
sementara itu rian hanya bisa geleng geleng kepala mendengar laporan mata mata yang ditugaskan melihat putri.
kemudian tanpa di aba aba fahri masuk dengan membawa sebuah flashdick dan laptop
"untuk apa itu " ucap rian sambil menunjuk benda yang dibawa fahri.
"ini sebuah flashdick dari cctv kantor tuan" ujar fahri sambil memasukkan flashdick itu ke sebuah laptop.
"aku tau tapi untuk apa ?!"ujar rian dingin membuat hawa di sekitarnya menjadi menyeramkan.
"ini rekaman cctv rahasia yang akan menunjukkan siapa yang berkhianat tuan " terang fahri yang mencoba tidak menatap tuannya . rian pun mengangguk mengerti.
"nah rekamannya sudah dimulai tuan !"seru fahri.
"aku tau" ujar rian yang tetap melihat rekaman itu.
di rekaman itu ada sebuah orang masuk ke ruang kerja rian dan mengotak atiknya.orang itu kemudian mengambil sebuah berkas dan pergi.
"tuan apa anda kenal orang itu?"tanya fahri yang melihat perubahan ekspresi pada tuannya.
"dia adalah karyawan baru kalau tidak salah namanya adelia sharma " jawab rian dingin sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.
"cih , dia masoh baru dan berani berbuat seperti ini , tidk tau diuntung!!"ucap rian yang kemudian pergi diikuti fahri.
di ruang tengah ada oma , mama alexa tidak terkecuali kiran dan putri yang baru sampai di ruang tengah.
lalu mereka melihat rian yang terlihat sedang menahan amarah.
"rian mau kemana kau ?!" tanya mama alexa pada rian namun rian terus melangkah dan tidak menghiraukan panggilan dan pertanyaan dari mama alexa , oma , kiran bahkan putri.saat mereka sudah menaiki mobil,saat itu juga fahri pun menyetir dengan kecepatan sedang untuk menghindari kemarahan tuannya.
saat sampai di perusahaan pratama mata rian menunjukkan sorot kemarahan. ia mencari adelia ke semua ruangan bahkan karyawan lain yang melihatnya hanya bisa diam agar tidak terkena imbas dari kemarahan rian.
__ADS_1
lalu di kantin perusahaan ia menemukan adelia lalu ia segera menarik adelia dan berteriak.
"hey kau kenapa kau mengasihkan berkas itu pada flores hah ?!"
"ma-maksud tuan apa ?"tanya adelia.
"cih kau tidak perlu berpura pura seperti itu , katakan kenapa kau memberikan berkas itu!!" teriak rian yang bahkan kini menghimpaskan adelia di lantai .
tentu saja mereka jadi tontonan . lalu fahri memberi isyarat agar mereka pergi atau mereka akan kena imbas dari kemarahan rian.
tentu saja mereka langsung berhamburan pergi dari kantin itu.
"ma-maaf tuan saya hanya disuruh nona itu ia mengatakan kalau ia adalah istri tuan " bela adelia.
"kau tau berkas itu sangat penting ,flores membakarnya, untung kami bisa membuat duplikatnya !!!" teriak rian dengan penuh amarah.
"dan aku tau kau tidak sebodoh itu , kau pasti suruhan flores!!"ucap rian menatap adelia tajam.
adelia yang tertangkap basah tidak memiliki alasan lagi . ia langsung meminum racun yang memang sudah ia siapkan jika ia ketahuan.
polisi pun datang dan membereskan jenazah adelia.
karena rian sudah membuat keributan ,ia segera pergi dari perusahaannya dan membiarkan karyawannya kembali bekerja dengan tenang.
rian yang masih marah pun masuk dengan menendang pintu rumah .
oma,mama alexa,putri ,kiran,bahkan papa bastian terkejut.
"apa yang kau lakukan ?!"teriak papa bastian dengan mata yang tak kalah tajam.
bukannya malah membalas rian malah pergi ke kamar dan menutup pintu kamar dengan keras.
__ADS_1
seketika semua orang yang berada disitu melirik pada fahri.
"katakan apa yang terjadi pada putraku!!" ujar papa bastian melirik fahri dengan tajam dan menyebarkan hawa dingin dan menyeramkan.
akhirnya fahri pun bercerita dari a sampai z .
"gadis yang bodoh , kenapa ia berani berurusan dengan keluargaku lagi!!" teriak papa bastian dengan amarah .
oma ,putri dan kiran hanya bisa terdiam
sementara mama alexa mendekati papa bastian dan mencoba meredakan amarah suaminya yang tak lain adalah papa bastian.
"pa tenanglah kita harus memfikirkannya dengan kepala dingin"ujar mama alexa .
"bukan begitu lexa !! , kenapa gadis itu mencoba muncul lagi di kehidupan rian!! , tidak cukupkah ia melukainya dulu!!"ujar papa bastian masih dengan amarah.
"iya pa aku tau ,kita akan membalasnya lebih kejam dari perbuatannya pada rian jadi tenanglah dulu " ujar mama alexa sambil mengedip ngedipkan kedua matanya.
"kau benar benar tau cara meredakan amarahku lexa " ujar papa bastian dengan lembut.
mama alexa pun tersenyum.
sementara putri masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh papa bastian di tengah tengah kemarahannya. tentang flores yang muncul lagi ?? , itulah yang ia fikirkan.
'apa dulu flores pernah muncul di kehidupan rian ?' batin putri.
mama alexa yang tidak sengaja melirik menantunya ,mengerti jika menantunya itu tidak faham atas apa yang telah dikatakan oleh papa bastian.
setelah papa bastian benar benar tenang mama alexa menghampiri putri dan menariknya ke kamar tamu .
"mama tau kau memikirkan tentang perkataan papa bastian kan ?!" tanya mama alexa.
__ADS_1
putri pun mengangguk
"baiklah sebenarnya ... dulu itu rian adalah pribadi yang ceria dan selalu menyebarkan senyuman sampai ada sesuatu yang terjadi" ujar mama alexa dengab raut wajah sedih.