
seminggu sebelum aku akan bertemu dengan perusahaan wijaya , meski itu adalah perusahaan teman papa aku harus tetap mnyelidiki keluarga wijaya.
karena banyak musuh yang berkedok sebagai teman.
akhirnya aku menyuruh fahri menulusuri keluarga wijaya.
setelah berjam jam lamanya fahri datang kembali ke ruanganku.
"kau kenapa kau lama sekali !!" gerutuku sambil menatap tajam ke arahnya.
"maaf tuan " jawab fahri dengan kepala yang ditundukkan.
aku segera mengambil beberapa foto keluarga wijaya .
tatapanku seketika bethenti ketika melihat seorang perempuan yang cantik.
"cih , wanita ini sepertinya ular berbisa "ucapku .
'tapi wanita ini cantik juga ' batinku
'apa yang kau fikirkan rian !! kenapa kau bisa tertarik dengan wanita seperti dia ' batinku lagi.
"fahri!! jelaskan tentang wanita ini !!" perintahku.
__ADS_1
fahri mengambil fotonya dan menerangkan.
"tuan dia adalah putri tunggal keluarga wijaya , untuk sementara ini hanya itu yang saya tau " terang fahri.
"bagaimana dengan namanya ?"tanyaku.
"namanya sangat tersembunyi tuan , mungkin agar nona ini aman ," jawab fahri.
"cari tau lagi nanti !!" perintahku .
selama 1 minggu aku selalu memikirkan gadis itu. akhirnya tiba hari dimana aku akan menjalin kerja sama dengan keluarga wijaya.
saat aku masuk aku melihat seorang wanita yang dijaga oleh 2 bodyguard memandangku , aku tidak menggubrisnya sama sekali.
kami rapat entah sudah berapa lama setelah aku pamit , aku keluar saat keluar aku berpapasan lagi dengan wanita yang sama.
kali ini aku melihat wajahnya dengan sangat jelas , aku merasa pernah melihat wajahnya setelah ku fikir fikir lagi aku ingat bahwa dia adalah putri keluarga wijaya.
beberapa minggu berlalu setelah aku bertemu dengan wanita itu.
tiba tiba aku mendapat telefon dari mamaku bahwa aku akan dijodohkan , aku yang panik langsung memutuskan untuk pergi ke rumahku.
saat aku sampai dirumah , aku malah terkejut lagi dengan pernyataan bahwa aku akan bertemu dan dijodohkan malam ini juga.
__ADS_1
akhirnya setelah paksaan kedua orangtuaku aku setuju.
saat malam tepat jam 7 aku datang dan menangkap sebuah wajah wanita yang kukenal sebagai nona muda wijaya.
saat aku tau aku akan dijodohkan dengannya aku menjadi sangat penasaran padanya namun tiba tiba hatiku berdegup dengan sangat kencang.
"kenapa ini , kenapa hatiku berdebar seperti ini ?" gumamku lirih.
aku menjadi tidak sabar untuk segera mengetahui nama gadis itu.
setiap aku mengantarnya menuju kampusnya dia selalu mengajakku berdebat , "apa yang diinginkan gadis ini. ?" fikirku.
aku merasa heran dengan gadis ini , setiap aku ingin menanyakan namanya aku merasa grogi dan gengsi . entah kenapa gadis ini bisa menarik perhatianku.
semenjak kami menikah aku baru tau kalau namanya adalah putri. bagiku namanya sangat cocok karena ia memang terlihat cantik seperti seorang putri sungguhan.
aku juga baru tau kalau ia takut pada suara yang keras , akhirnya aku menyembunyikan suara juga sikap dan sifatku padanya.
namun aku juga memutuskan bahwa keesokan harinya aku akan memberi tahunya sikap dan sifatku yang sebenarnya.
namun kelama lamaan aku makin tertarik padanya , saat aku melihatnya sedih saat kiran sepupuku pergi , aku tidak tega akhirnya aku memutuskan membawanya ke perusahaanku , entah ada fikiran yang terbesit bahwa aku harus mendekati dan mendapatkan hatinya.
akan tetapi aku masih merasa gengsi dan malu melakukannya . mungkin orang lain akan menganggapku sebagai pria licik , terkadang aku memberanikan diriku untuk mendekatinya , akan tetapi sama sekali tidak berhasil . entah apa rasa yang ku rasakan saat ini.
__ADS_1