
aldo melanjutkan perkataan nya '' bahkan aku berhak dari sekedar lihat saja loh'' perkataan aldo ambigu, dira yang mendengar hal itu berpikir apa coba maksudnya kak aldo ngomong gitu ih ngeri sekali ambil menggerakkan tubuhnya dan memukul Kepala nya yang berpikir terlalu jauh
''kenapa kamu pukul kepala mu, kamu sakit'' dira menggeleng sambil mengatakan dalam hatinya masak dia harus bilang kalau dia berpikir yang gak-gak
''terus kenapa kamu pukul tuh kepala kamu, udah bodoh tambah bodoh nanti''
'' mau-mau aku dong kak ini kan kepala nya aku mau aku pukul kek mau aku apakan sekalipun itu urusan aku ya ''
baru saja aldo mau membalas perkataan dira tetapi itu tidak dilakukan karena makanan yang di pesan sudah datang dia pun langsung makan karena dia benar-benar lapar
''kak aldo lapar banget ya sampai gak menawarkan makanan nya sama dira'' aldo melihat ke arah dira yang hanya makan kentang
''katanya tadi gak mau makan karena sudah makan tadi di kampus mu''
'' iya tapi setidaknya ada basa basi gitu menawarkan''
''astaga di tawarkan salah gak ditawarkan salah emang ya wanita''
''kak aldo ngomong apa '' ya dira gak mendengar perkataan aldo karena dia berbicara cuma menggerakkan mulutnya tanpa suara
''gak aku gak ngomong apa-apa kok, ya udah kamu mau ini kalau mau aku suapin nih''
'' gak kak terimakasih, aku makan kentang aja''
'' benar nih ?, kalau gitu aku lanjut makan ya ''
''iya lanjutkan saja'' sambil menunggu aldo selesai makan dira memegang hpnya dan me wa Yogi lagi dimana Yogi membalas kalau dia sekarang berada di rumah sedang membantu ibunya
'' aku sudah selesai makan apa kamu terus mandang HP kamu itu apa sih yang ada dalam HP kamu sampai sefokus itu ?''
'' gak ada kalau udah selesai ayok kita lanjut'' sambil beranjak dari duduknya
__ADS_1
''tunggu dulu ra kita bayar dulu makanan nya''
'' ya udah ayok, aku mau pulang Jalan-jalan sudah cukup untuk hati ini''
''baik lah'' aldo langsung bilang begitu takut kalau nanti masih lanjut keliling mall bisa-bisa dia gempor dan dia juga gak habis pikir dira bisa sekuat itu buat jalan keliling mall... sedangkan di mall yang sama Yogi baru saja keluar dari bioskop dia baru selesai nonton bersama mona pacar nya
'' sayang kita pulang langsung atau mau makan ?'' tanya Yogi
'' kalau kita makan dulu gak masalah kan sayang ?'' tanya mona ke Yogi
''tentu saja tidak sayang '' Yogi dan mona menuju restoran yang sama tempat dira dan aldo makan tadi dan lebih parah nya dira dan aldo masih di sana, Yogi dan mona duduk di tempat yang diduduki dira dan aldo.dira dan aldo baru saja selesai membayar makanan yang mereka pesan tadi dan berbalik mau pulang namun langkah dira terhenti dan melihat di tempat nya tadi dia melihat Yogi bersama seorang wanita dan sangat mesra, melihat dira berhenti gak bergerak aldo pun boleh kebelakang dan mengajak dira jalan karena dira diam gak berjalan '' ayo ra katanya mau pulang kok diam di sana ? apa ada yang kamu lupakan atau mau beli makan buat di bawa pulang ?'' namun tidak ada jawaban dari dira melihat hal tersebut aldo mengikuti arah pandangan dira setelah mengikuti arah mata dira aldo kini paham kenapa dira diam dan mematung, aldo pun menghampiri dira dan merangkulnya '' ayo kita pulang''
'' kalau kak aldo mau pulang duluan silahkan kak aldo pulang '' dira berjalan menuju ke arah tempat Yogi dan mona duduk dengan penuh amarah dira menghampiri dua insan saling mencintai, aldo membiarkan dira menghampiri Yogi dan mona dia akan maju kesan nanti jika dira membutuhkan bantuan
''yogi''
Yogi melihat ke arah sumber suara bahkan bukan hanya Yogi yang melihat tetapi mona juga ikut menoleh ke sumbar suara
'' iya sayang dia dira teman aku''
'' apa temen kamu bilang ?''
'' tentu kita cuman temen kan ? oh ya perkenalkan ini mona pacar saya'' mona menambahkan
''kami juga akan segera melangsungkan pernikahan''
''apa pernikahan ?''
'' iya dira aku dan Yogi sudah lama menjalani hubungan dengan nya''
''maaf ya mbak cowok kamu ini gak baik, kamu tau saya ini pacarnya juga''
__ADS_1
''maaf dira aku lebih percaya sama pacar ku dibandingkan kamu karena sudah banyak yang ngaku-ngaku kalau mereka pacarnya Yogi mungkin salah satunya kamu'' mona melanjutkan ''ayo sayang kita pulang, makanya nanti saja gak selera makan aku jadinya ketemu sama penggemar mu''
'' iya ayo sayang aku juga gak selera karena ada yang mau rusak hubungan kita'' Yogi dan mona pun langsung pergi dari tempat itu sedangkan dira lemas dan duduk lagi sambil memegang dadanya betapa sakit nya hati dia saat ini karena perkataan dan perlakukan Yogi terhadap dirinya, melihat hal tersebut aldo mencoba menenangkan dira dia memeluk dira '' jangan menangis laki-laki seperti dia, dia tidak pantas untuk kamu tangisi air mata mu sangat berharga''
'' bagaimana aku tidak menangis, dia itu pacar pertama ku apa kak aldo tau ?''
'' aku tau tapi aku yakin kamu tidak terlalu mencintai nya bukan '' dira terus menangis sambil mencerna perkataan aldo dan mencoba menanyakan pada dirinya apakah benar dia mencintai Yogi atau tidak, terlepas dari itu tapi perlakuan Yogi terhadap dirinya tidak dibenarkan ( astaga dira padahal di juga begitu sama aldo dia tidak memikirkan perasaan aldo)
'' ayolah ra jangan nangis lagi gak malu apa dilihat orang nanti orang menyangka kalau aku ngapa-ngapain kamu lagi ''
'' kak aldo gak tau sih rasanya patah hati makanya kak aldo bilang begitu''
'' oke oke kamu boleh nangis tapi ini terakhir kalinya kamu tangisi sik cowok gak mutu itu''
dira menganggukkan kepalanya, setelah dirasakan cukup dira berhenti menangis dan mengusap air matanya
'' sudah selesai nangis nya ? '' tanya aldo
'' sudah ''
''apa kamu yakin kalau nanti kamu nangis lagi awas saja '' dira ngedumel dalam hati nih orang kenapa sih orang sedih malah di ancam-ancam kayak gitu dasar manusia gak ada empati sama sekali.
'' iya iya aku gak akan tangisan yogi lagi''
'' baiklah kalau begitu kita pulang ''
'' kak bisa gak kita jangan pulang dulu''
'' kalau gak pulang,kamu maunya kemana ?''
'' aku ingin jalan-jalan sebentar menghirup udara segar, boleh ?''
__ADS_1