
nayla dan aura yang masih disana pun pamitan mau pulang tapi sebelum pulang nayla menggangu dira dulu. nayla berbisik kepada dira ''Siap-siap ntar malam ra''
''Siap-siap kenapa nay''
''siap di unboxing hahahhahaha'' beberapa orang yang ada disana melihat ke arah dira dan nayla. nayla yang dilihat orang pun dengan cepat menutup mulutnya.
''dasar ya lo nay fikiran lo ngeres aja ''
aura dan nayla pun pulang kini tinggal keluarag inti saja yang masih diruang keluarga. mereka semua pada ngobrol tentang kesehatan aldo dan mbicarakan bahwa akad tadi pagi hampir dibatalkan karena kondisi aldo semakin memburuk, dira hanya diam tak bersuara.
''kalau gitu kamu Siap-siap dira''kata bu Soraya. dira yang di suruh Siap-siap pun bingung. karena dia gak mau kemana-mana kok malah disuruh Siap-siap.
''dira gak mau kemana-mana bu kenapa aku harus Siap-siap''
''kamu lupa ya ra. kamu kan sudah jadi istrinya aldo, kamu udah punya suami jadi kamu harus ikut kemana pun suami kamu pergi''
''jadi ibu ngusir dira. kok ibu tega banget sih sama dira''
''ibu gak ngusir kamu nak''
''kalau gak ngusir terus maksud ibu itu apa''
mama ayu pun ikut menimpali ''sudah sudah Soraya biarkan saja untuk malam ini dira dan aldo tidur saja dirumah mu. besok pagi baru aku jemput dira dan aldo pulang''
''ah aku jadi gak enak sama kalian ayu''
''gak apa-apa Soraya''
''ya sudah dira sayang kamu besok pulang ke rumah mama ya''
''iya tante''
''jangan tante dong. sekarang kamu panggil mama aja sama kayak aldo, kamu sekarang udah jadi mantu sekali gus anak mama''
__ADS_1
''iya ma''
mereka pun melanjutkan obrolan mereka sampai malam mama dan papa nya aldo makan malam dirumahnya dira. selesai makan mereka berbincang-bincang sebentar baru mama ayu dan papa dito pamit pulang. aldo pun bangun mengantar mamanya kedepan pintu walapun dilarang karena keadaannya masih kurang fit sedangkan dira mengekor di belakangnya aldo. sebenarnya dira enggan ikut mengantarkan mertuanya ke depan pintu tetapi karena ibunya memberi kode dan gak enak sama mertuanya yang kelihatan baik makanya dia ikut aldo dari belakang.
duk duk dira megang keningnya karena terbentur punggungnya aldo sambil meringis sakit. mama ayu yang mendengar dira kesakitan refleks menghampiri dira dan mengusap kening dira.
''kamu gak apa-apa sayang''
''gak kok ma'' mama ayu melihat ke arah aldo dan marah sama aldo
''kamu gimana sih do kok kamu berhenti tanpa aba-aba kasihan tuh istri kamu kecedot punggung kamu yang keras itu''
''lah kok malah nyalahin aku sih ma. kan aldo gak tau kalau kalau dia ngikut dari belakang''
''pokoknya kamu salah titik gak pakai koma''
''iya iya ma aldo salah''aldo ngomong dalam hati ini sebenarnya anaknya siapa sih aku atau dira ya padahal udah Jelas-jelas dira yang salah tapi malah aku yang kena omel nasib-nasib.
''maaf ya''
''iya kak gak apa-apa kok''
''ya udah mama sama papa pulang dulu ya do dira sayang. kalau aldo macam-macam atau marah-marah dan bikin kamu kesal sama kasih tau mama ya sayang ntar mama yang pukul dan kutuk dia jadi patung''
''ya ma hati-hati yang ma pa''
setelah mengantar mama dan papa nya dira dan aldo masuk kedalam lagi tanpa mengeluarkan satu patah kata pun. dira dan aldo sudah duduk kembali pada posisi nya yang tadi, Tiba-tiba dira ingat bahwa sehari full ini gak pernah pegang HP dan dira berfikir kalau Yogi pasti marah karena tak menghubungi Yogi. iya selama ini dira lah yang lebih sering menghubungi Yogi dibandingkan Yogi menghubungi dira. dira buru-buru masuk ke kamarnya.
''dira kamu mau kemana kok buru-buru sekali''
''dira mau ke kamar bu''
''kok gak diajak suaminya''
__ADS_1
''dia masih ingin mengobrol dengan kak David bu dan dia juga tau kan kamar dira sebelahan sama kak David jadi gak perlu dira tunggu''
didalam kamarnya dira pun langsung membersihkan badan dan mengganti pakaian tidur setelah semuanya selesai baru lah dira menghubungi Yogi dia mengobrol sambil tertawa dira benar-benar lupa bahwa tadi pagi dia sudah menjadi istri orang.
diruang lain David dan aldo masih mengobrol walapun terlihat jelas di mukaknya aldo bahwa dia sedang tidak enak badan dan kelelahan.
''ya udah do lo istirahat aja. gue lihat lo kecapean dan kurang sehat''
''iya vid. eh maksud gue kak david''
''gak usah panggil gue kakak do panggil aja david''
''tapi lo kan sudah jadi kakak ipar gue''
''ya walaupun begitu panggil aja david''
''iya deh iya gue masuk dulu ya''
''iya''
dikamar dira baru saja selesai telponan dengan Yogi bertepatan dengan masuknya aldo kedalam kamar. dira yang melihat hal itu pun sedikit terkejut karena melihat aldo di dalam kamarnya untung saja dira cepat sadar dang ingat bahwa tadi pagi dia sudah sah menjadi istrinya aldo.
''maaf'' dira berfikir kenapa aldo mintak maaf
''kenapa kak aldo minta maaf''
''karena masuk tanpa ketuk dulu''
''ooo its okey kak''
lagi-lagi aldo mengeluarkan kata maaf lagi hingga membuat dira kesel kenapa harus minta maaf tinggal bilang aja gak punya baju dan meminta dira untuk pinjamkan baju david. akhirnya dira pergi meminjam baju ke david dan memberikan aldo baju tersebut dira pun Siap-siap tertidur. aldo yang baru saja keluar dari kamar mandi pun langsung menghampiri dira. dira yang melihat hal tersebut dengan mata yang mengintip merasa was-was kenapa aldo menuju ke arahnya dia. dira sudah Siap-siap menendang aldo jika dia berbuat senonoh pada dirinya padahal jika aldo melakukan hal tersebut wajar wajar aja karena aldo adalah suaminya. aldo pun mengambil bantal yang ada di dekat dira dan membawa ke sopa yang ada dikamarnya dira.dira pun mengelus dadanya dan berbicara sendiri dengan nada yang sangat kecil sehingga aldo tidak bisa mendengarnya ''selamat''aldo berbaring disopa. setelah cukup lama kedua insan tersebut tidak bisa tertidur, aldo tidak bisa tertidur karena ini pertama kalinya tidur disopa, biasanya dia tertidur di atas kasur yang sangat lembut empuk dan luas tetapi sekarang dia tidur di tempat yang sangat sempit.
dira tidur tapi belu
__ADS_1