo karena dia halal bagi mu, jangan sampai lo nyesel ketika kak aldo udah di gaet orang walaupun kecil kemungkinan nya tapi bukan berarti tidak bisa direbut loh ra'' dira yang mendengar hal tersebut mulai merenungi apa yang dikatakan temannya, diluar kamar dira sudah dipanggil oleh ibunya untuk makan siang karena sudah siang hari, mereka bertiga pun turun dan menuju ruang makan.


''wih ibu masak apa enak sekali baunya'' ujar nayla


''masak ikan balado, nay''


''pasti enak''


''tentu saja masakan ibu ter enak''


''ya sudah ayok kalian makan ''


mereka berempat makan bersama setelah makan mereka memutuskan untuk menonton TV bersama sambil berbicara.


''nay kapan lo nikah'' kata dira bertanya ke nayla


''kalau gue belum kepikiran untuk nikah gue masih menikmati masa muda gue''


''kalau lo ura kapan''


''gue mau nikah sama siapa ra pacar aja gue gak punya''


''loh kok aneh emang salah nanyak kapan nikah''


''gak salah, ra tapi lo lihat orang yang lo tanya jomblo dari lahir''


''lah siapa tau dia langsung nikah tanpa pacaran ''


''maksud lo di jodohkan kayak lo gitu''


''sudah-sudah ngapain ributin soal nikah sih'' ucap aura


''salahin dira tuh ura, dia yang mulai''


ibu soraya yang dari tadi diam pun ikut bersuara karena penasaran sama aura yang jomblo padahal aura sangat cantik dan terlihat lebih lemah lembut dibandingkan nayla dan dira.


''beneran kamu gak punya pacar ura''


''beneran bu, bahkan dia gak pernah pacaran sama sekali loh bu''bukan aura yang ngejawab malah nayla yang cerocos jawab, dira pun menoyor kepala nayla.


''bukan lo yang ditanya mengapa sih lo aja yang cerocos''


''lagian lama bangat aura buka mulutnya, jadi gue wakilin aja dia biar lebih cepat''

__ADS_1


''astaga nayla nayla'' dira gelengy kepala


''maaf nih buat ibu kepo nih, kalau boleh tau kenapa ya aura masih jomblo sampai saat ini padahal kamu kan cantik ''


'-mungkin gak ada yang mau sama aku bu''


''masak sih ura padahal dari kalian bertiga nih kamu paling cantik loh''


''terimakasih bu'' dira dan nayla yang mendengar hal tersebut tidak setuju


''berarti masud ibu dira gak cantik gitu''


''ih iya nih ibu gak asik bangat masak aura aja yang dibilang cantik pakek diperjelas lagi kalau kami gak cantik''


sambil memperlihatkan wajah manyun


''kalian berdua juga cantik kok sayang-sayangnya ibu,jadi jangan ngambek ya'' sambil memeluk kedua manusia yang iri karna tidak dikatain cantik, ibu soraya emang sudah akrab sama teman-temannya dira mau pun aldo dia sudah menganggap seperti anak nya sendiri jadi bisa diajak bercanda seperti tadi.


''oke ibu lanjut nih, kalau kamu jomblo ura jadi mantu ibu aja gimana'' dira hanya menjawab dengan senyum


''jangan senyum aja ura jawab kalau ditanya tuh jawab,kalau aura gak mau bu nayla mau kok jadi mantu ibu ''kata nayla sambil tertawa, bukan ibu soraya yang jawab melainkan dira


''lo kan udah punya ayang beb nay, lo bucin bangat lagi sama pacar lo itu dan lo bilang belum mau nikah mau menikmati masa muda lo, kalau ditunggu menikmati masa muda bisa jadi kakek kakek kak davidnya ''


hahah hahhaha mereka semua tertawa karena perkataan dira tadi, saking asiknya mengobrol mereka tidak sadar kalau David dan aldo sudah pulang dan sudah masuk kedalam rumah


'' wih seru amat nih kalian semua lagi ngetawain apa sih'' kata David disusul oleh aldo yang mengambil tempat duduk sebelah istrinya


''ngetawain kak David '' kata dira


''loh kok ketawain aku, aku kan baru sampai, jadi dari tadi kalian gosipin aku ya''


''iya kak, gosipin kakak jadi kakek-kakek'' kata nayla ketawa lagi disusul suara dira yang cukup kencang ketawanya


''sudah-sudah perut ibu sakit ketawa nih, kalian berdua kok gak ada suara ketok pintu '' kata bu soraya


''gimana mau ketok bu orang pintu nya kebukak''


''pasti ayah tadi pas pergi gak ditutup pintunya kebiasaan deh''


''emangnya ayah kemana bu, dari tadi pagi dira disini gak ketemu ayah masak belum pulau dari olahraga pagi sih''


''tadi udah pulang pas kamu dikamar terus berangkat lagi kerumah pak rt katanya ada yang mau dibahas tadi sebelum makan siang''


ohh dira ber oh riang''

__ADS_1


__ADS_2