
ke esokan paginya dira siap siap pergi kekampus seperti biasanya setelah liburan kemarin dan bertemu temen temen nya, aldo kembali seperti semula mengikuti dira sampai kampus kalau dia sudah melihat dira sampai kampus dengan selamat baru dia berangkat kerja.
setiap hari setelah liburan tersebut tetap terjalin seperti biasanya tanpa ada perubahan sedikit pun sampai ada isinden dimana dira ketauan bolos kuliah dan pergi jalan jalan sama Yogi. kejadian tersebut langsung merubah segalanya.
''bu yah dira bolos kuliah'' ujar David pada ibu dan ayahnya, ibu dan ayahnya yang mendengarkan hal itu merasa kaget karena tumben tumbenan dira bolos kuliah biasanya kalau malas masuk pasti bilang sama ibu dan ayahnya.
''kamu tau darimana vid''
''aku lihat dira tadi di mall''
''ah mungkin saja gak ada kelas, makanya dia pergi sama temen nya''
''dira gak pergi sama temen nya bu''
''mungkin saja pergi sendiri kalau kayak gitu''
''untuk lebih jelasnya kita tanya temen dira, karena David lihat dia pergi sama seorang laki-laki bu yah''
ayah anto dari tadi hanya diam saja, dia diam bukan berarti tidak mau ikut campur justru dia memikirkan solusi dari apa yang terjadi.
David pun menelpon aura, aura yang masih di dalam kelas bersama nayla pun mengangkat HP nya dan menjawab semua pertanyaan yang di berikan oleh David dan menanyakan gimana kabar dira udah sehat atau belum karena dia hari ini dira gak masuk kuliah karena sakit. aura juga mengatakan bahwa hari ini dia dan nayla akan menjenguk dira. ibu soraya yang mendengar hal tersebut merasa sedih karena anak yang dia percaya berbohong kepada dia.
''ibu gak usah nangis biar David yang tangani nanti aku nasehati dia'' ibu soraya tetap saja menangis dia gak habis fikir kenapa dira bolos kuliah dan berbohong kepada dirinya.
''tidak usah ayah sudah memutuskan. dira akan menikah dengan aldo dua hari lagi''
ibu soraya dan David cukup kaget dengan ucapan ayah anto.
''ayah gak salah bicara bukan nya dira akan dinikahkan dengan aldo tunggu selesai kuliah satu tahun lagi''
__ADS_1
''tidak keputusan ayah sudah final kalau dira akan menikah dua hari lagi dengan aldo. apakah kalian setuju''
tentu saja David setuju tapi dia memikirkan perasaan dira bagaimana kalau dia gak mau dan menolak.
'bagaimana kalau dira nolak yah''
''dia nolak atau tidak tetap akan ku nikahkan dengan aldo demi kebaikan nya'' sebenarnya ada perasaan sangat sedih di hati bu soraya akan melihat anaknya terluka karena pernikahan paksa ini, tapi kalau ini terjadi dia takut dira salah langkah.
di mall dira sangat bahagia dia nonton bermain bersama dia sudah dua hari ini gak masuk kuliah karena aldo ingin pergi jalan jalan dua hari ini agar tidak diketahui oleh mona makanya dia ngajak dira walapun dia tau kalau dira masuk kuliah.
''besok kita kemana lagi my lovely'' dira berfikir sejenak kalau dia bolos lagi takut ketahuan
''minggu depan atau lain kali aja kita pergi ya gi''
''kenapa emangnya my lovely. kita habiskan waktu bersama aja''
''tapi udah dua hari ini aku gak masuk kuliah'' dengan enteng dan egoisnya Yogi jawab ''kamu ijin aja lagi ra. kan jarang jarang kita berdua kayak gini''
''oke deh my lovely. kalau gitu kita mau ngapain lagi nih setelah nonton''
''aku pulang deh udah hampir sore nih''
''iya deh. aku antar ya''
''gak usah aku bisa pulang sendiri''akhirnya dira pulang.
di sebuah restoran terdapat dua orang wanita paruh baya dan dua lelaki yang seumuran mereka sedang berbicara masalah pernikahan anaknya. ayah anto mengatakan kalau dia ingin menikah kan aldo dengan dira. ayu dan dito yang mendengar hal itu kaget kok tiba-tiba anto ingin menikah kan dira secepat itu padahal anto dan soraya meminta pernikahan dilaksanakan ketika dira lulus kuliah. jujur saja ayu sangat senang mendengar hal tersebut tanpa berfikir yang aneh aneh walapun tadi sempat kaget.
''kalau aku sih setuju aja. kalau memang aldo dan dira dinikahkan dua hari lagi. tapi apakah bisa mem persiapkan pernikahan dalam jangka waktu dua hari''
__ADS_1
'' saya yakin bisa. kita nikahkan mereka saja kalau resepsi nya menyusul dua minggu lagi cukup kan''
dito pun menjawab''tentu saja bisa anto kalau perlu dua hari ini juga bisa diselesaikan resepsi nya''
''emang bisa pa''
''tentu saja bisa sayang apa sih yang papa gak bisa sih''
''udah mesra mesranya. jadi deal ya dua hari lagi kita nikahkan anak kita''
''ah sirik aja lo ton. oke oke nanti saya kabarin aldo''
mereka melanjutkan obrolan mereka sampai mauagrib karena ke asikan mengobrol. dirumah dira baru saja sampai rumah karena sepulang nya tadi mobilnya bocor makanya dia ke bengkel terdekat untuk memperbaiki mobilnya.
'-habis dari mana ra. kok jam segini baru balik''
''ah ngagetin aja kak David ini. tadi ban mobil dira bocor makanya telat pulang''
''ooo''
dira didalam kamar nya menerima pagilan dari Yogi dan temenya. aura dan nayla juga menceritakan bahwa mereka sebenarnya mau kerumah dira untuk memgecek keadaan dira udah sembuh atau belum tetapi dilarang oleh David dan di beritahu bahwa dira telah sakit.
dira memikirkan perkataan nayla dan aura tadi dia berfikir pasti dia udah ketahuan berbohong sama temen nya dan ketahuan bolos kuliah dan pasti nanti malam dia akan di sidang sama orang tuanya. ''apes dah gue. pasti nanti gue kenak marah, pantas aja muka lak David tadi kayak orang mau marah tapi dia tahan'' dira berfikir keras mencari alasan agar dia tidak kena marah atau dihukum karena bolos kuliah.
tok tok tok tidak ada sahutan dari dalam kamar dira, dira sengaja tidak membuka karena tadi tidak sengaja dira mendengar pertanyaan ayah dan ibunya menanyakan keberadaan nya. dira sudah tau kalau dia pasti habis sama ibu dan ayahnya.
''ra ra bukak pintunya. kakak tau ya kalau kamu belum tidur'' tidak ada sahutan dari dira.
''ra buka pintunya kamu dipanggil sama ayah, katanya ayah mau ngobrol sama kamu sebentar. kalau gak dibuka pintunya kakak dobrak ya pintunya, kakak hitung sampai tiga ya satu dua ti'' belum saja selesai berhitung pintu sudah terbuka. dira pura-pura kayak orang yang bangun tidur.
__ADS_1
''iya kak ada apa. maaf aku gak dengar tadi''
''dipanggil sama ayah. ditunggu diruang keluarga''