Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin
Eps. 2 Lamaran


__ADS_3

''Nak, cepat pulang ya, Papa mau kamu sampai di rumah jam 09:25 tanpa tapi tapian'' pesan singkat dari Papa Arya yang membuat Arya menjadi malas pulang kerumah.


''Iya, Aku usahakan jika bisa'' jawaban dari Arya lewat pesan singkat seperti biasanya, Cuek.


Dirumah Arya


''Papa... siapakan jas dan kemeja Arya Pa..'' teriak mama


''Iya ma... papa sedang siap siap...'' jawab papa tak kalah dengan suara mama


''du dudududu.... That should be me, holdin' your hand, that should be me, making you laugh.. lalala..''


suara nyanyian terdengar sangat indah dimobil mewah Arya. Tak lupa dengan kecepatan yang melebihi rata-rata, karena sering sekali Arya memakai kecepatan seperti seorang pembalap.


Ting...Ting...Ting...


Hp Alira berbunyi nada panggilan suara dan setelah Alira melihatnya, ia langsung membuka telepon tersebut.


Alira


''Assalamu'alaikum ma, ada apa menelpon, tidak biasanya mama menelpon....''


Mama


''Kamu cepat pulang ya nak, pak Asep sudah mengemudi ke sekolahmu''


Alira


''Hah?! aku pulang? apakah aku tidak akan diskors pak Ageng mah?''Kata Alira dengan nada tinggi


Pak Ageng adalah kepala sekolahnya. Dan Alira memulai telminya, karna sebenarnya sekolah nya adalah milik Ayahnya sendiri, ya, siapa lagi kalau bukan pak Henri Armadja.


Mama


''Astaghfirullah nak.... itu sekolahan dibangun papa kamu.... dan mama juga udah ngizinin ke pak Ageng nak.... tenang saja..''

__ADS_1


Alira


''Oh iya ya mah... oke, aku siap siap dulu... bye ma.. Assalamualaikum''


Mama


''Waalaikumsalam...''


''Ada apa lir?'' kata Zela, teman sebangkunya yang memang masuk di geng nya. Geng Alira memang terkenal, beranggotakan 4 orang dan namanya juga ''Four Generation'' geng nya antara lain adalah berikut; Alira ketua geng Zela anggota Nabila anggota dan Zifa anggota. Zifa adalah kembarannya Zela, jadi wajar saja jika namanya mirip.


''Gini nih guys, aku disuruh pulang mama, katanya penting banget, kita lanjutin ghibahnya ntar malem ya.. gue tunggu panggilan videonya'' kata Alira sambil mengambil tas nya yang berada di bangku.


Sebenarnya Alira and the geng tidak mengghibah, hanya saja Alira meledek teman temannya.


''Alira!!!'' kata gengnya bersamaan sampai satu kelas menatap ke pojok depan, tempat duduk Alira dan gengnya.


''Sorry, gue pulang dulu ya! Dan buat Zifa, jangan rindu, rindu itu berat, biar aku saja!'' kata Alira menggoda Zifa, karena sebenarnya Zifa adalah seorang Sadgirl, wkwk.


''Kaga usah nyalin kata kata Iqbaal Ramadhan lu!''


''Udahlah... gue pulang dulu... semlekomm'' kata Alira sambil menghilang dari kelas.


''Waalaikumsalam.....'' kata gengnya menjawab.


Tit tit... ''Non Alira..... Ayu masuk atuh, ngapain panas panasan disitu?'' teriak seseorang yang ternyata adalah pak Asep yang ditugaskan mama menjemput Alira.


''Oh... pak Asep sudah sampai... iya pak!'' kata Alira sedikit mengecilkan volumenya.


Ting... Ting... Drrtt.... suara tersebut berasal dari handphone milik Alira, dan dengan nada panggilan, jadi Alira langsung membuka panggilan itu yang ternyata dari Mamanya.


Mama


Nak... kamu sudah dijalan? atau masih menunggu pak Asep?


Alira

__ADS_1


Ya Allah mama... satu satu dong kalo nanya... iya.. ini aku lagi di mobil...


Mama


Oh... Okay, nak, mama mau matiin dulu ya, lagi sibuk.


Alira


Iya maa... Assalamualaikum...


Mama


Waalaikumsalam nak...


Tut... panggilan pun terputus.


Alira semakin penasaran, kenapa mamanya menyuruhnya untuk segera pulang, dan dari suara mamanya menandakan jika ini pasti akan ada acara.


''Ada apa ya?'' suara lirih Alira


**Hai guys! ketemu lagi...


Maaf ya kalau kalian nunggu lama, biasa, virus ulangan harian mana bisa dielak.. wkwk


Dan karena virus malas karena kalian cuma baca, ngga like atau comment😥😥


Alira ada acara apa ya?


Like , comment and vote ya... biar virus malasnya hush hush..


VOTE


VOTE


VOTE

__ADS_1


Lanjut di next eps. yaa... bye.. good night😘**


__ADS_2