Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku

Menikah Dengan Orang Yang Mencintaiku
bab 60


__ADS_3

'' boleh, tapi kamu ikut aku ya, aku akan mengajak kamu pergi ke suatu tempat yang bisa membuat hati kamu lebih baik ''


'' iya, asal jangan mengajak ku pergi ke pantai karena aku saat ini tidak ingin ke pantai''


'' oke let's go''


didalam perjalanan dira tidak mood untuk berbicara dia terus saja melihat keluar jendela mobil sambil menikmati angin yang berhembus


'' aku tutup ya kaca mobilnya, nanti kamu masuk angin''


'' biarkan seperti ini kak aldo, aku mohon'' dengan mata beningnya dira memohon kepada aldo


'' kalau ingin tetap membuka kacanya buka saja, jangan memohon seperti itu, lakukan lah apa yang kamu inginkan''


''terimakasih kak''


aldo melihat dira sambil menyetir apakah dugaan ku salah selama ini ? kukira kamu tidak benar-benar mencintai dia ra ternyata aku salah kamu sangat mencintai dia sehingga kamu sekacau ini....


'' ayo turun kita sudah sampai''


'' kita dimana ini kak aldo, seperti hutan''


'' ini memang hutan ''


'' terus kita mau ngapain kesini''


'' ya ngobatin hati kamu yang retak itu lah, ayok ikut aku'' dira pun mengikuti aldo dari belakang, aldo yang di ikutin dari belakang pun berhenti tanpa aba-aba sehingga membuat dira kepentok kepalanya '' aduh sakit ''


'' astaga maaf ra aku tidak sengaja tadi ''


'' iya kak, kak aldo ngapain berhenti''


'- aku berhenti karena kamu jalan dibelakang ku''


'-emangnya kenapa kak, gak boleh ?''


'' gak, kamu harus berjalan di samping ku sampai kapan pun'' kali ini dira tidak bertanya lebih lanjut kenapa begitu kenapa begini seperti biasanya dia menurut saja apa yang di katakan aldo. mereka berjalan cukup jauh dari tempat dia parkir mobilnya


'' kak apakah masih jauh ?''


'' sudah dekat kok, apa kamu tidak tahan berjalan ?''

__ADS_1


dira menganggukkan kepalanya, aldo pun berjongkok melihat hal tersebut dira bertanya kenapa aldo berjongkok apakah dia juga kelelahan seperti aku, melihat dira yang diam mematung tidak naik ke pundaknya pun berkata '' ayok naik''


'' naik kemana kak''


aldo menepuk punggungnya''


'' kak aldo yakin, bisa gendong dira ? dira cukup gendut loh sekarang ''


'' yakin lah, ayo naik badan mu kurus begitu dibilang gendut'' dira pun naik karena mang dia kelelahan berjalan tidak lama dari itu akhirnya mereka sampai pada tujuannya di sebuah desa yang indah sekali pokoknya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, wah dira takjub dengan keindahan alam yang dia lihat di desa tersebut


'' kamu suka tempat ini ?''


'' suka kak, kak aldo tau tempat ini dari mana ?''


'' aku udah tau dari aku masih kecil dulu papa dan mama sering mengajak aku dan mita '' seketika mood dira yang tadi sidah happy menjadi hanyut karena aldo menyebut kalau dia ke tempat yang indah ini bersama mita


'' oh terus sekarang ngajak aku kesini ? aku mau pulang sekarang ''


'' bukannya kamu tadi bilang suka tempat ini ? kok sekarang ingin pulang''


'' dira tarik kata-kata dira yang bilang suka tadi '' aldo heran dengan perubahan mood dira yang secara tiba-tiba aldo tidak sadar karena menyebut nama mita dira jadi bad mood


dira hanya diam tidak menjawab '' please maaf kan aku ''


'' kenapa kak aldo minta maaf emangnya kak aldo salah apa ?''


