Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku

Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku
bab 28


__ADS_3

sebenarnya bukan hal itu yang membuat David gak mau satu mobil dengan aldo, David tidak mau kalau aldo tau dira ikut kalau aldo tau bisa bisa aldo gak jadi ikut, rencananya bisa gagal untuk mendekatkan dira dengan aldo.


''jujur ya vid gue sebenarnya malas bawa mobil sendiri. tapi karena lo gue bawa deh''


''lo emang the best do''


''jam berapa berangkat besok pagi''


''jam 5''


''gak ke pagian tuh vid''


''biar gak macet dijalan''


''tapi ya nggak jam 5 juga''


''terus lo maunya berangkat jam berapa ? ''


''jam 9''


''kalau berangkat jam sembilan nyampai sana nya jam berapa dodol''


''tapi itu kepagian''


''ya udah deh lo berangkat jam segitu gue berangkat duluan''


''gue gak tau jalan''


''nanti gue share lokasi'


''oke deh''


bagus deh aldo gak berangkat di jam yang sama kalau berangkat jam yang sama pasti dia tau gue bawa dira walaupun gue gak buka kaca mobil tapi pasti kelihatan. aku mandi dulu setelah selesai mandi baru aku kasih tau dira kalau kita akan berangkat jam 5 pagi.


''dira boleh kakak ngomong sebentar'' dira membuka pintu aldo langsung nyelonong masuk. is kebiasaan.


''tentu saja boleh karena kak David udah masuk dan duduk disitu''


''jadi kalau kakak gak masuk dan duduk disini gak boleh ngomong''

__ADS_1


''terserah kak David dah ya malam ini dira gak mood buat debat sama kak David, jadi silahkan kak David bicara'' dengan senyum lebar yang dipaksakan


''oke oke adik ku yang manis. besok pagi kita berangkat jam lima pagi''


''kak David bercanda ya. mau ngapain jam segitu udah berangkat yang ada nanti ketemu sama pocong aja''


''jam lima itu sudah pagi ra mana ada pocong jam segitu''


'' iya deh kak iya pocong gak ada. tapi ngapain berangkat pagi pagi sekali kak, dira belum berkemas buat pergi besok'


''biar gak kena macet dira ku sayang, jadi kakak punya inisiatif buat berangkat pagi. kalau masalah berkemas kamu berkemas sekarang aja bawa barang seperlunya aja ya''


''tetap aja bagi dira itu kepagian bangat kak gimana kalau kita berangkat jam tujuh aja''


''keputusan kakak udah bulat dira kita berangkat jam lima pagi. sekarang kamu siap siap kalau kamu berangkat jam tujuh kamu berangkat sendiri aja''


''ih emang ya kak David kalau udah bilang A ya A gak bisa di ganggu gugat. tapi gimana caranya aku kasih tau temen dira kak, kalau mereka mau berangkat jam segitu''


''kalau gak mau ya sudah tinggalin aja mereka gak usah diajak''


''ya elah kak David benar benar ya''


''terserah kak David deh ya. kalau gak ada yang mau di omongin silahkan kak David keluar dari kamar aku''


''jadi kamu ngusir kakak nih''


''iya aku ngusir kakak. sekarang silahkan keluar ya, aku nadira aulia yang cantik nan imut tiada tandingannya di dunia ini mau berkemas untuk liburan besok. kalau kak David masih disini aku nadira aulia tidak akan bisa berkemas malam ini. kalau''


''sudah sudah jangan dilanjut aku keluar. pusing kepala aku dengerin lo ngomong panjang kali lebar''


akhirnya kak David keluar juga dari kamar ku, aku bisa telponan deh sama yogi. kalau untuk kelas barang nanti aja setelah selesai telponan sama yogi.


jam sudah menunjukan jam sebelas malam dira dan yogi sudah mengakhiri perbincangan nya yang dari tadi. dira hendak tidur tapi dia teringat belum berkemas untuk liburan akhirnya dira tidak jadi tidur


''is seharusnya kita berangkat jam tujuh atau delapan, kan kalau berangkat jam segitu aku bisa berkemas besok jam lima. memang ya benar benar tuh kak david'' mau tidak mau suka tidak suka dira pun berkemas setelah berkemas dira hendak tidur tetapi dia teringat kalau dia belum memberi tahu teman temannya kalau mereka akan berangkat jam lima pagi.


''astaga aku hampir lupa kasih tau dua anak curut itu kalau berangkat jam lima''


dira pun langsung menelpon aura dan nayla seperti biasa dira dan nayla selalu ribut dan adu argumen dan aura sebagai pendengarnya

__ADS_1


''hello temen temen akun yang cantik jelitha dan manja'' ucap dira


''hello ra kenapa lo telpon jam segini sih ra gue lagi tidur'' kata aura


'' iya benar katau aura kenapa sih lo telpon jam segini ra gak ada kerjaan apa lo, tadi kan udah telpon kami berdua sekarang telpon lagi gak habis pikir gue. gue tahu sih emang gue ngangenin tapi gak usah telpon jam segini juga. pacar gue aja gue batasin telpon sampai jam sepuluh malam kalau'' cerocos nayla


dira ''udah deh nay bisa gak ngomongnya jangan kepanjangan gitu jumat tau otak gue, tuh kaya ura aja singkat nih malah panjang kali lebar''


nayla''lo juga gitu kan ra itu aja jawaban lo lumayan panjang''


dira''gimana gak panjang orang gue jawab pertanyaan lo yang seabrak itu''


baru saja nayla mau menimpali dira seperti biasa aura sebagai penengah bagi mereka


aura ''kalian mau debat atau apa nih. kalau mau debat gue matiin nih telponnya setelah itu silahkan lanjut debatnya''


''iya deh iya ura, gue diem, silahkan nona nadira aulia lanjutkan dan jawab pertanyaan kami'' ucap nayla


''gue telpon kalian jam segini untuk memberitahu kalian kalau kita besok berangkat jam lima pagi''


nayla dan aura ''what ''


''ura gue gak salah dengarkan kita berangkat jam lima pagi. udah kayak kelelawar aja kita berangkat masih gelap gulita begitu''


''gak usah lebay deh lo nay'' ucap dira


''iya benar kata nayla ra. kenapa kita berangkat jam lima pagi sih. kan bisa berangkat jam tujuh''


''gue juga maunya gitu ura tapi kak David maunya jam lima biar gak macet katanya''


dengan dramatis nayla ngomong ''wahai nona nadira. jika berangkat jam lima pagi terus kami yang cantik ini berangkat jam berapa ke rumah nona apa sekalian kami berangkat sekarang dan nginap di rumah lo''


''ide bagus tuh'' ucap dira


''sedeng otak lo dira'' ucap nayla


hahhahah hahahha dira tertawa sambil tutup mulut karena takut mengganggu orang yang udah tidur


''tenang besok gue sama kak David yang jemput kalian jam lima kalian sudah pada siap. ya udah ya gue mau tidur bay''

__ADS_1


nayla pun ngomel ngomel di depan hpnya ini nih resiko temanan sama orang sedeng begini ni kasih tau di hari H bulan deng jam h deh namanya kalau dia kasih tau dari kemarin kan bisa gue nginap di rumah dia. hal berbeda dilakukan aura dua tidak ngomel dia langsung tidur biar gak terlambat besok. sedangkan dira masih tertawa walaupun suara tawanya gak besar, dira membayangkan bagaimana reaksi aura dan nayla, walaupun dira tau reaksi aura pasti kalam dan nayla pasti ngereok.


__ADS_2