
dalam hati dira berkata mati deh gue nih habis kenak marah.
''silahkan duduk nak''
''eh iya yah''
''ayah mau bertanya tadi kamu kemana aja ''
'-dira pergi kuliah terus pergi main sama aura dan nayla''bohong dira. ibu soraya yang mendengar hal tersebut merasa terenyuh mendengar anaknya berbohong.
''ayah tanya sekali lagi tadi kamu kemana tadi dira''
''dira udah jawab tadi yah dira gak bohong kok''
''oke kalau kamu gak bohong. sekarang giliran ayah yang ngomong''
dira merasa tambah deg deg kan dan dia pasrah ngangguk saja.
''jadi ayah sudah memutuskan bahwa pernikahan kamu dan aldo dimajukan''
''lah kok gitu si yah kemarin kan udah janji kalau nikahnya nunggu dira selesai kuliah''
''ayah sudah berubah fikiran. dua hari lagi kamu dan aldo nikah''
''dira gak mau ya yah dinikahkan sama kak aldo dua hari lagi''
''ayah tidak meminta pendapat kamu dira setuju atau tidak kamu tetap akan ayah nikahkan''
''tapi yah. kenapa sih apa salah dira sama ayah maupun ibu bukan kah dira selalu nurut sama ayah dan ibu. dira juga setuju kan nikah sama kak aldo tapi tunggu dira selesai kuliah''
David dan ibunya hanya menyimak perkataan ayah dan adiknya mereka tak berminat mengeluarkan suara karena takut akan memperkeruh suasana.
''apa kamu bertanya apa salah kamu dira''
''iya yah ''
''kami ingin menikahkan kamu dengan aldo demi kebaikan kamu, kami takut pergaulan kamu merusakmu''
''nayla dan aura baik kok yah''
''ayah tau mereka baik tapi maksud ayah bukan mereka tetapi maksudnya ayah itu adalah orang yang mengajarkan kamu berbohong dan bolos kuliah''
__ADS_1
dira diam ternyata benar tebakannya kalau dia sudah ketahuan berbohong dan bolos kuliah tapi dira gak tau akibatnya akan selatan ini.
di kediaman aldo, aldo baru saja sampai rumahnya disambut sang mama.
''aku pulang ma pa''
'' iya sayang. boleh mama ngobrol sebntar sama aldo''
''tentu saja boleh ma. mama mau ngobrol masalah apa ma''
''jadi gini do mama sama papa dan orang tuanya dira sudah memutuskan kalau dua hari lagi kalian menikah''
aldo terdiam dia memikirkan kok tiba-tiba sekali pernikahan nya di percepat. tentu saja aldo sangat senang karena pernikahan nya akan dilaksanakan di waktu dekat, tapi dia merasa ada yang janggal kok bisa secepat itu berubah padahal sudah di tetapkan kalau selesai kuliah dira baru akad nikah.
''kok malah diam do jawab dong''
''eh iya ma. kok cepat sekali ma bukannya nunggu selesai kuliah baru aku nikahin dira ma''
''iya itu emang kesepakatan kita kemari tapi kami berubah fikiran lebih cepat lebih baik kan''
''lagian kamu do bukan nya kamu setuju kemarin'' sambung papa dito.
''iya pa ma. tapi kok dadakan gini. persiapan nya bagaimana''
''idih papa kok semangat bangat padahal aldo yang mau nikah''
''gimana gak semangat sayang. kalau aldo nikah kita bisa cepat dapat cucu, kita terutama mama gak akan kesepian lagi karena ada temen nya''
''oh iya iya pa, mama bisa ngerasain punya anak cewek juga''sambil mesra, walaupun usia mereka sudah tidak muda tapi mereka selalu romantis terkadang membuat aldo iri karena dia belum memiliki istri dan belum bisa bermesraan.
''aldo masih di sini ma pa bisa gak mesra mesraan nya nanti saja kalau aldo sudah gak ada disini''sambil jalan menuju kamarnya
''jangan iri gitu dong do kan sebentar lagi kamu jugak nikah''
aldo yang mendengar perkataan papa nya tetap melanjutkan jalan menuju kamarnya sambil berbicara dalam hati semoga saja pa ma. aldo bilang seperti itu karena dia tau kalau dira sudah punya pacar, pasti dia menikah dengan dirinya karena terpaksa.
suara hujan di pagi hari ini membuat semua orang malas untuk bangun dan ber aktivitas seperti biasanya termasuk dira David dan aldo.
dira berdiri dekat jendela dan sambil membayangkan kebahagiaan nya yang beberapa bulan ini dia rasa sama Yogi, hujan pagi ini membuat dira merasa lebih sedih karena dia merasa langit pun ikut merasakan kesedihannya.
dira melihat jam dinding sudah menunjukan waktu bahwa sebentar lagi akan masuk kuliah. di ruang makan ibu soraya sudah menyiapkan makanan untuk sarapan pagi ini, dia membangun kan David dan hanya melewati kamar dira karena suaminya sudah mengatakan bahwa dira selama dua hari sebelum pernikahan dilarang keluar rumah, ayah anto takut dira menemui pacarnya dan melakukan hal yang tidak di inginkan.
__ADS_1
''vid vid bangun'' soraya mengetok pintu David dan memanggilnya, David yang mendengar suara ibunya pun bangun.
''iya bu''masih kelihatan mengantuk dan malas bangun
''kamu gak kerja hari ini. udah jam setengah 9 loh vid''
''iya buk. makasih ya telah bangunin david''
bu soraya kembali ke ruang makan dan menata makanan setelah selesai menata baru akan memanggil dira untuk makan, baru saja dia beranjak mau manggil dira, ditanya keluar dengan pakaian yang sudah rapi
''aku pergi dulu ya buk''
''mau kemana ra ''
''dira mau pergi kuliah bu''
''hari ini dan besok kamu gak usah masuk kuliah dulu ra''
''kenapa buk. dira cuma mau kuliah aja kok dilarang''
''karena sebentar lagi kamu nikah''
''tapi bu aku belum ngizin gak masuk hari ini''
''kalau masalah itu tenang saja kakak mu udah meminta temen kamu untuk izinin kamu gak masuk dua atau tiga hari''
''tapi bu''
''gak ada tapi tapian ya ra''
dira pun masuk kedalam kamarnya kembali bu soraya yang melihat hal tersebut memanggil kembali dira untuk makan tetapi di abaikan oleh dira. bu soraya hanay menangis dan berkata ini semua untuk kebaikan mu nak ibu dan ayah tidak ingin kamu salah langkah, jujur saja kalau laki-laki yang menjadi pacar mu baik ibu bisa saja melawan ayah kamu untuk merestui mu nak tapi dia bukan orang baik dia membawa pengaruh buruk untuk mu.
''kenapa ibu menangis'' David yang baru datang ke meja makan melihat ibunya menangis, ibu soraya mengusap air matanya karena tidak ingin anaknya khwatir.
''gak apa apa kok vid''
''ibu yakin gak apa apa''
bu soraya yang ditanya seperti itu menangis kembali David yang melihat hal tersebut memeluk ibunya.
''kalau ada masalah apapun yang mengganjal di hati ibuk kasih tau aja David bu. David akan mencoba membantu ibu''
__ADS_1
ibu soraya hanya menangis dipelukan David tanpa membuka suara.
''its oke bu, jika ibu meng khwatir kan dira, semuanya akan baik baik saja selama David mau pun ayah masih ada bu''