'' aku minta maaf mungkin ada kata maupun perbuatan ku yang salah makanya aku minta maaf, jadi jangan marah dan pulang ya, kita menginap disini''


'' aku besok kuliah kak aldo ngapain ajak aku nginap disini''


'' kalau kamu masuk kuliah besok aku yakin kamu gak akan fokus karena mikirin kejadian yang tadi makanya aku ngajak kamu nginap''


'' terus gimana dengan kuliah ku kak, tadi aja aku dikeluarkan dari kelas'' ups keceplosan deh gue gumam dira


'' tenang saja aku sudah izinkan kamu tadi sebelum kesini, terus kenapa kamu bisa dikeluarkan ?''


'' kapan kak aldo izinkan padahal dari tadi sama dira terus ''


'' tadi kamu aja yang gak ngeh''


'' iya deh kalau kayak gitu, tapi awas ya kalau nilai dira turun gara-gara ini''

__ADS_1


'' nilai kamu gak akan turun gara-gara ini, kalau pun turun itu semuanya karena kamu bodoh ''


'' dira pinter tau''


'' masak ayo buktikan kalau kamu bisa lulus sebelum satu tahun nanti aku kasih hadiah ''


'' oke siapa takut, tapi hadiah nya apa ?'' dira saat ini tidak memikirkan rasa galaunya karena tidak di akui oleh Yogi tadi, entah mengapa rasa sesaknya sekarang tidak seperti tadi pas masih berhadapan dengan Yogi dan mona, mungkin benar yang di katakan aldo kalau dira tidak benar-benar mencintai yogi, dira hanya bersedih karena pacar pertamanya saja sudah begini nasib percintaan nya.


'' hadiahnya kita pergi honeymoon kemanapun yang kamu mau''


'' ye itu mah maunya kak aldo ''


'' kalau gitu kamu minta nya apa ?''


dira coba memikirkan apa yang akan dia minta namun saat ini dia belum menemukan apa yang harus dia minta dari aldo


'' ayo sebutin kamu minta apa ? jangan bengong begitu nanti kesambet tau ''


'' ih kak aldo ini dira gak bengong tau dira memikirkan apa yang akan dira minta nanti sama kak aldo dan awas saja kak aldo gak menempati janjinya''


'' iya iya aku janji pasti aku tepati, jadi kamu mau minta apa''


'' besok-besok deh dira kasih taunya soalnya dira belum menemukan apa yang ingin diminta ''


'' iya dah kalau begitu ayok '' aldo menggandeng tangan dira menuju salah satu rumah yang ada di tengah hutan tersebut, dira yang digandeng tangannya merasa deg degan '' lagi-lagi jantung gue berdebar dan aku saat ini sama sekali tidak mengingat Yogi dan perlakuan Yogi yang tadi, apa aku benar-benar tidak ada rasa sama sekali sama Yogi ?'' tanya dira dalam pikiran nya


'' sudah sampai '' kata aldo dan di sambut oleh seorang ibu dan bapak-bapak yang menjadi penjaga rumah tersebut


'' astaga den aldo kenapa gak kasih tau kalau den aldo kesini''


'' iya Pak mendadak'' dira mendekatkan mulutnya ke telinga aldo dan bertanya '' siapa mereka'' aldo membalas dengan cara berbisik '' mereka yang menjaga rumah ini ketika kami tidak kesini'' dira hanya ber oh riang


'' terus den pakai apa kesini''


'' pake mobil''


'' lah berarti jauh sekali den aldo jalan kesini, coba aja den aldo kasih tau bisa aku jemput pake motor atau gak seperti itu '' bapak-bapak itu menunjukan satu buah sepeda motor dan dua sepeda''


'' iya Pak aldo lupa''


'' maaf sekali lagi den aldo, aku mau bertanya wanita ini siapa ? apakah mita ?'' dira tentu saja agak kesal namun dia tidak mengeluarkan kekesalannya karena bapak itu pasti taunya mita karena mita yang pernah kesini bahkan sering kesini

__ADS_1


__ADS_2