Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin
BAB.42. curahan hati putri


__ADS_3

setelah mereka berbincang sebentar putri naik keatas dan merapikan baju bajunya , ia membawa banyak baju karena ia kira ia akan lama di rumahnya mungkin 1 atau 2 tahun namun perkiraan itu malah hanya bertahan selama 2 minggu .


setelah putri selesai ia duduk di atas ranjang , saat duduk ia kembali mengingat masalahnya dan rian , ia kembali menangis , luka batin yang ia alami terbuka lagi.


'aku menyayanginya , tidak masalah jika ia merebut kesucianku !!, tapi setidaknya izin dulu padaku ! kau suamiku bukan seorang lelaki brengsek yang merebut kesucian wanita tanpa izin !! ' batin putri sambil mengusap air matanya.


lalu tiba tiba ada orang yang muncul di belakangnya.


"apa kau tidak bisa melupakan malam itu ?"tanya rian yang tiba tiba masuk.


"aku seorang wanita , kesucianku direnggut tanpa izinku !! ya aku tau kau suamiku !! tapi kau harus tetap meminta izinku !!" jawab putri.


"aku tau mungkin aku saat itu tidak sadar !! tapi apa kau tidak bisa keluar setelah membawaku ke kamar ini ? , apa kau tau ? luka fisik mudah disembuhkan tapi tidak untuk luka batin !!" tambah putri lalu keluar kamar .


rian hanya bisa menatap kepergian putri tanpa bicara satu kata pun , ia tidak memiliki alasan untuk mengelak.


" apa aku salah ? dia istriku bukan !!" ujar rian mulai frustasi .


"aku merebut kesucian wanita yang sudah sah menjadi istriku ! apa itu salah ?" ucap rian .


sementara papa bastian , mama alexa dan oma yang melihat dari cctv pun terdiam.

__ADS_1


di sisi lain putri adalah istri rian , tapi disisi lain dia juga seorang wanita yang berhak diminta izin untuk hal seperti ini.


"pa , oma sepertinya masalahnya lebih rumit dari yang kita duga " ucap mama alexa dengan tampang khawatir.


"kau benar menantu , terlihat jelas mereka saling menyukai tapi mereka tidak sadar akan hal itu ?" tanya oma.


"aku rasa putri menyukai rian oma !! , jika ia tidak menyukai rian , kenapa dia mau kembali begitu saja ?" tanya balik mama alexa.


"jika putri benar menyukai rian , pasti rasa cintanya itu mulai pudar sekarang " ucap oma.


akhirnya mereka ber tiga harus memikirkan rencana yang lebih matang lagi untuk menyelesaikan masalah antara rian dan putri.


"ini masalah mereka ? kenapa kita harus ikut ?" tanya papa bastian yang sebenarnya keceplosan.


"mereka selalu memikirkan ego juga rasa malu mereka !! " tambah oma .


setelah itu mama alexa dan oma menceramahi papa bastian .


"astagaa kenapa aku menanyakannya tadi " guman papa bastian lirih.


sementara itu keadaan putri...

__ADS_1


putri kini berada di tempat kesukaannya di rumah itu yaitu halaman belakang.


melihat pemandangan disana cukup membuatnya merasakan ketenangan dan kedamaian.


"apa aku terlalu egois ? " tanya putri pada dirinya sendiri.


"tapi bukankah rian juga harus melihat dari sisi pandangku ?" tanya putri lagi.


"ah , aku tidak tau apa yang ku perbuat ini salah atau benar !" ujar putri.


putri suka tempat yang hening , itu membuatnya bisa mencurahkan isi harinya dan ia selalu lega setelah melakukannya.


"apa keputusanku salah ?" tanya putri untuk sedemikian kalinya.


"apa aku harus memaafkan rian atau terus marah padanya ?"tanya putri lagi , ia benar benar bingung dengan apa yang seharusnya ia lakukan.


"apa perbuatanku sangat melukaimu ?" gumam rian lirih .


sebenarnya ia sedari tadi sudah berada di belakang putri , ia ingin tau putri pergi kemana .


" aku tau aku salah , tapi tidak adakah niatan darimu untuk memaafkanku ?"gumam rian lagi .

__ADS_1


lalu rian pun melangkah masuk kembali ke rumahnya.


__ADS_2